Tim Persebi Boyolali. (DOK.PERSEBI BOYOLALI)RADARSOLO.COM–Persebi Boyolali menyatakan diri dalam kondisi siap tempur menjelang bergulirnya kompetisi Liga 4 Putaran Nasional 2025/2026.
Laskar Pandanarang dipastikan melaju ke fase nasional setelah secara resmi menggantikan posisi PSIR Rembang yang terkena sanksi diskualifikasi dari PSSI akibat insiden kericuhan pada babak semifinal regional beberapa waktu lalu.
Optimisme Menuju Liga 3
Asisten Manajer Persebi Boyolali Bambang Wijayanto mengungkapkan, manajemen langsung bergerak cepat melakukan persiapan matang begitu peluang lolos terbuka.
Dengan menempati urutan kelima pada klasemen akhir regional, Persebi naik satu tingkat ke zona kelolosan nasional pasca-diskualifikasi PSIR.
Seluruh elemen tim, mulai dari manajemen hingga pemain, kini memiliki tekad tunggal untuk mengantarkan klub naik kasta ke Liga 3 musim depan.
"Kami telah melakukan persiapan sejak PSIR Rembang terkena diskualifikasi. Kami sebelumnya ada di urutan 5. Kami berharap bisa naik ke ranking 4 dan alhamdulillah lolos ke Liga Nasional," ujar Bambang kepada radarsolo.jawapos.com, Senin (13/4/2026).
Strategi tim di putaran nasional ini akan dikomandoi oleh pelatih kepala (Head Coach) baru yang telah ditunjuk manajemen untuk memimpin skuad.
Bambang meyakini peluang Laskar Pandanarang sangat terbuka lebar, didorong oleh motivasi internal yang kuat dari para pemain.
"Kami percayakan strategi kami pada Head Coach yang baru bersama tim," imbuhnya.
Dukungan Pemkab dan Kesiapan Infrastruktur
Persiapan Persebi juga mendapat suntikan semangat berkat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, khususnya dari Bupati Agus Irawan.
Selain dukungan kebijakan, aspek infrastruktur juga menjadi kekuatan tersendiri bagi Boyolali.
Dengan keberadaan Stadion Kebogiro yang memenuhi standar, Persebi menyatakan siap jika kembali dipercaya oleh PSSI untuk bertindak sebagai tuan rumah di fase nasional nanti.
"Kami memiliki stadion yang memadai dan siap menjadi tuan rumah. Tahun ini, dukungan Pemkab Boyolali langsung dari Bapak Bupati Boyolaki yang sangat luar biasa," jelas Bambang menekankan komitmen pimpinan daerah terhadap tim kebanggaan Kota Susu tersebut.
Dominasi Pemain Lokal Boyolali
Saat ini, Persebi diperkuat oleh 24 pemain utama yang terdiri dari 18 pemain lama dan 6 amunisi baru.
Baca Juga: Andre Rosiade Sebut Stadion Manahan Seperti Sawah
Salah satu hal yang memicu antusiasme tinggi dari para suporter adalah komposisi skuad yang kini didominasi oleh talenta lokal asli Boyolali.
Hal ini dinilai sebagai momentum kebangkitan bagi para putra daerah yang sudah sekian lama menantikan kesempatan untuk membela tanah kelahiran.
“Begitu edaran PSSI turun, Suporter sangat antusias buat mendukung Persebi yang sekarang banyak pemain Lokal. Yang mana sudah lama sekali anak Boyolali tidak pernah diberi kesempatan buat bela tanah kelahiran,” beber Bambang.
Guna memantapkan taktik, tim rutin menggelar latihan intensif di Stadion Pandanaran Boyolali dengan durasi dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari.
Meski masih menunggu surat resmi lanjutan dari PSSI terkait jadwal kick-off, Persebi memastikan seluruh pemain berada dalam level fokus tertinggi untuk menghadapi tantangan di level nasional dan meraih tiket promosi. (fid)
Editor : Tri Wahyu Cahyono