Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Banding Persis Solo Ditolak: 2 Laga Tanpa Penonton dan Denda Rp 150 Juta Menanti

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Jumat, 3 April 2026 | 15:27 WIB
oknum suporter merusak bangku di Stadion Gelora Bumi Kartini usai laga Persis Solo melawan PersijapJepara, Kamis malam(5/3/2026).
oknum suporter merusak bangku di Stadion Gelora Bumi Kartini usai laga Persis Solo melawan PersijapJepara, Kamis malam(5/3/2026).

RADARSOLO.COM – Kejelasan terkait pengajuan banding sanksi Persis Solo pasca bentrokan suporter dalam laga menghadapi Persijap Jepara akhirnya menemui titik terang. Hasil banding yang diputuskan Komite Banding PSSI memastikan bahwa permohonan banding yang diajukan Laskar Sambernyawa ditolak seluruhnya.

Putusan tersebut sekaligus menguatkan keputusan sebelumnya dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Dengan demikian, status pelanggaran yang dilakukan Persis Solo tetap dinyatakan sah dan terbukti secara regulatif.

Dalam amar putusan terbaru, Persis Solo tetap dinyatakan melakukan pelanggaran disiplin. Pelanggaran tersebut berkaitan dengan tanggung jawab klub terhadap tingkah laku buruk penonton saat pertandingan berlangsung.

Baca Juga: Tak Terkalahkan di 5 Laga Terakhir, Persis Solo Siap Curi Poin Lawan PSM Makassar: Statistik dan Head To Head Bawa Angin Segar

Hal ini merujuk pada ketentuan dalam Kode Disiplin PSSI Tahun 2025. Regulasi tersebut secara tegas menempatkan klub sebagai pihak yang bertanggung jawab atas perilaku suporternya.

Dalam rilis resminya, manajemen Persis Solo mengonfirmasi hasil tersebut. “Dari permohonan ini, Komite Banding PSSI memutuskan menolak permohonan banding yang diajukan oleh Persis Solo untuk seluruhnya dan menguatkan Keputusan Komite Disiplin PSSI Nomor: 200/L1/SK/KD-PSSI/III/2026 tanggal 11 Maret 2026,” tulis pernyataan resmi klub.

Baca Juga: 9 Laga Penentuan! Persis Solo Gaspol Usai TC, Milo: Harus 110 Persen!

Meski banding ditolak, terdapat penyesuaian terhadap jenis dan berat sanksi yang dijatuhkan. Perubahan ini menjadi bagian dari koreksi yang dilakukan oleh Komite Banding dalam amar putusannya.

Persis kini dijatuhi sanksi larangan menggelar pertandingan dengan penonton sebanyak dua laga kandang. Sanksi tersebut berlaku untuk pertandingan terdekat sejak keputusan diterbitkan.

“Menjatuhkan sanksi Disiplin kepada Klub Persis Solo berupa larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak dua kali pertandingan saat menjadi tuan rumah, sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat,” jelas rilis klub.

Selain itu, Persis juga diwajibkan menjalani penutupan sebagian stadion dalam dua pertandingan kandang berikutnya. Tribun Utara dan Tribun Selatan menjadi sektor yang akan ditutup sebagai bagian dari hukuman lanjutan.

Pada fase penutupan sebagian tribun tersebut, terdapat pembatasan tambahan bagi penonton. Mereka tidak diperkenankan mengenakan maupun membawa atribut Persis Solo selama kebijakan itu diberlakukan.

Di sisi lain, beban finansial yang harus ditanggung klub justru meningkat signifikan. Persis Solo dikenai denda sebesar Rp 150 juta, serta kehilangan uang jaminan banding sebesar Rp 50 juta yang dinyatakan masuk ke kas PSSI.

Dengan hasil banding yang telah keluar, manajemen Persis Solo berharap sanksi ini dapat menjadi refleksi bersama. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan dengan melibatkan seluruh elemen suporter agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari. (hj/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#komdis #persis solo #liga #sanksi