Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dokter Persis Solo Ungkap Kondisi Terkini Muhammad Riyandi, Setelah Sempat Pingsan dan Dievakuasi Ambulans

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Jumat, 13 Maret 2026 | 01:26 WIB

Kiper Persis Solo M. Riyandi mendapatkan penangkapan dari medis.
Kiper Persis Solo M. Riyandi mendapatkan penangkapan dari medis.

RADARSOLO.COM - Kemenangan meyakinkan Persis Solo atas Bali United FC dalam lanjutan pekan ke-25 Liga 1 Indonesia musim 2025/2026 harus dibayar mahal.

Penjaga gawang Laskar Sambernyawa, Muhammad Riyandi, mengalami cedera serius dalam pertandingan yang digelar di Stadion Manahan, Solo.

Dalam laga tersebut, Persis tampil dominan dan berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 3-0. Dua gol tuan rumah dicetak oleh Bruno Gomes, sementara satu gol lainnya disumbangkan oleh Dejan Tumbas.

Namun kemenangan tersebut diwarnai insiden yang membuat suasana stadion sempat tegang.

Muhammad Riyandi mengalami benturan keras saat berusaha menyelamatkan bola di area pertahanan Persis.

Dalam momen tersebut, ia berbenturan dengan dua pemain lawan, yakni Alex Van Djin dan Jens Raven.

Benturan keras membuat kiper berusia 26 tahun itu gagal melakukan pendaratan dengan sempurna dan terjatuh dengan posisi leher tertekuk.

Insiden itu membuat Riyandi sempat tidak sadarkan diri di lapangan.

Tim medis segera memberikan penanganan darurat sebelum akhirnya ambulans masuk ke lapangan untuk mengevakuasinya ke Rumah Sakit JIH Solo guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Setelah pertandingan berakhir, tim medis Persis Solo memberikan kabar terbaru terkait kondisi sang pemain. Dokter tim Persis Solo, dr. Iwan Wahyu Utomo, menyampaikan bahwa kondisi Riyandi saat ini sudah stabil dan telah kembali sadar.

“Kondisi Muhammad Riyandi di Rumah Sakit JIH sudah aman, sudah bisa ngomong, sudah sadar intinya. Saat ini dia lagi menunggu hasil rontgen leher karena tadi dia cedera leher saat terjatuh. Kami khawatir ada patah atau dislokasi di leher,” ujar dr. Iwan.

Dia menambahkan bahwa pihak medis memutuskan agar Riyandi menjalani observasi lebih lanjut di rumah sakit.

“Kemudian ini lagi menunggu hasil rontgen, kemungkinan harus opname 1x24 jam karena tadi dia sempat pingsan di lapangan. Jadi kita lakukan penanganan darurat di lapangan sehingga harus dibawa ambulans ke rumah sakit,” lanjutnya.

Meski sudah sadar dan dapat berkomunikasi, Riyandi masih mengeluhkan rasa pusing. Kondisinya akan terus dipantau oleh tim medis hingga hasil pemeriksaan keluar.

“Saat ini di JIH kondisinya sudah bagus, sudah normal, sudah sadar. Cuma keluhannya agak pusing saja,” pungkas dr. Iwan. (hj/nik) 

 

 

Editor : Niko auglandy
#persis solo #Riyandi