RADARSOLO.COM - Persis Solo bersiap menjalani laga krusial menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Sabtu (9/5/2026). Duel ini menjadi sangat penting bagi Laskar Sambernyawa yang tengah berjuang keluar dari ancaman degradasi.
Kemenangan menjadi target mutlak bagi Persis Solo demi menjaga asa bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan. Situasi sulit yang dihadapi membuat dukungan suporter dinilai bakal menjadi faktor penting dalam pertandingan nanti.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengaku antusias karena timnya akhirnya kembali bisa bermain di hadapan pendukung sendiri setelah dua laga kandang sebelumnya digelar tanpa penonton.
“Kita telah melewati dua pertandingan tanpa penonton, rasanya seperti satu tahun tanpa penggemar. Sekarang kita memiliki suasana yang lebih baik,” ujar Milo.
Seperti diketahui, dua laga kandang sebelumnya saat menghadapi Semen Padang FC pada 12 April dan Bhayangkara FC pada 24 April 2026 harus digelar tanpa penonton di Stadion Manahan. Hukuman tersebut merupakan buntut kericuhan suporter yang terjadi saat Persis bertandang ke markas Persijap Jepara.
Kini, atmosfer Manahan dipastikan kembali hidup saat Persis menjamu Persebaya Surabaya dan Dewa United pada dua laga kandang tersisa musim ini. Meski demikian, ada pembatasan yang tetap diberlakukan. Tribun utara dan tribun selatan Stadion Manahan harus dikosongkan.
Artinya, kelompok suporter Pasoepati dan Garis Keras Sambernyawa yang biasa menempati tribun utara, serta Ultras 1923 yang bermarkas di tribun selatan, harus menepi sementara selama dua pertandingan kandang tersebut.
Meski tak sepenuhnya penuh, kehadiran penonton tetap dianggap Milo sebagai suntikan energi besar bagi timnya yang sedang berada dalam tekanan.
“Kami akan didukung oleh suporter kita yang setelah dua pertandingan tidak sempat datang ke stadion, dan rasanya seperti cukup lama sekali bagi kita untuk dihadiri suporter,” tuturnya.
Menurut pelatih asal Bosnia tersebut, kehadiran pemain ke-12 dapat menjadi pelecut motivasi untuk mengangkat mental bertanding para pemain di tengah tekanan perebutan zona aman.
“Kami besok akan punya situasi yang lebih baik, ambient yang lebih baik, dukungan yang jauh lebih masif, dan situasi ini akan menjadi lebih baik bagi tim juga. Dan akan menjadi kesempatan yang baik untuk kita untuk bisa terus bertahan pada rencana kita, untuk bisa menjadi lebih disiplin secara taktikal, secara organisir, dan bermain jadi satu kesatuan sebagai sebuah tim,” lanjutnya.
Milo juga menegaskan seluruh elemen tim memahami betapa pentingnya laga kontra Persebaya Surabaya nanti. Ia meminta anak asuhnya bermain dengan hati dan perjuangan penuh demi menjaga mimpi bertahan di Liga 1.
“Kita akan bermain secara satu kesatuan untuk klub dan juga untuk tim ini. Kami ingin mencapai mimpi dan juga tujuan besar kami untuk bisa bertahan di Liga 1,” tegasnya. (nik)
Editor : Niko auglandy