Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Empat Gol Bola Mati Malut United, Bukti Pertahanan Persis Solo Tidak Baik-Baik Saja

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Senin, 4 Mei 2026 | 21:27 WIB
Skuad Persis Solo bersiap menatap kerasnya laga Super League 2025/2026. (TIM MEDIA PERSIS SOLO).
Skuad Persis Solo bersiap menatap kerasnya laga Super League 2025/2026. (TIM MEDIA PERSIS SOLO).

RADARSOLO.COM - Persis Solo harus mengakhiri Super League 2025/2026 pada pekan ke-31 dengan perasaan getir. Bagaimana tidak? Laskar Sambernyawa dipermalukan 10 pemain Malut United dengan kalah 5-2 di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (2/5/2026).

Padahal Persis Solo sempat mengawali laga dengan menjanjikan meski diterpa penundaan akibat hujan deras. Kondisi lapangan yang becek, pemain Laskar Sambernyawa bisa beradaptasi dengan baik melalui permainan direct.

Pelatih kepala Persis Solo Milomir Seslija pun juga sepakat anak asuhnya sempat bermain apik di awal babak pertama bahkan sempat unggul terlebih dahulu sebelum kehilangan kontrol.

“Terlepas dari semua masalah seperti hujan dan penundaan pertandingan, kami sebenarnya memulai laga dengan sangat baik dan mampu mendominasi permainan," ujar Milomir Seslija kepada media.

Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Manchester United Kunci Tiket Liga Champions, Tottenham Menjauh dari Zona Degradasi

Dia berdalih, laga yang sempat tertunda karena hujan deras yang membuat banyak genangan muncul di lapangan, ikut membuat kosentrasi timnya terganggu.

"Bahkan di lapangan yang licin, kami tetap bisa memainkan kombinasi umpan satu-dua sentuhan dengan baik, dan berhasil mencetak gol cepat untuk unggul 1-0," imbunya.

Sayang keunggulan Persis Solo yang dicetak Bruno Gomes tidak berlangsung lama dan langsung berubah menjadi mimpi buruk. Kesalahan koordinasi di lini belakang menjadi titik balik yang dimanfaatkan Malut United untuk bangkit.

Baca Juga: Klub Milik Prabowo Selangkah Lagi Cetak Sejarah! Garudayaksa Pede Tantang PSS Sleman

Menurut pelatih berkebangsaan Bosnia ini, masalah utama timnya terletak pada buruknya antisipasi bola mati. Dari total gol yang bersarang, mayoritas berasal dari situasi set piece.

“Kami kebobolan empat gol dari situasi bola mati. Ini tidak bisa diterima. Kami memberi terlalu banyak ruang di dalam kotak penalti,” tegasnya.

Kiper utama Persis Solo, Muhammad Riyandi, juga mengakui kelemahan tersebut. Ia menyebut timnya gagal mengantisipasi skema bola mati yang seharusnya bisa dihindari.

“Gol-gol mereka banyak berasal dari set piece. Itu harus jadi evaluasi kami ke depan,” kata Riyandi.

Kekalahan ini terasa makin pahit karena Persis sempat unggul jumlah pemain, namun gagal memanfaatkannya menjadi keuntungan.

Baca Juga: PSBS Biak Terdegradasi, Garudayaksa dan PSS Sleman Pastikan Promosi ke Liga 1

Kini berkat hasil kekalahan telak tersebut, Persis Solo justru semakin dekat dengan degradasi dan terpaut 2 poin dari rival terdekat yakni Madura United.

Tiga laga tersisa dengan dua laga kandang dan satu tandang, haram hukumnya untuk Persis Solo kembali kalah jika ingin bertahan di Super League musim depan. (hj/nik

Editor : Niko auglandy
#Super League #persis solo #liga 1 #Malut United