
RADARSOLO.COM - Dewa United Banten FC sukses mengamankan tiga poin penting saat menjamu Semen Padang FC dalam lanjutan pekan ke-31 Super League 2025/2026.
Bertanding di Banten International Stadium, Minggu (3/5/2026), Dewa United menang tipis 1-0 melalui gol tunggal Noah Wail Sadaoui.
Gol semata wayang dalam pertandingan tersebut tercipta pada menit ke-31. Sadoui sukses memaksimalkan peluang dan membawa tim tuan rumah unggul, sekaligus memastikan kemenangan hingga peluit panjang dibunyikan.
Meski bermain di kandang sendiri, atmosfer stadion terbilang sepi. Berdasarkan data resmi, jumlah penonton yang hadir hanya 792 orang atau sekitar 3 persen dari kapasitas stadion.
Kemenangan ini menjadi tambahan poin penting bagi Dewa United dalam upaya memperbaiki posisi di klasemen, sementara Semen Padang harus pulang tanpa poin dan semakin tertekan di papan bawah.
SEMEN PADANG DIPASTIKAN TERDEGRADASI
Kekalahan 0-1 dari Dewa United Banten FC menjadi pukulan telak bagi Semen Padang FC. Hasil ini sekaligus memastikan tim berjuluk Kabau Sirah tersebut terdegradasi ke Championship (Liga 2) musim depan.
Tambahan hasil negatif ini membuat Semen Padang semakin terbenam di zona merah. Hingga pekan ke-31 Super League 2025/2026, mereka tertahan di peringkat ke-17 dengan koleksi 20 poin dari 31 pertandingan.
Dari seluruh laga yang telah dijalani, Semen Padang hanya mampu mencatatkan 5 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 21 kekalahan.
Produktivitas gol mereka juga menjadi sorotan, dengan hanya mencetak 22 gol dan kebobolan 52 kali, menghasilkan selisih gol minus 30.
Dengan sisa tiga pertandingan di akhir musim, peluang Semen Padang untuk keluar dari zona degradasi sudah tertutup. Secara matematis, mereka tidak lagi mampu mengejar perolehan poin Madura United FC yang kini berada di batas aman.
Baca Juga: David da Silva Akui Terkejut Malut United Menang Telak Atas Persis Solo dengan 10 Pemain
Madura United saat ini menempati peringkat ke-15 dengan 29 poin dari 30 pertandingan. Tim tersebut mencatatkan 7 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 15 kekalahan, dengan torehan 31 gol dan 49 kali kebobolan.
Semen Padang pun menyusul PSBS Biak yang lebih dulu dipastikan terdegradasi. PSBS saat ini mengoleksi 18 poin dari 31 laga, dengan catatan 4 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 21 kekalahan.
Meski dua tim sudah dipastikan turun kasta, persaingan untuk menghindari satu slot degradasi tersisa masih berlangsung sengit.
Sejumlah tim masih berada dalam situasi rawan, di antaranya Persijap Jepara dan PSM Makassar yang sama-sama mengoleksi 31 poin.
Selain itu, Madura United (29 poin) dan Persis Solo dengan 27 poin juga belum sepenuhnya aman.
Dengan tiga laga tersisa, persaingan di papan bawah dipastikan semakin menegangkan hingga akhir musim. (nik)