RADARSOLO.COM – Persebi Boyolali memastikan diri lolos ke babak nasional Liga 4 setelah terjadi perubahan klasemen pada kompetisi regional Jawa Tengah. Kepastian itu tak lepas dari keputusan Komite Disiplin yang mendiskualifikasi PSIR Rembang.
Asisten pelatih Persebi Boyolali Bambang Widayanto mengungkapkan, pada awalnya timnya berada di peringkat kelima klasemen regional. Posisi tersebut sebenarnya belum cukup untuk mengamankan tiket ke babak selanjutnya.
“Berdasarkan hitungan awal kompetisi Liga 4 regional, awalnya Persebi ada di ranking 5 dari yang lolos 8 besar regional,” ujarnya.
Keputusan Komdis yang menjatuhkan sanksi diskualifikasi kepada PSIR Rembang menjadi titik balik. Persebi pun otomatis naik satu strip ke posisi keempat klasemen akhir regional. Perubahan itu memastikan mereka masuk dalam kuota tim yang lolos.
“Begitu ada keputusan Komdis terhadap PSIR Rembang didiskualifikasi maka posisi Persebi dari 5 naik ke 4,” lanjutnya.
Baca Juga: Pecah Telur di Final Four Proliga 2026, Samator Surabaya Tekuk Garuda Jaya 3-1
Sesuai ketentuan Asprov, empat tim teratas Jawa Tengah berhak tampil di putaran nasional Liga 4. Persebi pun akhirnya menyusul tiga tim lain yang lebih dulu memastikan tiket. Dengan status peringkat keempat, Laskar Pandanarang tetap memiliki peluang bersaing di level lebih tinggi.
Kepastian itu juga diperkuat melalui surat resmi dari PSSI terkait pelaksanaan putaran nasional. Dalam surat bernomor 1499/PGD/95/IV-2026 tertanggal 7 April 2026, disebutkan empat wakil Jawa Tengah yang lolos. Keempatnya adalah Persibangga Purbalingga, Persak Kebumen, Persiharjo Sukoharjo, dan Persebi Boyolali.
Surat tersebut sekaligus menjadi dasar legal bagi setiap tim untuk melakukan persiapan menuju fase nasional. Selain daftar peserta, PSSI juga memaparkan format kompetisi yang akan digunakan. Hal ini penting agar klub dapat menyusun strategi sejak awal.
Dalam edaran itu dijelaskan bahwa babak 64 besar akan digelar pada 10 hingga 15 Mei 2026. Format yang digunakan adalah home tournament dengan sistem setengah kompetisi. Juara dan runner-up grup nantinya berhak melaju ke babak berikutnya.
Selanjutnya, babak 32 besar dijadwalkan berlangsung pada 19 hingga 24 Mei 2026. Format pertandingan masih menggunakan sistem serupa dengan jumlah peserta yang lebih sedikit. Persaingan dipastikan semakin ketat seiring menyusutnya jumlah tim.
Menanggapi kepastian tersebut, Persebi langsung bergerak cepat melakukan pembenahan tim. Evaluasi dilakukan di berbagai sektor, mulai dari fisik pemain hingga taktik permainan. Manajemen tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan tampil di level nasional.
“Sejak saat itu kami segera berbenah dan melakukan persiapan dengan harapan Persebi ikut lolos Liga 4 dikarenakan ada di posisi ranking 4 regional Jawa Tengah yang mana sudah ada regulasi diambil 4 tim,” tegas Bambang.
Dengan jadwal yang sudah semakin dekat, Persebi kini dituntut tampil optimal sejak laga pertama. Tantangan di babak nasional jelas berbeda dibanding fase regional. Namun dengan momentum yang ada, Laskar Pandanarang berharap mampu memberi kejutan dan melangkah lebih jauh. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy