RADARSOLO.COM - Persaingan papan bawah Super League 2025/2026 semakin memanas. Persis Solo kini benar-benar berada dalam situasi hidup mati dengan hanya menyisakan tiga pertandingan di akhir musim.
Laskar Sambernyawa akan menghadapi ujian berat dimulai dengan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Manahan pada 9 Mei 2026. Setelah itu, mereka masih harus meladeni Dewa United Banten FC pada 16 Mei di kandang, sebelum menutup musim dengan laga tandang ke markas Persita Tangerang pada 23 Mei.
Tekanan semakin besar setelah Semen Padang FC dan PSBS Biak dipastikan terdegradasi. Kini, satu tiket tersisa menuju jurang degradasi diperebutkan oleh empat tim, termasuk Persis.
Situasi makin rumit usai Madura United FC meraih kemenangan 2-0 atas Bali United FC pada Selasa sore (5/5/2026).
Hasil itu membuat jarak poin Persis dengan Madura United melebar menjadi lima angka. Di sisi lain, Persis juga masih tertinggal empat poin dari Persijap Jepara yang berada satu tingkat di atas zona aman.
Di tengah tekanan tersebut, dukungan moral terus mengalir. Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, turun langsung menyaksikan latihan tim di Stadion UNS pada Selasa (5/5) sore untuk memberi semangat kepada para pemain.
"Manajemen tidak kurang-kurang mendukung, kami sebagai perwakilan pemerintah kota merasa memiliki juga. Bagi kami Persis Solo adalah sebagai salah satu kebanggaan Kota Solo. Semua hasilnya nanti bisa sesuai dengan harapan. Yang utama melakukan yang terbaik, apapun hasilnya yang penting sudah melakukan yang terbaik," tuturnya kepada Jawa Pos Radar Solo.
Baca Juga: Bahaya! Persebaya On Fire, Persis Solo Terancam Degradasi: Sosok Ini Tebar Ancaman
Wawali sadar, tiga lawan tersisa Persis bukan tim kacangan, dia berharap Persis bisa membuktikan bahwa bola itu bundar. Semua kemungkinan masih bisa terjadi.
"Harapannya menang, kami (Persis, Red) dapat poin full. Total berpeluang dapat 9 poin (jika lawan Persebaya, Dewa dan Persita bisa menang), walaupun mungkin pertandingannya berat, tapi mindset mesti tetap dijaga, dari manajemen tidak kurang-kurang," lanjutnya.
Astrid juga menegaskan dia sudah mengungkapkan ke pemain secara langsung siap hadir langsung ke stadion mendukung tim berjuang di laga hidup mati nanti.
"Saya ingin mendukung tim Persis Solo secara langsung saat latihan karena ini juga masa-masa krusial. Kompetisi tinggal tiga pertandingan terakhir, dan Persis masih berjuang untuk bisa menghindari degradasi dan Persis kebanggaan kita semua. Saya berharap semua teman-teman pemain bisa tetap semangat berjuang di tiga laga terakhir," tuturnya.