Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Masuk dalam Grup Neraka AFC Asian Cup 2027, John Herdman: Jadi Jalan Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Senin, 11 Mei 2026 | 13:05 WIB
Timnas Indonesia bakal melawan Bulgaria pada final FIFA Series 2026, Senin (30/3/2026) malam. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Timnas Indonesia bakal melawan Bulgaria pada final FIFA Series 2026, Senin (30/3/2026) malam. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

RADARSOLO.COM – Hasil undian AFC Asian Cup 2027 menempatkan Indonesia di grup yang sangat menantang bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Namun, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, justru melihat situasi tersebut sebagai batu loncatan strategis menuju target besar, yakni lolos ke Piala Dunia FIFA 2030.

Menurut John Herdman, hasil drawing memberikan peluang besar bagi skuad Garuda untuk mengambil langkah berikutnya dalam proses pembangunan tim nasional.

Dia menilai Indonesia akan menghadapi tiga karakter lawan yang berbeda, mulai dari kekuatan terbaik Asia, tim yang telah tampil di Piala Dunia, hingga rival tradisional di kawasan Asia Tenggara.

“Kami akan menghadapi tim terbaik di AFC, menghadapi peserta Piala Dunia Qatar, dan salah satu rival paling sengit kami, Thailand,” ujar Herdman melalui rilis rekaman yang diterima Jawa Pos Radar Solo, Minggu (10/5/2026). 

Baca Juga: Tak Lagi Pegang Kendali, Milomir Seslija Serahkan Nasib Persis Solo ke Tim Pesaing

Pelatih asal Kanada itu menegaskan fase grup akan berlangsung sangat kompetitif. Meski demikian, ia percaya tantangan tersebut menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan bahwa Indonesia berada di jalur yang benar.

“Ini akan menjadi tantangan besar, tetapi juga peluang besar bagi kami untuk terus menunjukkan kepada para suporter bahwa kami berada di jalur yang tepat menuju Piala Dunia 2030,” katanya.

Baca Juga: Bagaimana Situasi Klasemen Liga 1 Saat ini: Persis Solo Tinggal Menunggu Takdir, Degradasi di Depan Mata, PSM dan Persijap Ketiban Berkah, Madura United Masih Waswas

John Herdman mengakui banyak pihak memandang grup ini sebagai grup berat. Namun, menurut dia, pada level tertinggi Asia tidak ada grup yang mudah.

Baginya, yang terpenting bukan memikirkan beratnya lawan, melainkan bagaimana Indonesia memanfaatkan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk berkembang.

Baca Juga: Update Klasemen Liga 1 Usai Persib Bandung dan Persijap Jepara Menang: Borneo FC dan Persis Solo Tengah Cemas

Melawan Jepang, Indonesia akan datang dengan status underdog. Kondisi itu justru dianggap ideal untuk mengukur sejauh mana Garuda mampu bersaing dengan kekuatan terbaik Asia.

Sementara saat menghadapi Qatar, Herdman ingin timnya mampu menampilkan versi terbaik untuk memperkecil kesenjangan kualitas yang selama ini masih terlihat.

Adapun duel melawan Thailand diprediksi berlangsung dengan intensitas tinggi. Herdman menilai laga tersebut akan menuntut semangat juang, hasrat, dan determinasi besar untuk meraih kemenangan.

Menurut pelatih berusia 50 tahun tersebut, setiap pertandingan memiliki tantangan yang unik dan membutuhkan pendekatan mental yang berbeda. Karena itu, dia meminta para pemain fokus menghadapi satu laga demi satu laga.

“Daripada melihatnya sebagai tantangan besar, saya pikir ini adalah peluang besar,” tegasnya.

Baca Juga: Jadwal Timnas U17 Indonesia vs Qatar di Piala Asia U17 2026, Peluang Amankan Tiket Lolos

Lebih jauh, John Herdman menekankan bahwa seluruh persiapan menuju AFC Asian Cup 2027 merupakan bagian dari peta jalan jangka panjang Timnas Indonesia.

Ia secara terbuka menyebut bahwa target utama dari seluruh program yang sedang dijalankan adalah menutup kesenjangan dengan negara-negara elite Asia agar Indonesia siap bersaing dan mewujudkan ambisi tampil di Piala Dunia 2030. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
#John Herdman #indonesia #timnas