RADARSOLO.COM – Persis Solo harus mengakui keunggulan Arema FC saat menjalani laga pekan ke-28 Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (18/4/2026). Laskar Sambernyawa takluk dengan skor 0-2 dalam pertandingan yang berlangsung ketat.
Persis Solo menghadapi Arema FC dengan kewaspadaan tinggi mengingat ketajaman lini serang tuan rumah yang telah mencetak 38 gol musim ini. Meski demikian, Laskar Sambernyawa tetap tampil berani dengan mengambil inisiatif permainan sejak awal laga.
Pada babak pertama, Persis sempat mendapatkan momentum setelah pelanggaran keras Arkhan Fikri terhadap Zanadin Fariz yang berpotensi berbuah kartu merah. Namun, keputusan VAR hanya memberikan kartu kuning sehingga peluang unggul jumlah pemain pun sirna.
Baca Juga: MIlo Bandingkan Suporter Persis Solo dan Arema FC: Sepak Bola Tanpa Fans itu Aneh
Keputusan tersebut memicu polemik dan berdampak pada konsentrasi lini pertahanan Persis. Arema FC langsung memanfaatkan situasi dengan mencetak gol pembuka melalui Gabriel Silva pada menit ke-16, yang mengubah jalannya pertandingan.
Memasuki babak kedua, Arema semakin dominan. Tekanan yang dibangun melalui Gustavo Franca dan Joel Vinicius berbuah gol kedua dari Gabriel Silva pada menit ke-52, membuat Persis tertinggal 0-2 dan berada dalam tekanan besar.
Baca Juga: RASOHISTORI, 18 April 2011: Gol Menit 59 Jadi Petaka buat Persis Solo
Hingga akhir laga, Persis kesulitan menembus pertahanan rapat Arema meski telah melakukan pergantian pemain. Skor 2-0 pun bertahan hingga peluit panjang, sekaligus mengakhiri tren delapan laga tak terkalahkan Persis Solo.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengakui bahwa pertandingan ini menjadi salah satu penampilan terburuk timnya sepanjang musim. Ia menilai Arema FC layak meraih kemenangan.
“Kami tahu ini akan menjadi laga sulit. Arema adalah tim yang kuat, dan hari ini mereka pantas menang. Ini mungkin salah satu permainan terburuk kami musim ini,” ujarnya.
Milomir juga menyoroti banyaknya kesalahan yang dilakukan timnya. Ia menilai minimnya tembakan ke arah gawang menjadi salah satu faktor utama kegagalan Persis mencetak gol.
“Kami terlalu banyak melakukan sentuhan tanpa cukup menciptakan peluang. Ini menjadi bahan evaluasi penting untuk pertandingan berikutnya,” tambahnya.
Sementara itu, pelatih Arema FC, Marcos Santos mengapresiasi performa para pemainnya yang mampu menjalankan strategi dengan baik sepanjang pertandingan.
Menurutnya, kemenangan ini tidak diraih dengan mudah mengingat Persis datang dengan tren positif dalam beberapa laga terakhir.
“Ini pertandingan yang sulit karena Persis memiliki catatan bagus. Tapi pemain kami menjalankan rencana permainan dengan sangat baik,” ujarnya.
Marcos Santos juga mengaku puas melihat dukungan suporter yang hadir dan memberikan energi tambahan bagi timnya di tengah laga yang tidak mudah.
Ia pun memberikan pujian khusus kepada Gabriel Silva yang tampil gemilang dengan mencetak dua gol kemenangan bagi Arema FC.
“Dia bekerja keras, rendah hati, dan pantas mendapatkan dua gol hari ini,” pungkasnya.
Berkat hasil di laga ini, langkah Persis Solo untuk bertahan di Super League musim depan semakin terjal karena kini Laskar Sambernyawa berada di posisi 16 dengan perolehan 24 poin terpaut dua angka untuk bisa lepas dari zona degradasi. Sementara untuk tuan rumah, kemenangan ini membuat Arema FC naik ke peringkat ke-9 menggeser PSIM dengan perolehan poin yang sama yakni 38 poin. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy