Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Persis Solo Sukses Tak Terkalahkan dalam Tujuh Laga Terakhir, Milo Aku InibKunci Tahan Seri PSM Makassar

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Minggu, 5 April 2026 | 10:47 WIB
Laga PSM Makassar melawan Persis Solo di Super League 2025/2026. (TIM MEDIA PERSIS SOLO)
Laga PSM Makassar melawan Persis Solo di Super League 2025/2026. (TIM MEDIA PERSIS SOLO)

RADARSOLO.COM – Lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-26 menghadirkan duel krusial papan bawah antara Persis Solo kontra PSM Makassar, Sabtu (4/4/2026) di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare. Laga berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama berupaya menjauh dari zona degradasi.

PSM Makassar tampil tanpa didampingi pelatih kepala Thomas Trucha di sisi lapangan. Peran tersebut untuk sementara diambil alih oleh asisten pelatih Ahmad Amiruddin yang memimpin jalannya tim dari area teknis.

Sejak kickoff babak pertama, kedua tim bermain hati-hati dengan fokus pada penguasaan bola. PSM lebih dulu mengancam melalui Savio Roberto pada menit kelima, namun peluang tersebut gagal dimaksimalkan. Tekanan tuan rumah akhirnya berbuah gol pada menit ke-18 lewat Yuran Fernandes yang memanfaatkan sepak pojok Victor Luiz.

Baca Juga: RASOHISTORI, 4 April 2012: Persis Solo vs PSS Sleman, Drama 6 Gol Berakhir dengan Penuh Ketegangan

Tertinggal satu gol, Persis Solo mencoba meningkatkan intensitas serangan. Namun hingga menit ke-30, Laskar Sambernyawa masih kesulitan membongkar lini pertahanan PSM dan kerap kehilangan bola di area krusial. PSM kembali mengancam melalui bola mati, tetapi peluang dari sepak pojok Victor Luiz masih melebar. Absennya Luka Dumancic terlihat berdampak pada rapuhnya lini belakang Persis, terutama dalam mengantisipasi bola udara.

Persis sempat mendapatkan peluang pada menit ke-38 melalui situasi handsball usai penetrasi Roman Paparyha dari sisi kanan. Namun, eksekusi Dimitri Lima masih melambung di atas mistar gawang Hilman Syah. Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan PSM tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Persis tampil lebih berani dan terbuka demi mengejar ketertinggalan. Peluang didapat pada menit ke-50 setelah Maricic dilanggar di depan kotak penalti, namun eksekusi Dejan Tumbas masih membentur pagar hidup. Tumbas kembali mengancam lewat sepakan jarak jauh, tetapi masih mampu diamankan oleh Hilman Syah.

Baca Juga: Berapa Poin Persis Solo di Klasemen Sementara BRI Super League 2025-2026? Usai Gagalkan Kemenangan Kandang PSM Makassar

Upaya Persis akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65 melalui Roman Paparyha. Ia lolos dari jebakan offside dan memenangkan duel dengan bek PSM, Daffa Salman, sebelum menaklukkan kiper. Gol tersebut menjadi yang ketiga bagi Paparyha dari delapan penampilannya bersama Laskar Sambernyawa.

Memasuki menit ke-75, Persis melakukan penyegaran dengan menarik Dimitri Lima dan memasukkan Irfan Jauhari. Van Djin yang mulai kelelahan juga ditarik keluar dan digantikan Althaf Indie untuk menjaga intensitas permainan.

Sepuluh menit terakhir, kedua tim saling melancarkan serangan. PSM sempat memperoleh peluang berbahaya melalui sepak pojok di menit-menit akhir. Namun, lini pertahanan Persis tampil disiplin untuk mengamankan situasi dan menggagalkan upaya Juku Eja.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang 1-1 tidak berubah. Hasil ini membuat Persis Solo berada di peringkat ke-14 dengan 21 poin, sementara PSM Makassar menempati posisi ke-13 dengan koleksi 25 poin.

Persis Solo sukses mencatatkan tujuh laga tanpa kekalahan di Super League 2025/2026.

Pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija, mengakui laga di Parepare bukan pertandingan mudah, namun tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya.

“Ya, saya tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Tidak mudah bermain di Parepare karena cuaca panas dan perjalanan yang jauh,” ujarnya

Dia juga menilai timnya sempat berada di bawah tekanan, terutama dalam mengantisipasi situasi bola mati PSM. Hilangnya Luka Dumancic benar-benar memberi pengaruh pada ketahanan lini belakang Laskar Sambernyawa. 

“Kredit untuk para pemain yang memberikan 110 persen. Secara taktik kami sebenarnya cukup baik, tapi ada kekhawatiran karena PSM kuat dalam set piece dan kami tidak selalu unggul dalam duel-duel tersebut," jelasnya. 

Baca Juga: ‎RASOHISTORI, 4 April 1949: Momen Bersejarah! Saat TNI Bersiap Rebut Kembali Ibu Kota ‎ ‎ ‎

Meski demikian, pelatih yang akrab disapa Milo ini melihat adanya perkembangan dalam mental dan kepercayaan diri timnya setelah mampu menyamakan kedudukan.

“Kami kembali percaya diri dan mampu menciptakan peluang. Saya tahu kami punya kesempatan menang jika bisa mencetak gol lebih dulu. Tapi hasil ini tetap bagus untuk kami dan jadi modal menghadapi laga berikutnya,” tambahnya.

Baca Juga: Persiharjo Sukoharjo Siap Jadikan Persak Kebumen Sebagai Tolok Ukur,  Jadwal Uji Cobanya, Cek Disini

Di sisi lain, asisten pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menyampaikan permohonan maaf atas hasil yang tidak sesuai harapan, terutama setelah timnya sempat unggul di babak pertama.

“Pertama-tama kami mohon maaf karena hasil ini tidak sesuai harapan. Babak pertama sebenarnya berjalan sesuai rencana, kami tampil menyerang dan berhasil mencetak gol,” jelasnya.

Namun, ia menyoroti penurunan performa tim di babak kedua yang berujung hilangnya kontrol permainan yang berujung kekalahan dihadapan publik sendiri. 

“Masuk babak kedua, intensitas mulai menurun. Kami sudah mencoba melakukan pergantian pemain, tapi tidak memberikan dampak yang diharapkan. Justru permainan semakin menurun dan peluang tidak tercipta.”

Amiruddin juga menegaskan bahwa gol penyama kedudukan Persis terjadi akibat kesalahan tim sendiri, sekaligus menjadi bahan evaluasi utama terkait mentalitas tim yang tampak tidak ingin memberikan perjuangan lebih untuk PSM Makassar. 

“Puncaknya kami kebobolan karena kesalahan sendiri. Ini akan jadi evaluasi, terutama soal mentalitas pemain apakah benar-benar ingin memberikan lebih untuk PSM atau hanya menjalankan kewajiban,” pungkasnya. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
#Super League #persis solo #liga 1 #psm makassar