Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Milomir Seslija Sentil Mental Pemain, Persis Solo Tak Boleh Ciut di Laga Hidup Matinya di Liga 1

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Sabtu, 2 Mei 2026 | 11:27 WIB
Gelandang Persis Solo Dejan Tumbas saat melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, Senin malam (27/4/2026). (TIM MEDIA PERSIS SOLO)
Gelandang Persis Solo Dejan Tumbas saat melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, Senin malam (27/4/2026). (TIM MEDIA PERSIS SOLO)

RADARSOLO.COM - Perjalanan terjal Persis Solo untuk bertahan di kasta tertinggi kembali berlanjut. Laskar Sambernyawa akan menghadapi Malut United dalam lanjutan Super League 2025/2026 pekan ke-31 di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (2/5/2026).

Menghadapi salah satu tim terkuat di kompetisi musim ini, Persis jelas tidak berada dalam posisi yang ideal. Tekanan semakin besar seiring situasi tim yang belum sepenuhnya aman dari ancaman papan bawah.

Laga ini pun diprediksi bukan sekadar adu taktik. Lebih dari itu, pertandingan akan menjadi ujian mental bagi skuad Persis Solo.

Baca Juga: Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Main Jam Berapa Hari Ini? Cek Jadwal dan Daftar Line Up-nya

Pelatih Kepala Persis Solo Milomir Seslija menegaskan, aspek mental menjadi fokus utama timnya jelang pertandingan. Dia ingin para pemain tampil tanpa beban.

Menurutnya, rasa takut justru menjadi penghambat utama dalam permainan. Ia meminta para pemain mengubah pendekatan saat berada di lapangan.

“Semua persiapan harus berjalan dengan baik. Kita harus merasa lapar untuk pertandingan yang bagus dan bermain dengan kegembiraan,” ujar Milomir Seslija dalam konferensi pers, Jumat (1/5/2026).

Baca Juga: Kado Pahit Hardiknas, Atap SDN Sukoharjo 02 Roboh

Pelatih asal Bosnia tersebut menekankan bahwa Persis tidak boleh bermain dengan bayang-bayang kekalahan. Ia ingin tim tampil lebih berani menghadapi tekanan.

Baginya, menghadapi tim kuat seperti Malut United justru harus disikapi dengan semangat tinggi. Bukan dengan rasa ragu atau hati-hati berlebihan.

Pelatih yang akrab disapa Milo ini juga menyoroti pentingnya kebersamaan dalam tim. Ia meminta para pemain saling mendukung satu sama lain sepanjang pertandingan.

Selain itu, kerja keras di lapangan menjadi tuntutan mutlak. Ia menekankan perlunya kerja ekstra dalam setiap aspek permainan.

“Kami datang ke sini untuk saling mendukung satu sama lain, menunjukkan persatuan yang lebih, melakukan lari ekstra, perjuangan ekstra, dan bermain untuk kemenangan secara keseluruhan,” tegasnya.

Dengan situasi yang ada, Persis Solo tidak memiliki banyak pilihan selain tampil maksimal. Laga di Stadion Jatidiri akan menjadi penentu apakah Laskar Sambernyawa mampu menjaga asa bertahan di Super League musim ini. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
#Super League #persis solo #stadion jatidiri #Malut United