RADARSOLO.COM – Persis Solo mencoba bangkit usai hasil buruk yang mereka alami pada pekan ke-31 Super League 2025/2026 (Liga 1). Laskar Sambernyawa kini fokus menatap laga krusial menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Manahan, Sabtu (9/5/2026) mendatang.
Kekalahan telak 5-2 dari Malut United pada pekan lalu masih menjadi sorotan besar. Terlebih, Persis Solo gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah Malut United harus bermain dengan 10 orang dalam pertandingan tersebut.
Hasil itu membuat posisi tim berjulul Laskar Sambernyawa ini semakin tertekan di papan bawah klasemen. Persis kini berada dalam situasi yang tidak ideal karena harus berjuang keluar dari ancaman degradasi di tiga laga sisa musim ini.
Jelang menghadapi Persebaya, para pemain Persis Solo mengaku sudah melakukan evaluasi menyeluruh. Penyerang asing Persis, Dejan Tumbas, menilai timnya harus belajar banyak dari kekalahan menyakitkan atas Malut United.
Menurut Dejan Tumbas, Persis kehilangan fokus dalam sejumlah momen penting sehingga lawan mampu memanfaatkan situasi dengan maksimal. Ia menegaskan tim tidak boleh kembali mengulangi kesalahan serupa saat menghadapi Persebaya.
“Setelah kekalahan melawan Malut United, kami melakukan banyak evaluasi sebagai sebuah tim,” ujar Dejan Tumbas kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (6/5/2026).
Baca Juga: Tersangka Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati Hilang Tanpa Jejak
Pemain asal Serbia tersebut mengakui performa Persis pada laga sebelumnya memang jauh dari harapan. Karena itu, seluruh pemain diminta meningkatkan konsentrasi dan komunikasi sepanjang pertandingan.
“Kami tahu penampilan kami belum sesuai harapan, terutama pada momen-momen penting dalam pertandingan. Kami harus meningkatkan konsentrasi, komunikasi, dan mentalitas sepanjang 90 menit penuh,” lanjutnya.
Persis disebut langsung menggeber intensitas latihan sepanjang pekan ini. Tim pelatih mencoba membenahi sejumlah kelemahan, terutama di lini pertahanan yang tampil rapuh dalam beberapa pertandingan terakhir.
Dejan Tumbas menilai seluruh pemain memahami pentingnya pertandingan melawan Persebaya. Sebab, hasil laga tersebut bisa sangat menentukan peluang Persis untuk bertahan di Super League musim depan.
“Kami bekerja keras dalam latihan pekan ini, dan semua pemain memahami betapa pentingnya pertandingan berikutnya bagi kami,” tegasnya.
Selain persoalan teknis, kondisi mental pemain juga menjadi perhatian. Posisi Laskar Sambernyawa yang masih berkutat di zona bawah membuat tekanan semakin besar menjelang akhir musim.
Meski demikian, Dejan Tumbas memastikan suasana ruang ganti Persis Solo masih tetap solid. Para pemain disebut terus saling mendukung untuk bisa keluar dari situasi sulit yang tengah dihadapi tim.
“Tentu saja ketika berada dalam posisi sulit di klasemen, ada tekanan yang dirasakan. Namun secara mental kami tetap bersama dan saling mendukung setiap hari. Kami masih percaya dengan kualitas yang kami miliki dan dengan tim ini,” ungkapnya.
Baca Juga: Legislator DPRD Solo Dorong Pemkot Gratiskan Sekolah Swasta, Contoh Sukses Kebijakan DKI Jakarta
Mantan pemain Persebaya tersebut juga menegaskan Persis Solo belum menyerah dalam perjuangan bertahan di kasta tertinggi.
Dia memastikan seluruh pemain akan mengerahkan kemampuan terbaik demi meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
“Suasana di ruang ganti tetap positif, dan kami tahu harus berjuang lebih keras lagi di sisa pertandingan. Kami akan memberikan lebih dari 100 persen untuk Persis Solo dan para suporter,” tandasnya. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy