Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Unggul Jumlah Pemain, Persis Solo Gagal Amankan Poin Penuh Lawan Persijap Jepara: Nasib Milo Di ujung Tanduk

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Kamis, 5 Maret 2026 | 22:58 WIB

Laga Persijap Jepara melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kamis (6/3/2026).
Laga Persijap Jepara melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kamis (6/3/2026).

RADARSOLO.COM – Persis Solo berupaya melanjutkan momentum positif saat menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-24 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Kamis malam (6/3/2026).

Derby Jawa Tengah ini berlangsung panas karena kedua tim sama-sama memburu kemenangan demi menjauh dari zona degradasi.

Sejak babak pertama dimulai, kedua tim langsung tampil agresif dengan saling melancarkan serangan melalui skema serangan balik.

Pada menit ke-8, sepakan dari situasi tendangan sudut yang dilepaskan Miroslav Maricic nyaris membawa Persis unggul. Namun, kiper Persijap Jepara Muhammad Ardiansyah masih sigap menghalau peluang tersebut.

Memasuki menit ke-20, pertandingan berjalan cukup ketat. Kedua tim tampil solid dan berhati-hati dalam membangun serangan.

Persis beberapa kali gagal mengembangkan permainan setelah kehilangan bola di lini tengah, sementara serangan balik Laskar Kalinyamat juga belum efektif dan belum mampu membahayakan gawang yang dijaga Muhammad Riyandi.

Peluang emas kembali didapat Persis pada menit ke-22 melalui aksi individu Zanadin Faris yang menusuk ke area pertahanan Persijap. Sayangnya, Dejan Tumbas gagal memaksimalkan peluang tersebut.

Persijap juga hampir membuka keunggulan pada menit ke-29 lewat Franca, tetapi sepakannya berhasil diblok barisan pertahanan Persis.

Menjelang akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-37, Iker Guarrotxena sempat melayangkan protes kepada wasit setelah pemain Persis Bruno Gomes terindikasi melakukan handsball di kotak penalti.

Namun, wasit tetap melanjutkan pertandingan dan tidak menggubris protes pemain asal Spanyol tersebut.

Hingga peluit tanda berakhirnya babak pertama berbunyi, Persis Solo dan Persijap Jepara masih bermain imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Persijap mencoba tampil lebih menekan dengan mengandalkan serangan yang dibangun Carlos Franca.

Pada menit ke-49 sempat terjadi insiden saat Rubio diganjar kartu karena mengangkat kaki terlalu tinggi ketika berusaha menghalau bola yang hendak diserobot Roman Paparyha.

Wasit kemudian melakukan pengecekan melalui VAR. Setelah meninjau ulang kejadian tersebut, wasit memutuskan pelanggaran itu hanya berbuah kartu kuning bagi Rubio.

Persis mendapat tendangan bebas dengan Miroslav Maricic sebagai eksekutor, tetapi sepakannya masih melambung di atas mistar gawang.

Persis kemudian melakukan pergantian pemain pada menit ke-60 setelah Eky Taufik terlihat kelelahan dan mengalami sedikit masalah fisik. Posisi bek kanan tersebut digantikan Nico Alfriyanto.

Sementara itu, Persijap juga melakukan penyegaran dengan menarik keluar Borja Herrera dan memasukkan Alexis Gomez pada menit ke-70.

Drama kembali terjadi pada menit ke-77 ketika wasit melakukan pengecekan VAR terkait potensi pelanggaran Rubio terhadap Roman Paparyha.

Setelah meninjau tayangan ulang, wasit akhirnya memberikan kartu kuning kedua kepada Rubio karena kakinya dianggap menyelinap di antara kaki Roman.

Keputusan itu membuat pemain Persijap tersebut harus meninggalkan lapangan.

Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Persis mulai tampil menekan. Namun, Abu Kamara yang baru masuk justru mendapat kartu kuning setelah berupaya mengganggu kiper Muhammad Ardiansyah.

Persijap kemudian menarik Diego Brito dan menggantikannya dengan Akbar Arjunsyah untuk menjaga keseimbangan tim.

Pada masa tambahan waktu yang mencapai sepuluh menit, Persis terus berupaya mencetak gol dengan meningkatkan tekanan ke pertahanan Persijap.

Abu Kamara hampir menjadi pahlawan bagi Laskar Sambernyawa. Namun, sepakannya masih mampu ditepis kiper Persijap dan wasit kemudian menyatakan situasi tersebut dalam posisi offside.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Persis Solo dan Persijap Jepara harus puas berbagi angka setelah bermain imbang tanpa gol.

Nasib Milo Terancam

Hasil imbang melawan Persijap Jepara menjadi kejutan tersendiri dan kabar kurang menggembirakan bagi pelatih kepala Milomir Seslija di Persis Solo.

Sebelumnya, setelah gagal meraih kemenangan saat menghadapi PSBS Biak, manajemen Persis disebut memberikan ultimatum kepada Milo.

Ia diminta membawa tim meraih dua kemenangan beruntun dalam laga berikutnya melawan Persik Kediri dan Persijap Jepara.

Pada pertandingan pertama melawan Persik Kediri, Persis berhasil memenuhi target dengan kemenangan 2-1. Hasil tersebut sempat menjaga peluang Milo untuk mempertahankan posisinya sebagai pelatih kepala.

Namun sayangnya, target tiga poin kembali gagal diraih saat menghadapi Persijap Jepara. Pertandingan tersebut berakhir imbang sehingga Persis tidak mampu melanjutkan tren kemenangan.

Dengan hasil tersebut, Milo hanya mampu mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan terakhir. Situasi ini membuat posisinya di kursi pelatih Persis Solo kembali berada dalam tekanan.

Tidak menutup kemungkinan, manajemen Persis akan mengambil langkah tegas dengan melakukan pergantian pelatih jika hasil tim tidak segera membaik.(hj/nik) 

Editor : Niko auglandy