RADARSOLO.COM - Setelah sempat harus menjalani laga tanpa penonton akibat sanksi Komdis, Persis Solo akhirnya kembali merasakan atmosfer dukungan langsung suporternya saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Manahan, Sabtu (9/5/2026) malam.
Meski belum sepenuhnya dibuka, kehadiran sekitar 12 ribu penonton di tribun timur dan barat sudah cukup menghidupkan kembali aura angker Stadion Manahan. Sementara tribun utara dan selatan masih harus dikosongkan sesuai keputusan banding hukuman sebelumnya.
Duel pekan ke-32 Super League 2025/2026 itu memang berakhir tanpa gol. Namun atmosfer pertandingan justru menjadi sorotan utama.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, bahkan secara khusus melontarkan pujian terhadap suasana Stadion Manahan yang dinilainya menjadi wajah ideal sepak bola Indonesia.
“Saya pikir atmosfer stadion sangat fantastis. Selamat untuk para pendukung yang datang ke sini untuk memberikan dukungan, karena sepak bola membutuhkan ini. Semua pemain suka memiliki lingkungan pendukung yang baik,” ujarnya.
Mantan pelatih PSM Makassar itu juga menyampaikan apresiasi kepada Bonek dan Bonita yang tetap memberikan dukungan penuh kepada tim, termasuk yang menyaksikan pertandingan dari Surabaya.
“Dan juga saya ingin mengucapkan terima kasih untuk Bonek dan Bonita yang menyaksikan pertandingan di Surabaya, dan pastinya beberapa dari mereka berdoa untuk kesuksesan para pemain,” imbuhnya.
Baca Juga: Hasil Akhir Madura United vs Bhayangkara FC: Sidibe dan Ryo Matsumura Beri Nafas untuk Persis Solo
Tak hanya memuji atmosfer stadion, Bernardo juga mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang tetap tampil maksimal di tengah kondisi tim yang belum ideal. Sejumlah pemain bahkan harus bermain di posisi berbeda demi menutup kekurangan akibat badai cedera.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain yang telah mencoba melakukan segalanya, beberapa dari mereka bermain di posisi yang berbeda dari yang mereka latih. Mereka menunjukkan sikap yang baik,” lanjut pelatih asal Portugal tersebut.
Sementara itu, pemain Persebaya Surabaya, Ichsan Kurniawan Baihaqi, mengakui hasil imbang di Stadion Manahan sebenarnya belum sesuai target tim.
“Tentunya hasil ini belum cukup memuaskan bagi kami, karena kami datang ke sini untuk mendapatkan tiga poin,” ucapnya.
Meski gagal menang, ia tetap mensyukuri tambahan satu poin dari laga berat di kandang Persis.
“Hasil belum berpihak pada kami. Kami memiliki beberapa peluang, lawan juga memiliki beberapa peluang. Tapi alhamdulillah kami dapat satu poin yang sangat penting untuk pertandingan selanjutnya,” imbuh mantan pemain Persijap Jepara tersebut.
Bagi Persebaya, hasil imbang tanpa gol ini memang menghentikan ketajaman mereka setelah sebelumnya tampil ganas dalam beberapa pertandingan terakhir.
Namun di tengah tekanan besar dari tuan rumah dan atmosfer Manahan yang kembali hidup, satu poin tetap dianggap penting dalam persaingan papan atas klasemen.
“Sayangnya kita tidak bisa meraih tiga poin, tapi kita mendapatkan satu poin,” tutup Bernardo Tavares.
Editor : Niko auglandy