RADARSOLO.COM - BRI Super League 2025/2026 (Liga 1) siap kembali bergulir, usai menjalani jeda kompetisi karena libur lebaran dan adanya FIFA Match Day. Persaingan Liga 1 siap menyajikan persaingan sengit di papan atas maupun bawah klasemen.
Salah satu laga yang mencuri perhatian adalah duel antara PSM Makassar kontra Persis Solo, Sabtu (4/4/2026), yang diprediksi berlangsung ketat.
Kedua tim sama-sama mengusung misi krusial untuk menjauh dari zona degradasi. Namun, kondisi yang dibawa keduanya cukup kontras. PSM Makassar datang dalam tekanan setelah gagal meraih kemenangan dalam lima laga terakhir, menjadikan situasi ini sebagai alarm serius bagi tim berjuluk Pasukan Ramang.
Baca Juga: Kesatria Bengawan Solo Pastikan Tanpa Tambahan Pemain
Sebaliknya, Persis Solo justru berada dalam tren positif. Laskar Sambernyawa belum terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir, dengan catatan dua kemenangan dan tiga hasil imbang. Konsistensi ini menjadi modal penting bagi Persis untuk menghadapi laga tandang yang tidak mudah.
Meski demikian, secara historis PSM Makassar masih unggul dalam rekor pertemuan. Berdasarkan data SofaScore, dari delapan pertemuan terakhir, PSM mengoleksi lima kemenangan, sementara Persis hanya sekali menang dan dua laga lainnya berakhir imbang. Catatan ini menunjukkan dominasi PSM dalam duel head to head.
Namun, dominasi tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan. Dalam beberapa pertemuan terakhir, duel kedua tim kerap berlangsung ketat dengan selisih skor tipis.
Hal ini menandakan Persis tetap mampu memberikan perlawanan yang signifikan.
Dari sisi statistik musim, kedua tim menunjukkan produktivitas yang relatif seimbang. PSM mencetak 29 gol dari 25 pertandingan, sedangkan Persis mengoleksi 28 gol. Rata-rata gol per laga yang tidak terpaut jauh menunjukkan efektivitas lini depan yang hampir setara.
Perbedaan mencolok terlihat di lini pertahanan. PSM tercatat kebobolan 34 gol sepanjang musim, lebih baik dibanding Persis yang sudah kebobolan 44 gol. Keunggulan ini menempatkan PSM sebagai tim yang lebih solid dalam menjaga lini belakang.
Di sisi lain, Persis unggul dalam aspek penguasaan bola dan distribusi permainan. Mereka mencatatkan penguasaan bola 49,4 persen dengan akurasi umpan mencapai 82,2 persen, sedikit lebih baik dibanding PSM. Hal ini mencerminkan gaya bermain Persis yang lebih rapi dan terorganisir.
Namun, dominasi tersebut juga diiringi tekanan di lini pertahanan. Tingginya angka intersep dan penyelamatan kiper menunjukkan Persis masih cukup rentan saat menghadapi tekanan lawan. Celah ini bisa dimanfaatkan PSM melalui serangan yang lebih efektif.
Dengan kombinasi tersebut, pertandingan ini menjadi benturan antara dominasi historis PSM dan momentum positif Persis. Secara di atas kertas, PSM masih unggul, tetapi tren performa memberi peluang besar bagi Persis untuk mencuri poin.
Baca Juga: 9 Laga Penentuan! Persis Solo Gaspol Usai TC, Milo: Harus 110 Persen!
Pelatih Persis Solo Milomir Seslija menegaskan, timnya telah menjalani persiapan maksimal melalui program training centre. Dia menekankan pentingnya membangun kebiasaan positif dan mental pemenang sebagai bekal menghadapi PSM Makassar dan delapan sisa laga lainnya.
“Tujuan training centre ini adalah menciptakan kebiasaan yang baik. Tidak hanya memberikan 100 persen, tapi 110 persen pada latihan dan pertandingan,” ujar Milomir Seslija. (nik)
Editor : Niko auglandy