RADARSOLO.COM - Persis Solo akhirnya mendapat angin segar setelah dua laga kandang sebelumnya harus digelar tanpa penonton akibat sanksi disiplin.
Pada laga menghadapi Persebaya Surabaya dalam lanjutan Super League 2025/2026 pekan ke-32 di Stadion Manahan, Sabtu (9/5/2026) malam, suporter kembali diizinkan hadir memberikan dukungan langsung kepada Laskar Sambernyawa.
Meski demikian, kehadiran penonton dalam pertandingan tersebut tetap dibatasi dengan sejumlah aturan ketat dari manajemen Persis Solo dan pihak keamanan.
Salah satu aturan utama adalah penutupan tribun utara dan tribun selatan Stadion Manahan. Penonton hanya diperbolehkan menempati tribun timur serta tribun VIP sisi barat.
Baca Juga: Lautan Gaun Merah di Magelang, 2.943 Pelari dari 44 Negara Meriahkan Red Dress Run 2026
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari sanksi disiplin yang masih dijalani Persis Solo dari Komite Disiplin operator liga. Akibatnya, kapasitas Stadion Manahan menjadi lebih terbatas dibanding laga kandang biasanya.
Media Officer Persis Solo, Bryan Barcelona, membenarkan adanya pembatasan tersebut. Ia mengatakan aturan diterapkan demi menjaga keamanan dan kelancaran pertandingan.
“Untuk pertandingan melawan Persebaya, suporter tidak diperkenankan membawa atribut. Selain itu, tribun utara dan tribun selatan akan ditutup,” ujar Bryan kepada Jawa Pos Radar Solo, Jumat (8/5/2026).
Baca Juga: Kampus 3 UIN Raden Mas Said Mulai Dibangun di Karanganyar, Ini Fakultas yang Akan Dibuka
Tak hanya itu, penonton yang hadir juga diwajibkan berasal dari wilayah Solo Raya. Kebijakan ini diterapkan untuk mengantisipasi kehadiran suporter tim tamu di Stadion Manahan.
Hal ini mengacu pada surat resmi bernomor 0112/SH/PSS/V/2026 yang dikirimkan manajemen Persis Solo kepada manajemen Persebaya Surabaya.
Dalam surat tersebut, Persis menjelaskan bahwa klub masih menjalani sanksi disiplin terkait pertandingan kandang sehingga kapasitas tribun di Stadion Manahan dibatasi.
Persis Solo juga menegaskan bahwa larangan kehadiran suporter tim tamu mengacu pada regulasi Super League yang berlaku selama kompetisi berlangsung.
Bryan menambahkan, seluruh penonton juga dianjurkan mengenakan pakaian batik selama pertandingan berlangsung sebagai ganti larangan penggunaan atribut klub.
Anjuran tersebut berlaku kepada semua bahkan tenant UMKM yang ada di stadion. Langkah ini sendiri sudah diberitahukan melalui akun resmi klub sebelumnya.
“Betul, penonton dianjurkan memakai batik. Untuk domisili, diperuntukkan bagi warga Solo Raya,” tambahnya.
Baca Juga: Pengedar Asal Wonogiri Dibekuk Di Kartasura Sukoharjo, Dijanjikan Upah Rp 4 Juta Per 100 Gram Sabu
Berlandaskan pada aturan yang sudah diberitahukan tersebut, pihak keamanan akan melakukan pemeriksaan ketat terhadap seluruh penonton yang hadir. Penonton yang terindikasi sebagai suporter tim tamu atau menggunakan atribut tertentu akan ditolak masuk ke area stadion.
Laga Persis Solo kontra Persebaya diprediksi berlangsung dalam tensi tinggi. Selain sarat rivalitas, pertandingan tersebut juga sangat penting bagi Persis yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi Super League 2025/2026. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy