RADARSOLO.COM - Penentuan nasib Persis Solo untuk bertahan di Super League 2025/2026 kembali berlanjut pada pekan ke-32, Sabtu (9/5/2026). Kali ini, Laskar Sambernyawa menghadapi Persebaya Surabaya yang tengah berada dalam performa impresif setelah meraih hasil positif dalam tiga pertandingan terakhir.
Performa apik Green Force langsung terlihat sejak menit-menit awal pertandingan. Miloš Raičković memberikan ancaman ke gawang Persis Solo, tetapi Vukašin Vraneš yang dipercaya tampil sejak menit pertama mampu mengamankan bola dengan tenang.
Memasuki 10 menit pertama, kedua tim tampil cukup berimbang. Sejumlah peluang tercipta, tetapi belum cukup membahayakan untuk mengubah kedudukan.
Pada menit ke-27, Persebaya hampir membuka keunggulan melalui sepakan keras Raičković. Namun, Vukašin kembali menunjukkan refleks gemilang dengan menepis bola dan menggagalkan peluang tersebut.
Dua menit berselang, tepatnya pada menit ke-29, penjaga gawang Persis itu kembali melakukan penyelamatan penting dengan menepis tembakan Francisco Rivera.
Persebaya kembali memperoleh peluang melalui tendangan bebas. Raičković yang bertindak sebagai eksekutor melepaskan tembakan keras, tetapi bola membentur pagar betis dan hanya menghasilkan sepak pojok.
Persis Solo baru mendapatkan peluang emas pada menit ke-43 melalui Miroslav Maričić. Penyerang asal Serbia itu melepaskan sepakan melengkung, tetapi bola masih mampu ditepis kiper Persebaya, Andhika Ramadhani.
Hingga peluit tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan. Skor 0-0 menutup 45 menit pertama.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat. Persis Solo dan Persebaya saling melancarkan serangan, tetapi tak satu pun peluang yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Memasuki lima menit akhir waktu normal, Persis Solo masih kesulitan membongkar pertahanan lawan. Padahal, kemenangan menjadi harga mati bagi Laskar Sambernyawa untuk menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi.
Di sisi lain, Persebaya yang tampil dominan juga mengalami kendala serupa. Sejumlah peluang yang diciptakan Raičković dan Rivera belum mampu menembus solidnya lini pertahanan Persis Solo.
Pada masa injury time, Arkhan Kaka sempat mendapatkan peluang setelah menerima umpan Roman Paparyha.
Namun, peluang tersebut dianulir karena offside. Hingga laga usai, kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang tanpa gol.
Hasil ini semakin memperberat langkah Persis Solo untuk bertahan di Super League. Laskar Sambernyawa kini tertinggal tiga poin dari Persijap Jepara yang masih belum memainkan pertandingan pekan ke-32. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy