RADARSOLO.COM - Pekan ke-32 Super League 2025/2026 menghadirkan drama yang kian mendebarkan. Tak hanya papan atas, papan bawah juga sama ketat persaingannya.
Dari zona degradasi, dua tim sedang berupaya menjauh dari zona merah, yakni Persis Solo dan Madura United.
Semula harapan Persis Solo untuk bertahan sempat masuk dalam tahap mustahil karena hanya meraih hasil imbang melawan Persebaya 0-0, Sabtu lalu (9/5/2026). Berkat hasil tersebut, Laskar Sambernyawa ikut berpasrah, dan mengandalkan hasil laga Madura United menghadapi Bhayangkara FC.
Jika Madura United menang di laga ini, pupus sudah harapan Laskar Sambernyawa untuk bertahan
Walaupun dua laga sisa masih akan mereka jalani kedepannya.
Pelatih Kepala Persis Solo Milomir Seslija bahkan secara terbuka mengatakan nasib tim yang ia asuh kini berada di tangan klub lain.
"Anda benar, sekarang kami tidak bergantung pada diri sendiri, kami bergantung pada hasil lain," ujar Milomir Seslija di pers konferensi pasca laga.
Rasa pesimis sendiri menghantui fans Persis Solo, sebab Bhayangkara sendiri di tiga laga terakhir memiliki rekor yang kurang baik karena kalah secara berturut-turut.
Namun dewi fortuna tampak memberi nafas untuk Persis Solo, Madura United ternyata menelan kekalahan menyakitkan di Pulau Sumatera.
Dalam laga yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Senin malam (11/5/2026), Madura United gagal mendulang poin penuh.
Madura United sejatinya berhasil unggul lebih cepat melalui Wehrmann di menit ke-5. Namun keunggulan tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tidak bisa mereka pertahankan.
Di babak kedua, The Guardians berhasil menyeimbangkan keadaan dengan gol balasan lewat aksi Ryo Matsumura di menit 62.
Momentum tersebut jelas menjadi titik balik bagi Bhayangkara FC bangkit dan membuka asa. Hanya empat menit berselang, tepat pada menit ke-66, Doumbia kembali membawa The Guardians unggul 2-1 setelah memanfaatkan situasi di depan gawang Madura United.
Baca Juga: Jadwal Timnas U17 Indonesia vs Qatar di Piala Asia U17 2026, Peluang Amankan Tiket Lolos
Kemenangan Bhayangkara dipastikan setelah Moussa Sidibe jadi penentu lewat gol yang ia cetak di menit ke 87.
Tambahan enam menit waktu injury time tidak mengubah keadaan. Hingga peluit panjang dibunyikan, Madura United harus menerima kekalahan 1-3 yang sangat merugikan dalam perjuangan mereka menjauh dari zona degradasi.
Hasil tersebut jelas menjadi kabar terbaik bagi Persis Solo. Madura United tetap tertahan di peringkat ke-15 dengan koleksi 32 poin dari 32 pertandingan.
Baca Juga: Pebasket Solo Tampil di Asia! Sayang, Timnas 3x3 Gagal Berbicara Lebih di Asian Beach Games
Sementara itu, Persis Solo yang berada tepat di bawahnya di posisi ke-16 kini mengoleksi 28 poin. Artinya, jarak kedua tim hanya terpaut empat poin dengan dua pertandingan tersisa di musim ini.
Situasi tersebut membuat peluang Laskar Sambernyawa untuk bertahan di Super League 2025/2026 kembali terbuka lebar.
Persis Solo kini tidak lagi sekadar berharap pada keajaiban, melainkan memiliki kesempatan nyata untuk menentukan nasibnya sendiri pada dua laga terakhir, yakni saat nanti melawan Dewa United dan Persita Tangerang. (Hj/nik)
Editor : Niko auglandy