RADARSOLO.COM – Persma 1960 Manado memastikan langkah mulus ke babak 6 besar Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Utara 2025/2026.
Kepastian itu didapat setelah menundukkan Bolsel FC dengan skor 2-0 di Stadion Klabat, Kota Manado, Kamis (2/4/2026).
Dua gol kemenangan Persma dicetak oleh Joel Lasut Taniowas pada menit ke-41 dan Herrie in Samsudin Lontoh pada menit ke-75.
Permainan solid yang ditunjukkan Persma membuat mereka tampil dominan sepanjang laga.
Kemenangan ini sekaligus menyempurnakan catatan Persma 1960 di fase Grup C. Mereka sukses meraih tiga kemenangan beruntun dan mengoleksi sembilan poin penuh. Hasil tersebut menempatkan Persma di puncak klasemen grup.
Sementara itu, Bolsel FC harus puas berada di posisi kedua dengan empat poin, hasil dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Menariknya, dalam laga ini Persma tampil tanpa diperkuat mantan striker timnas Indonesia, Ferdinan Sinaga, yang sebelumnya sempat memperkuat Persis Solo pada periode 2021–2023.
Sebelum mengalahkan Bolsel FC, Persma 1960 juga tampil impresif dengan kemenangan telak 6-0 atas PS Kuda Laut Belang serta kemenangan 2-0 melawan PSMU Minahasa Utara.
Di pertandingan lain yang digelar pada hari yang sama, Persminsel juga meraih kemenangan meyakinkan usai menundukkan Bhayangkara Kawanua FC dengan skor 3-0.
Minahasa dan Puma FC Sangihe Lolos
Persaingan fase grup Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Utara 2025/2026 semakin mengerucut. Dari Grup A, Persmin Minahasa dan Puma FC Sangihe dipastikan melaju ke babak 6 besar.
Persmin Minahasa tampil luar biasa dengan menyapu bersih seluruh pertandingan di fase grup. Mereka mengoleksi sembilan poin dari tiga laga, hasil dari tiga kemenangan beruntun.
Tak hanya itu, Persmin juga menunjukkan dominasi mutlak dengan produktivitas tinggi. Mereka mencetak 16 gol tanpa sekalipun kebobolan, menjadikan lini pertahanan sekaligus serangan mereka sebagai yang terbaik di Grup A.
Sementara itu, posisi runner-up ditempati Puma FC Sangihe. Tim ini mengumpulkan enam poin dari dua kemenangan dan satu kekalahan. Sepanjang fase grup, Puma FC mencatatkan 10 gol dan kebobolan enam kali.
Di sisi lain, dua tim harus mengubur mimpi melangkah lebih jauh. PS Bank Sulut finis di peringkat ketiga dengan tiga poin, hasil dari satu kemenangan dan dua kekalahan.
Sedangkan Sulut FC harus puas menjadi juru kunci klasemen tanpa meraih poin, setelah menelan tiga kekalahan beruntun.
Hasil ini memastikan Persmin Minahasa dan Puma FC Sangihe menjadi wakil Grup A yang akan bersaing di babak 6 besar, sekaligus menjaga asa menuju putaran nasional.
Klabat XIII Jaya Sakti FC Sempurna, Persminsel Ikut Lolos
Persaingan Grup B Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Utara 2025/2026 akhirnya tuntas. Klabat XIII Jaya Sakti FC dan Persminsel Minahasa Selatan memastikan diri melaju ke babak 6 besar.
Klabat XIII Jaya Sakti FC tampil sebagai penguasa grup dengan catatan sempurna. Mereka mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan, hasil dari tiga kemenangan beruntun.
Tak hanya konsisten meraih kemenangan, Klabat juga menunjukkan pertahanan solid dengan hanya sekali kebobolan sepanjang fase grup. Di sisi lain, lini serang mereka cukup produktif dengan torehan delapan gol.
Sementara itu, Persminsel Minahasa Selatan mengamankan posisi runner-up dengan enam poin. Hasil tersebut cukup untuk mengantar mereka lolos mendampingi Klabat ke fase berikutnya.
Di bawah kedua tim tersebut, Persibom Bolmong harus puas finis di posisi ketiga dengan tiga poin, hasil dari satu kemenangan dan dua kekalahan.
Sedangkan Bhayangkara Kawanua FC kembali gagal bersaing dan menutup fase grup di posisi juru kunci tanpa poin, setelah selalu kalah dalam tiga pertandingan.
Dengan hasil ini, Klabat XIII Jaya Sakti FC dan Persminsel Minahasa Selatan resmi menjadi wakil Grup B di babak 6 besar, sementara dua tim lainnya harus mengubur mimpi melangkah ke putaran nasional.
Persma 1960 Sempurna, Bolsel FC Lolos Dramatis
Fase penyisihan Grup C Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Utara 2025/2026 resmi berakhir. Persma 1960 Manado dan Bolsel FC memastikan diri melaju ke babak 6 besar setelah finis di dua posisi teratas.
Persma 1960 tampil luar biasa dengan catatan sempurna. Dari tiga pertandingan yang dijalani, mereka selalu meraih kemenangan dan mengoleksi sembilan poin penuh.
Tak hanya itu, Persma juga menunjukkan dominasi di semua lini dengan torehan 10 gol tanpa kebobolan. Catatan ini menjadikan mereka sebagai salah satu tim paling solid di fase grup.
Sementara itu, persaingan sengit terjadi dalam perebutan posisi kedua. Bolsel FC akhirnya keluar sebagai runner-up dengan raihan empat poin, hasil dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Menariknya, poin yang sama juga diraih oleh PSMU Minahasa Utara. Namun, mereka harus puas finis di posisi ketiga dan gagal melaju ke babak 6 besar.
Baca Juga: Komentar Pelatih PSS Sleman Usai lawan Kendal Tornado FC di Solo, Klasemen Liga 2 Kian Memanas
Bolsel FC berhak lolos karena unggul produktivitas gol. Mereka mencatatkan enam gol dengan dua kali kebobolan, sementara PSMU Minahasa Utara hanya mampu mencetak tiga gol dengan jumlah kebobolan yang sama.
Di sisi lain, PS Kuda Laut Belang harus menerima kenyataan pahit sebagai juru kunci Grup C. Mereka tidak meraih satu pun poin setelah kalah dalam tiga pertandingan.
Dengan hasil ini, Persma 1960 Manado dan Bolsel FC resmi menjadi wakil Grup C di babak 6 besar, sekaligus menjaga peluang untuk melangkah lebih jauh ke putaran nasional. (nik)
Editor : Niko auglandy