Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Persis Solo Diterpa Jadwal Neraka, Milomir Seslija Akui Lebih Tertekan Kalau Menganggur

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Senin, 27 April 2026 | 12:03 WIB
Pelatih kepala Persis Solo Milomir Seslija mengakui bahwa Persija Jakarta adalah salah satu kekuatan paling konsisten di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini. (M IHSAN/RADAR SOLO)
Pelatih kepala Persis Solo Milomir Seslija mengakui bahwa Persija Jakarta adalah salah satu kekuatan paling konsisten di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini. (M IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Tekanan besar berada di kubu Persis Solo jelang menjalani laga pekan ke-30 Super League 2025/2026 menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, Senin (27/4/2026).

Laga tandang ke markas Macan Kemayoran menjadi salah satu penentuan penting bagi nasib Laskar Sambernyawa musim ini.

Bagaimana tidak, dalam situasi saat ini Persis masih berada dalam tekanan besar karena hanya terpaut satu poin dari Madura United yang berada di zona degradasi. Posisi tersebut membuat setiap pertandingan tersisa menjadi final yang wajib dimaksimalkan.

Baca Juga: 9 Laga hanya Jadi Penonton, Kodai Tanaka Akhirnya Debut di Dewa United: Teka Teki Nasib Eks Topskor Persis Solo di Putaran Pertama Liga 1 Ini Akhirnya Terungkap

Persis Solo praktis dituntut membawa pulang kemenangan dari Jakarta untuk menjaga asa bertahan di Super League musim depan. Tambahan tiga poin sangat penting agar mereka tidak semakin terjerumus ke papan bawah klasemen.

Selain tuntutan meraih kemenangan, empat laga tersisa setelah laga melawan Persija di musim ini juga menjadi tantangan berat karena lawan-lawan yang akan dihadapi bukan tim mudah.

Usai laga melawan Persija Jakarta, Persis Solo dijadwalkan menghadapi Malut United, Persebaya Surabaya, Dewa United, dan Persita Tangerang.

Baca Juga: Update Klasemen Sementara Liga 1: Persib Bandung dan Borneo Berebut Juara, Persis Solo, Madura United, Persijap Jepara Berjuang Menjauh dari Jurang Degradasi

Menghadapi situasi tersebut, Pelatih Kepala Persis Solo Milomir Seslija memilih tetap tenang.

Pelatih asal Bosnia itu menilai tekanan merupakan bagian normal dalam sepak bola profesional dan bukan sesuatu yang harus ditakuti.

Menurutnya, menghadapi tim-tim terbaik justru menjadi cara paling efektif bagi sebuah tim untuk berkembang sekaligus belajar menjadi lebih baik. Pelatih berkebangsaan Bosnia ini melihat laga-laga berat sebagai kesempatan, bukan ancaman.

“Itu normal. Jika tidak ada tekanan, hidup tidak akan mudah. Saya punya tekanan, tapi saya tidak tahu apa artinya tekanan yang sebenarnya,” ujar Milomir Seslija kepada media, Minggu (26/4/2026).

Milo, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa tekanan yang ia alami saat ini bukan sesuatu yang menakutkan. Baginya, selama masih diberi kesempatan untuk bekerja dan menjalani profesi sebagai pelatih, situasi tersebut justru harus dinikmati.

“Kami masih hidup (dalam situasi aman di Liga 1, Red). Kami bisa bekerja dengan baik, tidak ada ruginya. Ini tantangan besar,” lanjutnya.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Pekan 30 Liga 1: Persija Jakarta vs Persis Solo, Persib Bandung, Borneo FC, PSIM Jogja dan Persebaya Dirunggu Lawan Berat

Dia bahkan menyebut tekanan terbesar dalam hidup bukanlah saat tim berada dalam ancaman degradasi. Menurutnya, situasi paling berat justru ketika seseorang tidak memiliki pekerjaan dan kehilangan kesempatan untuk terus berkarya.

“Bagi saya, tekanan adalah ketika saya tidak punya pekerjaan. Ketika saya punya pekerjaan, bagi saya itu adalah kenikmatan,” pungkasnya. 

Pernyataan tersebut menegaskan peran Milomir Seslija menanamkan mentalitas positif untuk anak asuhnya agar tetap fokus meski persaingan papan bawah klasemen begitu ketat. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
#Dewa United #persis solo #milomir seslija #persija jakara