Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Persis Solo vs Bali United: 1 Eks Pemain Dipastikan Absen, Persaingan Papan Bawah Ikut Semakin Memanas

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Rabu, 11 Maret 2026 | 18:37 WIB

 

Laga Bali United vs Persis Solo di Stadion Kapten I Wayan Dipta (23/11/2025).
Laga Bali United vs Persis Solo di Stadion Kapten I Wayan Dipta (23/11/2025).
 

RADARSOLO.COM – Laga penting akan kembali dihadapi Persis Solo dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pada pekan ke-25. Laskar Sambernyawa siap menghadapi Bali United di Stadion Manahan, Kamis malam, 12 Maret 2026 (kickoff 20.30 live di Vidio.com).

Laskar Sambernyawa dituntut wajib meraih kemenangan di kandang agar asa mereka bertahan di Super League tetap terbuka.

Mengapa wajib meraih kemenangan? Sebab di laga lain, rival papan bawah yakni Semen Padang berhasil meraih kemenangan atas PSBS Biak. Kemenangan tersebut membuat Semen Padang berada di peringkat 16 dengan perolehan 20 poin.

Poin yang sama dengan Persijap Jepara dan Madura United yang ada di atas zona merah. Andai Persis bisamenang atas Bali, itu artinya Persis menyamai tiga klub tersebut, dan menjerumuskan PSBS Biak (18 poin) sebagai juru kunci.

Menariknya setelah diultimatum harus raih dua kemenangan saat melawan Madura United dan Persijap Jepara, namun gagal karena hanya bisa raih 4 poin di dua laga tersebut, manajemen Persis ternyata masih memutuskan Milomir Seslija tetap jadi pelatih Persis Solo di laga ini.

"Laga melawan Bali kami harus tenang dan terkontrol dan menjalankan taktik yang kami inginkan. Pemain harus bermain dengan hati. Bali tim berbahaya, dan mereka punya pemain yang berkualitas, tapi kami tetap harus bisa menang di laga ini,” terang Milomir Seslija saat jumpa pers di Stadion Manahan.

Lalu bagaimana peluang Persis Solo meraih kemenangan atas Laskar Tridatu? Secara statistik pertemuan kedua tim dalam beberapa musim terakhir cukup berimbang. Berdasarkan data SofaScore, dari tujuh pertemuan terakhir Persis mencatat dua kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan dari Bali United.

Dalam dua pertemuan terakhir, duel kedua tim bahkan selalu berakhir tanpa pemenang. Persis bermain imbang 2-2 saat menjamu Bali United pada Maret 2025, kemudian kembali berbagi angka dengan skor 0-0 ketika bertandang ke markas Serdadu Tridatu pada November 2025.

Namun, Bali United masih tercatat unggul dalam beberapa duel sebelumnya. Tim asal Pulau Dewata itu sempat menang 3-0 pada Oktober 2024 serta 3-2 pada Februari 2024 ketika menjamu Persis.

Sementara Persis Solo juga pernah menunjukkan taringnya ketika menghadapi Bali United. Laskar Sambernyawa berhasil meraih kemenangan 3-1 pada Agustus 2023 serta menang 2-0 pada pertemuan pertama kedua tim pada September 2022.

Jika melirik dari rekor lima pertandingan terakhir yang dialami kedua tim musim ini, Persis Solo dan Bali United sama-sama cuma menghasilkan satu kemenangan. Cuma yang membedakan, Bali tercatat meraih 2 kekalahan, 2 imbang dan 1 kemenangan. 

Sementara Persis Solo, di lima laga terakhir tercatat meraih 1 kemenangan dan 4 hasil imbang. Melalui catatan tersebut, Bali United sedikit unggul dari Persis Solo dalam rekor pertemuan.

Namun mengingat hasil lima laga terakhir dan pertemuan kedua tim, Persis Solo masih memiliki kans cukup besar untuk meraih kemenangan apalagi disaksikan oleh publik sendiri.

Sementara untuk Bali United di laga ini berupaya melanjutkan momentumnya meraih hasil apik setelah menang melawan Arema FC pada Jumat (6/3) malam lalu.

Menurut sang pelatih Johnny Jansen mengakui, kemenangan tersebut memiliki arti penting bagi timnya. Dia juga mengapresiasi fokus para pemain yang tetap mampu menjalankan strategi.

Namun dibalik kemenangan Bali United, eks punggawa Persis Solo, Rizky Dwi Febrianto yang kini memperkuat Laskar Tridatu tampaknya tidak akan tampil menghadapi mantan timnya karena mengalami cedera kepala ringan saat menghadapi Arema FC.

"Rizky Dwi mengalami sedikit gangguan pada penglihatannya setelah duel heading dengan pemain lawan. Dia merasakan pandangan gelap dan penglihatan sedikit tidak fokus. Setelah diganti, kami tim medis memberikan penanganan dan pemantauan di bench, dan pada akhir pertandingan dia merasakan mual ingin muntah," ungkap dokter tim Bali United, Ganda Putra. (hj/nik)

 

 

 

Editor : Niko auglandy
#Super League #persis solo #milomir seslija #liga 1 #Bali United