Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Milomir Seslija Akui Suporter Jadi Pembeda, Persis Solo Wajib Maksimalkan Dua Laga Kandang: Sayang Lawannya Super Berat

Niko auglandy • Selasa, 28 April 2026 | 10:12 WIB
Gelandang Persis Solo Althaf Indie mengawal pergerakan pemain asing Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin malam (27/4/2026). (TIM MEDIA PERSIS SOLO)
Gelandang Persis Solo Althaf Indie mengawal pergerakan pemain asing Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin malam (27/4/2026). (TIM MEDIA PERSIS SOLO)
RADARSOLO.COM – Dari empat laga sisa penentu nasib di akhir Super League musim ini, Persis Solo masih menyisakan dua laga kandang krusial dalam upaya bertahan di kasta tertinggi. Tepatnya nanti saat bertemu Persebaya Surabaya (9/5/2026) dan Dewa United (16/5/2026) di Stadion Manahan. 
Pelatih kepala Persis Solo Milomir Seslija berharap dukungan penuh suporter dapat menjadi kekuatan tambahan saat menghadapi laga-laga penentuan tersebut.
Setelah kalah dari Persija Jakarta, Persis Solo kini harus segera mengalihkan fokus ke  pertandingan tersisa. 
Milo -sapaan akrab Milomir Seslija- menilai atmosfer pertandingan menjadi salah satu faktor penting yang sangat berpengaruh terhadap performa tim di lapangan.
Baca Juga: Update Klasemen Super League: Kekalahan Persis Solo dan PSM Buat Jurang Degradasi Liga 1 Memanas, Persija Jakarta Tempel Ketat Persib Bandung dan Borneo FC Berebut Takhta Juara
Setelah dua laga kandang terakhir digelar tanpa penonton, kedepan laga kandang Persis bisa dihadiri penonton dengan jumlah yang dibatasi.
Milo bahkan membandingkan situasi Persija saat bermain tanpa penonton dengan ketika mendapat dukungan penuh dari suporternya. 
“Kemarin Persija bermain tanpa dukungan penonton, dan hari ini dengan dukungan suporter mereka luar biasa, itu menjadi pembeda,” ujar Milomir dalam konferensi pers usai pertandingan.
Baca Juga: Lorin Solo Hotel Gelar Zumba Party Garden Pertama di Solo Raya, 200 Peserta Ramaikan Central Garden
Menurut pelatih asal Bosnia tersebut, kekuatan Persija bukan hanya berasal dari kualitas pemain, tetapi juga atmosfer stadion yang memberikan dorongan mental besar sepanjang laga.
“Menghadapi Persija dengan anggaran, pemain, dan atmosfer pendukung seperti ini memang berat. Persija hari ini menghukum kami karena kesalahan yang kami buat sendiri,” jelasnya.
Baca Juga: Eks Bek Persis Solo Curhat ke Media Belanda: Kecewa Semua Pemain Asing Dicoret, Kaget Anaknya Jadi Primadona Masyarakat Indonesia
Senada dengan sang pelatih, bek Persis Kadek Raditya yang hadir dalam konferensi pers menegaskan timnya harus belajar dari kekalahan tersebut dan tetap solid sebagai satu keluarga dalam menghadapi empat laga sisa musim ini.
“Pertama-tama saya ingin mengucapkan selamat buat Persija karena memang layak memenangkan pertandingan ini. Persis Solo, kami belajar dari pertandingan ini dan kita menatap ke depan,” kata Kadek.
Baca Juga: Polwan Solo Sabet Emas di Jepang, Polri Juara Umum WATA Open International Championships 2026
Dia mengatakan bahwa seluruh pemain tetap bersatu demi menyelesaikan musim dengan target hasil terbaik dan menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Kami tetap bersatu sebagai keluarga untuk menghadapi empat pertandingan sisa yang sangat penting bagi kami,” lanjutnya.
Kini, Persis Solo berharap dukungan penuh suporter untuk hadir secara langsung di Stadion Manahan. Keberadaan mereka dapat menjadi energi tambahan untuk tim meraih hasil maksimal saat menjamu Persebaya dan Dewa United dalam laga hidup-mati di musim ini.
Baca Juga: Persis Solo U16 Tembus Final EPA Super League, Imam Rohmawan Beri Pesan Khusus
Di sisi lain, berdasarkan keputusan Komite Disiplin PSSI, dua laga kandang sisa Persis Solo musim ini dipastikan tetap bisa dihadiri penonton. Namun, tidak semua tribun akan dibuka untuk umum.
Manajemen hanya mengizinkan penonton menempati tribun timur dan barat. Sementara itu, tribun di belakang gawang, yakni utara dan selatan, akan dikosongkan sebagai bagian dari penyesuaian kebijakan yang berlaku.
Pihak klub berharap para suporter, khususnya kelompok yang biasa menempati tribun utara seperti Pasoepati dan Garis Keras, serta Ultras 1923 di sisi selatan, dapat menyesuaikan diri dengan berpindah ke tribun yang dibuka. Langkah ini diharapkan tetap menjaga atmosfer dukungan di stadion, sekaligus memastikan Laskar Sambernyawa mendapat suntikan semangat dalam dua laga krusial penutup musim. (hj/nik) 
Editor : Niko auglandy
#Super League #Persebaya Surabaya #persis solo #liga