Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

PSIR Didiskualifikasi, Persebi Boyolali Ketiban Durian Runtuh: Komposisi Jateng di Liga 4 Nasional Komplet

Niko auglandy • Senin, 13 April 2026 | 20:12 WIB
Laga PSIR Rembang melawan Persebi Boyolali di Stadion Krida Rembang, Rabu sore (4/2/2026) yang terhenti karena hujan.
Laga PSIR Rembang melawan Persebi Boyolali di Stadion Krida Rembang, Rabu sore (4/2/2026) yang terhenti karena hujan.

RADARSOLO.COM - Empat wakil Jawa Tengah dipastikan melangkah ke putaran nasional Liga 4 musim 2025/2026. Kepastian itu tertuang dalam surat edaran PSSI bernomor 1499/PGD/95/IV-2026.

Keempat wakil Jateng di Liga 4 Nasional nanti adalah Persibangga Purbalingga, Persak Kebumen, Persiharjo Sukoharjo, dan Persebi Boyolali. Tiga nama pertama lolos lewat jalur prestasi usai menembus babak semifinal. Sementara itu, Persebi mengamankan tiket melalui skema khusus.

Persebi sejatinya terhenti di babak delapan besar. Namun, situasi berubah setelah PSIR Rembang didiskualifikasi akibat kericuhan yang melibatkan oknum suporter dalam laga semifinal.

Kondisi tersebut memaksa Asprov PSSI Jawa Tengah mengambil kebijakan untuk mengisi satu slot kosong. Penentuan dilakukan melalui klasemen fair play di antara tim yang gugur di babak delapan besar.

Baca Juga: Dramatis! Timnas Futsal Indonesia Takluk Tipis dari Thailand di Final

Hasilnya, Persebi keluar sebagai tim dengan catatan disiplin terbaik. Mereka hanya mengoleksi dua kartu kuning tanpa kartu merah, sehingga mengantongi total dua poin pelanggaran—terendah dibandingkan tim lain.

Mengacu regulasi Liga 4 Jateng 2025/2026 Pasal 22 ayat (7) poin d, setiap kartu kuning bernilai satu poin, kartu merah tidak langsung tiga poin, kartu merah langsung tiga poin, dan kombinasi kartu kuning lalu kartu merah langsung bernilai empat poin. Tim dengan akumulasi poin terendah berhak menempati posisi tertinggi dalam klasemen fair play.

Di bawah Persebi, Persibas Banyumas mencatat empat poin dari empat kartu kuning. Disusul PSD Demak dengan enam poin dari enam kartu kuning. Sementara Persik Kendal menjadi tim dengan catatan terburuk, yakni sepuluh poin hasil dari tujuh kartu kuning dan satu kartu merah.

Situasi tersebut membuat Persebi menjadi tim teratas di antara peserta babak delapan besar yang gagal ke semifinal. Berkah fair play itu pun mengantar mereka mengunci satu tiket ke putaran nasional Liga 4, mendampingi tiga wakil Jawa Tengah lainnya.

PSIR Rembang Didiskualifikasi

‎Babak semifinal Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026 berlangsung sengit dengan dua wilayah pertandingan yang mempertemukan empat tim terbaik.

‎Di Wilayah T, duel antara Persiharjo Sukoharjo dan Persibangga Purbalingga berjalan ketat dalam dua leg. Pada pertemuan pertama (6/2), Persibangga kalah 1-2 atas tuan rumah Persiharjo. Sementara di leg kedua (11/2), Persibangga menang 1-0. Situasi ini membuat agregat jadi 2-2, dan membuat laga penentu ditentukan lewat drama adu penalti.

Baca Juga: Sanksi PSIR Rembang Jadi Berkah, Persebi Boyolali  Melaju ke Liga 4 Nasional

‎ Persibangga melaju ke partai final udai menang 6-4 atas Persiharjo dalam adu penalti.

‎Sementara itu, di semifinal lainnya, laga antara Persak Kebumen melawan PSIR Rembang berlangsung tak kalah menarik. Leg pertama (9/2) berakhir imbang 1-1.

‎Namun pada leg kedua (12/2), Persak sebafau tamu tampil solid dan menang meyakinkan 2-0 di hadapan ribuan pendukung PSIR Rembang. Hasil ini membawa Persak unggul agregat 3-1 dan memastikan diri melaju ke final.

‎Meski demikian, perjalanan PSIR Rembang harus berakhir pahit.

Baca Juga: Lebih Elegan dan Realistis, Jersey Viral Persebi Boyolali Naik Kelas, Ini Harganya

‎Walaupun kalah di semifinal, sejatinya mereka tetap mengunci tiket ke Liga 4 nasional, mengingat Asprov PSSl Jateng memiliki empat kuota wakil Jateng di Liga 4 nasional.  jadi semua tim yang lolos ke semifinal sudah aman lolos ke Liga 4 nasional, asal tak ada sanksi yang mereka dapatkan.

‎Dalam perkembangannya berdasarkan keputusan Komite Disiplin PSSI Jawa Tengah Nomor 103/KD.L4/PSSI.JTG/II/2026 tertanggal 13 Februari 2026, PSIR resmi didiskualifikasi dari kompetisi akibat insiden yang terjadi.

Drama Penalti 25 Kali

‎Partai final kemudian mempertemukan Persak Kebumen dengan Persibangga Purbalingga pada 16 Februari 2026. Laga puncak yang digelar di hadapan 7.838 penonton itu berlangsung dramatis.

‎Kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal. Penentuan juara pun harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam momen penuh tekanan, Persibangga tampil lebih tenang dan akhirnya keluar sebagai juara dengan kemenangan 13-12 di babak tos-tosan.

Baca Juga: Jersey Persebi Boyolali Diburu Kolektor dan Dapat Apresiasi Gibran

‎Dengan hasil tersebut, Persibangga Purbalingga resmi menjadi kampiun Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026, sementara Persak Kebumen harus puas sebagai runner-up.

Kuota Jateng di Liga 4 Nasional Komplet

‎Empat tim dari Jawa Tengah dipastikan ambil bagian dalam Liga 4 Putaran Nasional musim 2025/2026. Kepastian itu merujuk pada surat edaran resmi PSSI Nomor 1499/PGD/95/IV-2026 terkait kuota peserta nasional.

‎Keempat tim tersebut adalah Persibangga Purbalingga, Persak Kebumen, Persiharjo Sukoharjo, dan Persebi Boyolali.

‎Persibangga dan Persak melaju sebagai juara dan runner-up Liga 4 Jawa Tengah. Sementara itu, Persiharjo dan Persebi melengkapi kuota wakil Jateng ke level nasional.

‎Persiharjo berstatus tim semifinalis, sementara Persebi Boyolali yang terhenti langkahnya di babak 8 besar, menggantikan posisi PSIR yang ter diskualifikasi. (nik) 

Editor : Niko auglandy
#liga 4 #Persebi Boyolali #PSIR Rembang