RADARSOLO.COM - Persaingan papan bawah BRI Super League musim ini benar-benar menghadirkan drama besar. Hasil pertandingan pekan ke-32 bahkan mengubah banyak prediksi soal tim yang akan bertahan maupun terdegradasi.
Dua tim yang sudah dipastikan turun kasta sejak pekan sebelumnya, yakni Semen Padang dan PSBS Biak, kembali harus menerima hasil pahit di kandang sendiri.
PSBS Biak dihajar telak Dewa United dengan skor mencolok 0-5. Sementara Semen Padang juga tak berdaya saat dipermalukan Persik Kediri 0-3.
Di sisi lain, kemenangan penting Persijap Jepara atas Persita Tangerang dengan skor 3-0 memastikan Laskar Kalinyamat bertahan di Liga 1 musim depan. Tambahan tiga poin membuat posisi Persijap tak lagi bisa dikejar zona degradasi.
Nasib aman juga dipastikan diraih PSM Makassar. Meski kalah telak 0-3 dari Arema FC, hasil imbang 0-0 antara Persis Solo melawan Persebaya Surabaya di Stadion Manahan menjadi kabar baik bagi Juku Eja.
PSM dipastikan tetap aman karena unggul head to head atas Persis Solo. Situasi serupa juga dimiliki Persijap Jepara. Artinya, meski Persis mampu menyapu bersih dua laga terakhir, posisi mereka tetap bergantung pada hasil tim lain.
Kini, satu slot degradasi tersisa ternyata hanya diperebutkan dua tim, yakni Persis Solo dan Madura United.
Kekalahan Madura United 1-3 dari Bhayangkara FC membuat asa Persis untuk bertahan masih terbuka. Selisih poin kedua tim kini masih empat angka.
Persis Solo wajib memenangkan dua laga tersisa melawan Persita Tangerang dan Dewa United apabila ingin menjaga peluang bertahan.
Namun itu saja belum cukup. Laskar Sambernyawa juga harus berharap Madura United gagal meraih poin saat menghadapi PSIM Yogyakarta dan PSM Makassar.
Drama perebutan tiket bertahan di Super League musim ini dipastikan akan berlangsung hingga pekan terakhir.
Satu kesalahan kecil saja bisa menjadi penentu nasib klub di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan. (nik)
Editor : Niko auglandy