RADARSOLO.COM - Mendekati hari raya Idulfitri, kompetisi BRI Super League 2025/2026 akan diliburkan beberapa hari dan baru akan dimulai di awal bulan April mendatang.
Jeda libur ini lalu dimanfaatkan Persis Solo untuk mempersiapkan tim secara lebih matang.
Hal ini tak terlepas dari jadwal pertandingan mereka di sisa 9 laga, Laskar Sambernyawa akan menghadapi tim-tim dengan kekuatan yang berada di atas kapasitas mereka.
Dokter tim Persis Solo dr. Iwan Wahyu Utomo, mengatakan bahwa demi mempersiapkan hal tersebut, program latihan masih berjalan mendekati masa libur.
Hal ini dilakukan untuk menjaga ritem permainan serta kondisi fisik pemain agar tidak mengalami penurunan signifikan.
Tim kebanggan kota Bengawan dijadwalkan tetap menjalani sesi latihan pada umumnya di tanggal 17 dan 18 Maret sebelum memasuki masa jeda kompetisi. Setelah masa libur berakhir para pemain akan kembali berkumpul pada 24 Maret untuk memulai latihan perdana.
"Untuk latihan sesuai jadwal tanggal 17 dan 18 masih latihan, kemudian kumpul lagi di tanggal 24 Maret untuk latihan pertama," kata dr. Iwan Wahyu Utomo kepada Jawa Pos Radar Solo.
Waktu jeda yang begitu singkat tampaknya juga membuat para pemain asing Persis Solo tidak bisa terlalu santai. Menurut dokter Iwan, beberapa pemain asing lebih memilih mengisi waktu liburnya dengan tetap berada di kota Solo.
Sementara untuk pemain lokal, waktu libur akan digunakan untuk pulang ke kampung halaman merayakan hari raya Idulfitri bersama keluarga.
"Untuk pemain asing, sepertinya akan tetap di Solo karena jeda libur yang pendek yakni seminggu dari tanggal 19-24. Untuk pemain lokal, mereka dipastikan akan pulang kampung," ujarnya.
Usai libur lebaran, manajemen Persis Solo sendiri berencana akan menjalankan pemusatan latihan atau Training Center selama lima hari.
Agenda itu dilakukan demi menggenjot chemistry pemain lebih cepat berpadu karena di laga-laga sebelumnya itu menjadi masalah macetnya permainan Laskar Sambernyawa.
Rencananya pemusatan latihan akan dilakukan di Yogyakarta, namun dokter Iwan belum bisa memberikan keterangan pasti terkait tempat yang akan digunakan sebagai Training Center tersebut.
Kemungkinan akan melakukan Training Center / Pemusatan Latihan selama lima hari tapi masih dalam tahap pembahasan. Untuk tempat kemungkinan akan berada di Jogja tapi belum pasti," pungkasnya.
Dengan agenda persiapan yang telah disusun, Persis berharap momentum jeda kompetisi dapat dimanfaatkan secara optimal. Konsistensi latihan dan kesiapan fisik pemain diharapkan menjadi modal penting bagi Laskar Sambernyawa dalam menghadapi laga-laga krusial di sisa musim.(hj/nik)
Editor : Niko auglandy