Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Dukungan Tetap Digelorakan, Persis Solo Apresiasi Loyalitas Suporter

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Kamis, 12 Maret 2026 | 17:15 WIB

LOYAL: Para pemain Persis Solo menemui suporter yang memadati lapangan, saat sesi latihan digelar, belum lama ini.   
LOYAL: Para pemain Persis Solo menemui suporter yang memadati lapangan, saat sesi latihan digelar, belum lama ini.  

RADARSOLO.COM - Jika berbicara Persis Solo pastinya tidak akan lepas dengan suporter mereka yang sangat loyal dan militan. Mulai dari Pasoepati, Ultras 1923, Surakartans, Garis Keras Sambernyawa, hingga First Mangkoenegoro 1923.

Dukunguan mereka menjadi salah satu suntikan motivasi bagi Laskar Sambernyawa yang berjuang menjauh dari zona degradasi Super League 2025/2026. Salah satu contohnya adalah ketika Laskar Sambernyawa bertandang ke Jepara. Sayangnya dukungan tersebut sedikit terciderai adanya bentrok yang mengakibatkan kerusakan pada armada yang ditumpangi para suporter Persis Solo.

Begitu banyak pengorbanan yang diberikan para suporter, pelatih Persis Solo Milomir Seslija secara khusus menyampaikan apresiasinya terhadap suporter yang tetap hadir dalam berbagai situasi.

Baginya, dukungan tersebut menjadi energi tambahan bagi para pemain yang saat ini sedang berjuang memperbaiki posisi klasemen. Milo -sapaan akrab Milomir Seslija- juga berterimakasih kepada Ultras 1923 yang sebelumnya hadir memberikan dukungan pada sesi latihan, Senin (9/3) malam di Stadion UNS, Solo.

"Terima kasih kepada suporter yang hadir mendukung kita di Jepara. Terima kasih juga kepada teman-teman Ultras yang hadir saat latihan dan memberi dukungan," ucap Milo dalam sesi konferensi pers jelang laga, Rabu (11/3) sore.

Menurut Milo, dukungan semacam itu sangat berarti bagi tim yang tengah menghadapi tekanan kompetisi. Persis saat ini memang berada dalam situasi yang menuntut kerja keras dari seluruh elemen tim. Karena itu, kehadiran suporter menjadi motivasi tambahan bagi para pemain.

Pelatih berkebangsaan Bosnia tersebut menilai kultur dukungan suporter Persis merupakan salah satu hal yang patut disyukuri oleh klub. Ia menilai tidak semua tim memiliki basis pendukung yang tetap setia dalam kondisi sulit. Hal tersebut membuatnya merasa beruntung bisa bekerja di Solo.

"Seharusnya seperti itu bagaimana suporter mendukung timnya. Tidak seperti suporter tim lain di Indonesia ketika menang dipuji dan kalah dicaci. Cukup bersyukur memiliki suporter seperti ini di Solo, ketika kita menang, kalah dan seri selalu mendukung," pungkasnya.

Saat mendatangi tim Persis Solo latihan, Ultras 1923 juga tak cuma mendukung tapi juga membuat gerakan "Songgo Bareng" untuk membantu rekan-rekan suporter yang terkena dampak bentrokan saat bertandang di Stadion Gelora Bumi Kartini.

Niat baik suporter sendiri juga mendapatkan respon dari manajemen dengan mendukung "Songgo Bareng" lewat menaikkan harga tiket masuk pertandingan sebesar Rp 5.000 untuk kategori tribun utara, timur dan selatan.

"Atas dasar cinta dan solidaritas untuk seluruh elemen pendukung Laskar Sambernyawa, terdapat penyesuaian harga tiket pada laga kontra Bali United. Mari rangkul semua karena kebersamaan adalah kekuatan utama untuk terus mengawal kebanggaan!," tulis akun resmi Instagram Persis Solo.

Pihak Ultras 1923 dan teman-teman suporter sendiri berterima kasih atas sikap manajemen yang mau membantu, namun teman-teman suporter juga mengingatkan bahwa manajemen tidak lupa tanggungjawab mereka terhadap Milomir Seslija yang masih dipercaya menukangi Persis Solo hingga saat ini.

Persis Solo dijadwalkan akan bertanding menghadapi Bali United di Stadion Manahan, Solo, Kamis (12/3) malam ini dan dipastikan laga akan berlangsung sengit karena kedua tim mencari kemenangan demi mengamanka posisinya di klasemen sementara. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
#First Mangkoenegoro 1923 #surakartans #persis solo #Ultras 1923 #Garis Keras #pasoepati