RADARSOLO.COM – Persis Solo sukses meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Bhayangkara FC dalam lanjutan pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Rabu (22/4/2026).
Laskar Sambernyawa sempat dikejutkan gol cepat pada menit ke-3 yang dicetak mantan pemain mereka, Moussa Sidibe. Namun, Persis mampu bangkit dan membalikkan keadaan lewat dua gol balasan dari pemain asing mereka, memastikan tiga poin penting di kandang sendiri.
Usai laga, pelatih Persis, Milomir Seslija, mengakui pertandingan berjalan sulit. Ia menilai Bhayangkara FC merupakan tim kuat yang mampu merepotkan tim-tim besar.
“Anda tahu, Bhayangkara setelah melakukan banyak perubahan dalam skuad mereka sudah terbukti mampu mengalahkan tim-tim besar. Dan hari ini kami harus mengatasi kecepatan serta kemampuan mereka dalam menciptakan peluang,” ujarnya.
Milo juga menyoroti gol cepat yang sempat membuat timnya berada di bawah tekanan. Ia mengungkapkan, perubahan strategi menjadi kunci kebangkitan Persis.
“Di menit awal kami kurang fokus dan mereka langsung mencetak gol. Setelah itu kami mengubah sistem, lebih ketat menjaga Sidibe dan pemain lain. Kami tahu ketika mereka menyerang akan ada ruang, dan itu yang kami manfaatkan,” jelasnya.
Baca Juga: RASOHISTORI, 22 APRIL 2007: Kemenangan Persis SoloDi depan Mata Buyar di Menit 85!
Ia turut memberikan apresiasi atas proses gol timnya, termasuk skema bola mati yang telah dipersiapkan dalam latihan.
“Kami sudah berkali-kali berlatih situasi tendangan sudut, dan akhirnya itu menghasilkan gol. Ini kerja keras tim,” tambahnya.
Menurut Milo, kemenangan ini tidak lepas dari karakter kuat para pemainnya yang mampu bangkit di tengah tekanan.
“Bhayangkara adalah tim yang sangat bagus, fisik kuat, berpengalaman, dan punya kecepatan. Tapi saya bangga dengan karakter pemain. Kami tidak pernah menyerah dan terus berjuang untuk mendapatkan poin,” tegasnya.
Kemenangan ini menjadi suntikan penting bagi Persis dalam upaya menjauh dari zona degradasi. Semangat pantang menyerah menjadi modal utama Laskar Sambernyawa untuk menghadapi sisa kompetisi. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy