RADARSOLO.COM - Persaingan papan bawah BRI Super League benar-benar menghadirkan ketegangan luar biasa. Memasuki dua pekan terakhir kompetisi, posisi tim peringkat 13 hingga 18 masih menjadi sorotan karena menentukan nasib bertahan atau terdegradasi.
Saat ini, Persijap Jepara berada di posisi ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 34 poin. Laskar Kalinyamat mencatatkan sembilan kemenangan, tujuh hasil imbang, dan 16 kekalahan dari 32 pertandingan yang sudah dijalani.
Tepat di bawahnya ada PSM Makassar di posisi ke-14. Juku Eja juga mengoleksi 34 poin hasil dari delapan kemenangan, 10 hasil seri, dan 14 kekalahan sepanjang musim ini.
Sementara itu, posisi ke-15 ditempati Madura United dengan 32 poin. Klub asal Pulau Garam tersebut meraih delapan kemenangan, delapan hasil imbang, dan 16 kekalahan.
Situasi paling tertekan kini dirasakan Persis Solo yang masih tertahan di posisi ke-16 atau batas akhir zona degradasi. Laskar Sambernyawa baru mengumpulkan 28 poin dari enam kemenangan, 10 hasil imbang, dan 16 kekalahan.
Sedangkan dua posisi terbawah sudah dipastikan menjadi milik Semen Padang dan PSBS Biak.
Semen Padang berada di peringkat ke-17 dengan koleksi 20 poin hasil lima kemenangan, lima hasil imbang, dan 22 kekalahan. Adapun PSBS Biak menjadi juru kunci klasemen di posisi ke-18 dengan 18 poin dari empat kemenangan, enam hasil seri, dan 22 kekalahan.
Dengan kompetisi yang hanya menyisakan dua pertandingan lagi, Semen Padang dan PSBS Biak sudah dipastikan terdegradasi ke kasta bawah musim depan.
Kini, satu tiket degradasi tersisa tinggal diperebutkan antara Persis Solo dan Madura United.
Kedua tim masih harus berjibaku hingga pekan terakhir demi menjaga asa bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Sementara itu, Persijap Jepara dan PSM Makassar dipastikan aman dari ancaman degradasi.
Kedua tim unggul head to head atas Persis Solo, sehingga tetap aman meskipun nantinya kalah di dua laga sisa dan Persis mampu menyapu bersih kemenangan hingga akhir musim.
Drama papan bawah Super League musim ini pun dipastikan masih akan berlangsung panas hingga peluit akhir kompetisi nanti. (nik)
Editor : Niko auglandy