RADARSOLO.COM - Tim sepak bola Surabaya (SVB) mencatat kemenangan telak saat menjamu tim Solo (VBS) dalam lanjutan kompetisi NIVU musim 1940/1941. Bermain di kandang sendiri, Surabaya tampil dominan dan sukses mengakhiri pertandingan dengan skor mencolok 6-1 pada 11 April 1941,
Kompetisi NIVU sendiri merupakan ajang sepak bola yang digagas pemerintah kolonial Hindia Belanda, dengan format persaingan antar kota. Pada musim tersebut, Soerabaja tampil sebagai tim paling superior.
Selain meraih kemenangan besar atas Solo, mereka juga berhasil keluar sebagai juara kompetisi. Sementara itu, tim Solo harus puas mengakhiri musim di posisi keempat klasemen akhir.
Meski demikian, mereka masih mampu berada di atas tim BVB Bandung dalam peringkat akhir. Hasil ini menjadi salah satu catatan sejarah penting dalam perkembangan sepak bola antar kota di era pra-kemerdekaan, ketika kompetisi masih berada di bawah pengaruh sistem kolonial.
Pertandingan diatas digelar oleh pemerintah Hindia Belanda, dan jadi kompetisi bentukan Pribumi (PSSI).
SVB dan VBS adalah klub yang bermaterikan pemain dari Belanda, Tionghoa dan pribumi yang bekerja di perusahaan Belanda.
Dua tim ini saingan Persebaya Surabaya dan Persis Solo di kotanya masing-masing. (nik)
Editor : Niko auglandy