RADARSOLO.COM – Laga hidup mati menanti Persis Solo saat menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Sabtu (9/5/2026) pukul 19.00 WIB.
Pertandingan malam ini bukan sekadar perebutan gengsi, melainkan penentu masa depan Laskar Sambernyawa di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Hingga pekan ini, skuad asuhan Milomir Seslija masih terjerembab di peringkat ke-16 klasemen sementara alias zona degradasi dengan koleksi 27 poin.
Mereka tertinggal empat angka dari Persijap Jepara yang menduduki batas aman.
Di sisi lain, sang tamu Green Force datang dengan kekuatan penuh dan ambisi besar menembus posisi empat besar.
Di tengah situasi yang serba genting ini, lantas bagaimana skenario nasib Persis Solo jika menelan kekalahan atau berhasil memetik kemenangan malam ini?
Skenario Kelam: Bagaimana Jika Persis Kalah Malam Ini?
Jika armada Laskar Sambernyawa kembali terpeleset di kandang, ancaman turun kasta ke liga 2 akan semakin menjadi kenyataan yang tak terelakkan.
Dengan sisa kompetisi yang hanya menyisakan dua laga setelah pekan ke-32, kekalahan akan membuat selisih empat poin dengan zona aman semakin mustahil untuk dikejar.
Kekalahan juga akan semakin menghancurkan mental bertanding Bruno Gomes dan kawan-kawan.
Pasalnya, lini pertahanan Persis saat ini sedang dalam sorotan tajam.
Dalam dua pertandingan terakhir, gawang mereka telah robek sembilan kali usai dibantai Persija Jakarta (0-4) dan Malut United (2-5).
Gagal mengamankan poin di Manahan berarti Persis Solo harus menggantungkan nasibnya pada hasil buruk tim-tim di atasnya, sebuah posisi yang sangat tidak menguntungkan dalam fase krusial perebutan tiket bertahan di Super League.
Baca Juga: Persis Solo vs Persebaya, Milo Kobarkan Perang di Manahan: “Kami Bertarung untuk Kota Solo!”
Skenario Bangkit: Bagaimana Jika Persis Menang?
Sebaliknya, tambahan tiga poin penuh malam ini akan menjadi "napas buatan" yang sangat krusial bagi skuad kebanggaan warga Solo tersebut.
Kemenangan akan memangkas jarak poin menjadi hanya selisih satu angka dari zona aman, sekaligus menyuntikkan moral yang luar biasa di sisa musim.
Persis Solo sejatinya memiliki modal berharga untuk mewujudkan skenario ini.
Baca Juga: Tak Takut Tekanan Laga Hidup-Mati, Pelatih Persis Solo Bidik Hentikan Rekor Kemenangan Persebaya
Rekor kandang mereka di Stadion Manahan terbilang cukup menakutkan bagi tim tamu.
Dari empat laga kandang terakhir, Persis sukses menyapu bersih kemenangan saat menjamu Bhayangkara, Madura United, Bali United, dan Persik Kediri.
Kehadiran belasan ribu suporter fanatik Pasoepati di tribun malam ini dipastikan akan menjadi pemain ke-12 yang melipatgandakan daya juang tuan rumah.
Waspada Ledakan Persebaya yang Sedang On Fire
Meski Manahan dikenal angker, Persis Solo tidak bisa memandang remeh lawan mereka malam ini.
Persebaya Surabaya di bawah komando pelatih Bernardo Tavares sedang dalam performa puncak.
Green Force saat ini bertengger di peringkat lima dengan 51 poin dan membawa modal tiga kemenangan beruntun dengan status clean sheet (tak kebobolan).
Persebaya tercatat sukses menggulung Malut United (2-0), serta membantai Arema FC dan PSBS Biak Numfor dengan skor identik 4-0.
Absennya bek andalan Catur Pamungkas nyatanya belum mampu menggoyahkan solidnya tembok pertahanan klub asal Kota Pahlawan tersebut.
Meski difavoritkan, Bernardo Tavares menolak untuk jemawa.
Juru taktik asal Portugal itu mewanti-wanti anak asuhnya, termasuk bintang lapangan Francisco Rivera, untuk mewaspadai daya ledak tim yang sedang berjuang menghindari degradasi.
"Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persis Solo adalah tim yang sangat kuat dan sering meraih hasil gemilang. Posisi klasemen tidak bisa menjadi acuan. Jika kami tidak menunjukkan etos kerja keras di lapangan, hasil positif sebelumnya tidak akan ada artinya," tegas Tavares.
Mampukah Persis Solo keluar dari tekanan dan menjaga asa di kasta tertinggi, atau justru Persebaya yang akan memastikan Laskar Sambernyawa tenggelam ke jurang degradasi?
Jawabannya akan tersaji di atas rumput Stadion Manahan malam ini.
Editor : Syahaamah Fikria