Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pelatihnya Malah Putuskan Mundur Saat Persebi Boyolali Berpotensi Lolos ke Liga 4 Nasional Gantikan PSIR Rembang, Ini Alasan Legenda Persis Solo

Niko auglandy • Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:57 WIB
Head Coach Persebi Boyolali Sri Widadi beri instruksi ke pemainnya. (ISTIMEWA)
Head Coach Persebi Boyolali Sri Widadi beri instruksi ke pemainnya. (ISTIMEWA)

RADARSOLO.COM – PSIR Rembang resmi didiskualifikasi dari Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026. Sanksi tegas tersebut dijatuhkan akibat kericuhan suporter saat laga menghadapi Persak Kebumen di Stadion Krida Rembang, Kamis (12/2).

Situasi ini memaksa Asprov PSSI Jawa Tengah mencari satu wakil tambahan untuk mengisi slot babak nasional. Sebelumnya, tiga tim sudah memastikan tiket lolos, yakni Persibangga Purbalingga, Persak Kebumen, dan Persiharjo Sukoharjo.

Berdasarkan informasi yang didapat Jawa Pos Radar Solo, slot milik PSIR Rembang kabarnya berpotensi akan diberikan kepada Persebi Boyolali. Tim tersebut sebelumnya tampil di babak 8 besar dan dinilai layak menggantikan posisi PSIR untuk melaju ke level nasional.

Baca Juga: Pelatihnya Malah Putuskan Mundur Usai Persebi Boyolali Pastikan Lolos ke Liga 4 Nasional Gantikan PSIR Rembang, Ini Alasan Legenda Persis Solo

Manajemen Persebi saat ini mulai kembali bergerak, yang bisa saja dilakukan guna menghadapi ketatnya persaingan di babak nasional.

Namun, di tengah persiapan tersebut, kabar mengejutkan justru datang dari kursi pelatih kepala.

Pelatih Persebi sebelumnya, Sri Widadi, kabarnya tidak akan lagi menjabat sebagai head coach. Manajemen disebut menawarkan posisi baru sebagai direktur teknik. Namun, tawaran tersebut ditolak.

Baca Juga: Jelang Hadapi PSS Sleman, Kendal Tornado Gelar Latihan Tanding dengan Klub Liga 4

Eks pemain Persis Solo era juara Divisi II 1994 itu memilih mundur dari tim.

“Saya memilih mundur daripada dijadikan direktur teknik (dirtek). Menurut saya belum saatnya Persebi memiliki dirtek. Dana yang ada lebih baik digunakan untuk menambah pemain,” tegasnya kepada Jawa Pos Radar Solo.

Pelatih yang pernah menangani sejumlah tim seperti PSIK Klaten, Persitema Temanggung, dan Persipur Purwodadi itu juga mengungkapkan, dalam pertemuan dengan manajemen pada Jumat (27/3), dirinya mendapat informasi rencana perekrutan pemain baru.

Menurutnya, banyak pemain lama Persebi yang memiliki potensi dan layak dipertahankan jika lolos ke Liga 4 Nasional. Namun, menghadapi babak nasional yang diisi tim-tim terbaik dari berbagai provinsi, kedalaman skuad harus diperkuat.

“Pemain yang belum siap untuk level nasional bisa diistirahatkan dulu. Tim harus diisi pemain yang benar-benar siap bersaing,” ujarnya.

Kini, Persebi Boyolali bersiap menghadapi tantangan baru di level nasional jika benar akan ditunjuk Asprov PSSI Jateng lolos ke babak nasional. Tentunya dengan komposisi tim yang kemungkinan besar mengalami perubahan signifikan. (nik) 

Editor : Niko auglandy
#liga 4 #persis solo #Persebi Boyolali #Sri Widadi