RADARSOLO.COM - Laga sarat tensi akan tersaji saat Persis Solo menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Sabtu (9/5/2026).
Bagi Laskar Sambernyawa, pertandingan ini bukan sekadar duel biasa. Tiga poin menjadi harga mati demi menjaga asa bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.
Situasi Persis saat ini memang belum aman. Mereka masih berkutat di zona degradasi dan terus dibayangi ancaman turun kasta. Dengan kompetisi yang hanya menyisakan tiga pertandingan, setiap laga kini terasa layaknya final bagi wakil Kota Bengawan tersebut.
Tekanan semakin besar karena lawan yang datang ke Manahan bukan tim sembarangan. Persebaya Surabaya tengah berada dalam performa positif, bahkan baru saja menghancurkan PSBS Biak dengan skor telak 4-0 di Stadion Gelora Bung Tomo. Kemenangan itu sekaligus memastikan PSBS terdegradasi ke Championship.
Pelatih Persis Solo Milomir Seslija memahami betul besarnya arti pertandingan tersebut bagi timnya. Pelatih asal Bosnia itu menegaskan anak asuhnya harus tampil sebagai satu kesatuan demi mengejar target bertahan di Liga 1.
“Kita tahu apa arti pertandingan ini bagi kita semua. Kita harus tetap berpegang pada rencana kita, kita harus bermain untuk satu sama lain, untuk para penggemar, untuk klub. Kita harus berlari menuju mimpi kita, tujuan kita, untuk sukses dan bertahan di liga,” ujar Milo.
Baca Juga: FX Rudy Yakin Keajaiban Buat Persis Solo Masih Bisa Terjadidi Tiga Laga Krusial Musim Ini
Menurutnya, tidak ada pertandingan mudah dalam situasi seperti sekarang. Namun ia optimistis atmosfer Stadion Manahan akan memberi suntikan energi tambahan untuk timnya.
“Sekarang kita memiliki suasana yang lebih baik, kita memiliki lawan hebat yang memiliki performa sangat bagus, dan ini adalah kesempatan bagus bagi kita semua untuk menjadi lebih baik, untuk tetap berpegang pada rencana kita, untuk lebih disiplin secara taktis, terorganisir, dan bermain sebagai tim,” lanjutnya.
Milo juga menyoroti kembalinya dukungan suporter setelah sebelumnya Persis sempat menjalani laga tanpa atmosfer penuh dari tribun karena sanksi dia laga tanpa penonton di laga kandang.
Milo menyebut kehadiran pendukung akan menjadi elemen penting dalam perjuangan tim keluar dari tekanan degradasi.
“Kami ingin mencapai mimpi dan juga tujuan besar kami untuk bisa bertahan di Liga 1. Besok tidak akan mudah, tapi kami akan didukung oleh suporter kita. Situasi ini akan menjadi lebih baik bagi tim juga,” katanya.
Duel melawan Persebaya pun dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling menentukan musim ini bagi Persis Solo. Jika gagal meraih kemenangan, tekanan menuju jurang degradasi akan semakin besar. Namun jika mampu menang, asa bertahan akan kembali menyala di Kota Solo. (nik)
Editor : Niko auglandy