Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Ada catatan Besar Usai Laskar Sambernyawa Jalani TC di Jogja, Ini Kata Pelatih Persis Solo

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Rabu, 1 April 2026 | 11:29 WIB
BERCENGKRAMA: M. Riyandi bersama kiper asing Vukasin Vranes di sesi latihan Persis Solo di Jogja. (TIM MEDIA PERSIS SOLO)
BERCENGKRAMA: M. Riyandi bersama kiper asing Vukasin Vranes di sesi latihan Persis Solo di Jogja. (TIM MEDIA PERSIS SOLO)

RADARSOLO.COM Persis Solo menutup rangkaian training centre (TC) di Yogyakarta pada Sabtu (28/3) dengan menggelar internal game di Pakembinangun Soccer Field. Agenda ini menjadi penutup dari pemusatan latihan yang difokuskan untuk mematangkan kesiapan tim jelang lanjutan kompetisi. TC tersebut juga dimanfaatkan untuk mengukur perkembangan pemain secara menyeluruh.

Pemusatan latihan ini dinilai menjadi momen penting bagi Laskar Sambernyawa dalam menghadapi sembilan laga sisa BRI Super League 2025/2026. Situasi klasemen yang ketat membuat setiap pertandingan ke depan memiliki bobot krusial. Karena itu, persiapan maksimal menjadi kebutuhan mutlak bagi tim.

Pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija, mengungkapkan bahwa para pemain menunjukkan progres yang cukup signifikan selama TC berlangsung. Ia melihat adanya peningkatan dari sisi pemahaman taktik maupun intensitas permainan. Program latihan yang dirancang tim pelatih pun disebut berjalan sesuai rencana.

Menurut Milo, salah satu tujuan utama TC adalah membangun kebiasaan positif di dalam tim. Ia menekankan pentingnya memberikan usaha lebih dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan. Baginya, mentalitas bekerja di atas standar menjadi fondasi penting untuk meraih hasil maksimal.

“Tujuan training centre ini adalah menciptakan kebiasaan yang baik. Tidak hanya memberikan 100 persen, tapi 110 persen pada latihan dan pertandingan. Dan juga memunculkan mental menjadi pemenang,” ujar pelatih asal Bosnia dikutip dari laman resmi Persis Solo. 

Baca Juga: Kandang Berisi 5.000 Ekor Ayam Ambruk, Peternak di Kerjo Karanganyar Terancam Rugi

Selain peningkatan individu, TC juga berdampak pada ritme permainan tim secara keseluruhan. Milo berharap hasil latihan ini bisa langsung terlihat saat kompetisi kembali bergulir. Ia ingin para pemain mampu tampil lebih konsisten dan efektif di setiap laga.

Dari sisi kondisi fisik, tim pelatih juga mendapat kabar positif. Selama TC berlangsung, tidak ada pemain yang mengalami cedera serius. Hal ini menjadi modal penting bagi Laskar Sambernyawa untuk menghadapi jadwal padat di sisa musim.

“Tidak ada yang cedera. Pemain melakukan dengan baik. Saya berterima kasih atas disiplin dan kerja keras mereka,” kata Milo. Ia menilai kedisiplinan pemain menjadi kunci utama keberhasilan program latihan selama TC.

Baca Juga: Cara Cek PIP 2026 Lewat HP: Masukkan NISN dan NIK, Penerima dan Status Cair Langsung Muncul

Lebih lanjut, Milo menekankan bahwa kesiapan tim tidak hanya ditentukan oleh aspek fisik dan teknis. Ia mengingatkan pentingnya kesiapan taktis serta kekuatan mental dalam menghadapi tekanan pertandingan. Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin berat.

“Kami harus bersiap secara taktis, teknis, dan psikologis. Semua orang berjuang untuk bertahan dan ke depan tidak akan mudah,” tegasnya. Ia juga berharap para pemain mampu menjaga fokus dan konsentrasi sepanjang pertandingan.

Dengan berakhirnya TC di Yogyakarta, Persis Solo kini mengalihkan fokus pada persiapan pertandingan resmi. Sembilan laga tersisa akan menjadi penentu perjalanan tim di musim ini. Laskar Sambernyawa pun dituntut mampu memaksimalkan setiap peluang untuk meraih hasil positif. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
#Super League #persis solo #jogja #liga 1 #tc