RADARSOLO.COM - Persis Solo harus mengakui kekalahannya atas Persija Jakarta dengan skor telak 0-4 dalam lanjutan Super League 2025/2026 pekan ke-30 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (27/4/2026).
Macan Kemayoran terbukti terlalu kuat untuk ditumbangkan Persis Solo, sebab klub asal Kota Bengawan tersebut kalah dengan empat gol kebobolan tanpa balas.
Kekalahan ini jelas membuat Persis Solo bertahan di Super League semakin terjal, mengingat di pekan ke-30 rival terdekat mereka Madura United akan menghadapi Semen Padang yang sama-sama penghuni zona degradasi.
Jika Laskar Sape Kerrab berhasil meraih kemenangan, maka posisi Persis Solo kembali tergeser ke zona degradasi, mengingat selisih poin kedua tim hanya berbeda 1 poin. Dan Madura United belum jalani pertandingan di pekan ke-30nya.
Situasi makin diperburuk dengan empat sisa laga yang dilakoni Laskar Sambernyawa termasuk jadwal neraka.
Bagaimana tidak Andrei Alba dkk akan menantang Malut United, Persebaya Surabaya, Dewa United, hingga Persita Tangerang di sisa kompetisi.
Meski menghadapi situasi yang cukup pelik, Pelatih Kepala Persis Solo Milomir Seslija menegaskan, timnya tidak akan larut dalam hasil negatif tersebut dan tetap fokus pada perjuangan bertahan di kompetisi.
Pelatih yang akrab disapa Milo ini menyebut, kemenangan Persija memang pantas diraih karena Macan Kemayoran tampil sangat baik, terutama dalam memanfaatkan kesalahan yang dibuat anak asuhnya.
“Ini adalah kemenangan yang pantas buat Persija. Tadi sebetulnya kita bermain cukup apik di babak pertama, tapi ada beberapa kesalahan di 10 menit babak kedua. Kami kebobolan, tapi kamj tidak ingin terjebak pada hasil ini,” ujar Milomir dalam konferensi pers pasca laga.
Menurutnya, Persis sebenarnya mampu tampil cukup baik di babak pertama. Namun, sejumlah kesalahan pada awal babak kedua menjadi titik balik yang membuat Persija mampu mengendalikan pertandingan.
Pelatih asal Bosnia itu menegaskan timnya harus segera bangkit karena masih ada empat pertandingan tersisa yang sangat menentukan nasib Laskar Sambernyawa di papan bawah klasemen.
“Kami masih punya empat laga sisa. Kami punya jeda empat hari sebelum melawan Malut United. Hari ini kami melakukan banyak kesalahan, tapi kita harus segera recovery dan pemulihan. Kita tidak akan pernah menyerah, kita punya kemauan besar untuk bertahan,” tegasnya.
Milomir menilai persaingan di papan bawah masih sangat terbuka. Dia menyebut semua tim masih memiliki peluang yang sama, sehingga Persis Solo harus memanfaatkan setiap pertandingan tersisa untuk mengamankan posisi.
“Ini adalah perburuan terbuka bagi semua tim, baik di papan atas maupun zona degradasi. Semua tim punya kesempatan, kami akan gunakan waktu yang ada untuk evaluasi,” lanjutnya.
Dia juga mengakui Persija tampil sangat solid dan tidak memberi ruang bagi Persis Solo untuk berkembang sepanjang pertandingan.
“Kami melihat Persija bermain luar biasa. Mereka tidak memberikan ruang bagi kita. Mereka punya stok pemain dan bench yang berkualitas,” katanya.
Meski kecewa, Milo menegaskan Persis Solo akan segera melakukan evaluasi agar bisa tampil lebih baik dalam laga berikutnya demi menjaga asa bertahan di Super League musim ini. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy