RADARSOLO.COM – Persis Solo memastikan belum mengibarkan bendera putih dalam perjuangan menghindari degradasi dari Super League Indonesia 2025/2026. Dengan dua pertandingan tersisa, Laskar Sambernyawa bertekad bertarung habis-habisan demi mempertahankan tempat di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Semangat pantang menyerah itu semakin menguat setelah Madura United kalah 1-3 dari Bhayangkara FC pada Senin (11/5). Hasil tersebut membuat peluang Persis untuk bertahan tetap terbuka.
Namun, nasib Laskar Sambernyawa belum sepenuhnya berada di tangan sendiri. Tim kebanggaan Kota Bengawan itu wajib memenangi dua laga tersisa, sembari berharap Madura United gagal meraih poin penuh dalam dua pertandingan terakhirnya.
Baca Juga: Drawing Liga 4 Nasional Digelar Hari Ini, Ini Link Live Streamingnya, Jangan Lupa Klik Disini
Menanggapi situasi dramatis tersebut, pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija, menilai tekanan yang dihadapi timnya justru menjadi kesempatan untuk menunjukkan perkembangan sebagai sebuah tim.
Menurut pelatih asal Bosnia dan Herzegovina itu, Persis masih memiliki keyakinan kuat untuk melewati situasi sulit di penghujung musim.
“Kami terus melangkah ke depan dan tidak akan menyerah. Kami menghadapi lawan-lawan yang semakin kuat, dan ini adalah kesempatan bagi kami untuk berkembang sebagai sebuah tim,” ujar Milo kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (12/5/2026).
Baca Juga: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Ancam Tindak Tegas Pengusaha Tambang Nakal
Pelatih yang akrab disapa Milo ini menegaskan seluruh pemain telah menunjukkan mentalitas bertarung yang tinggi. Dia memastikan Laskar Sambernyawa akan mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki hingga kompetisi berakhir.
“Kami akan terus berjuang hingga tetes tenaga terakhir,” imbuhnya.
Optimisme Persis juga ditopang dukungan suporter yang tidak pernah surut. Meski jumlah penonton di Stadion Manahan berkurang akibat sanksi, para pendukung tetap hadir memberikan energi tambahan bagi tim.
Milo mengaku terkesan dengan loyalitas suporter Persis. Menurut dia, para pendukung tidak hanya hadir, tetapi juga memberikan apresiasi objektif terhadap perjuangan yang ditunjukkan para pemain di lapangan.
“Penampilan berani kami mendapat apresiasi dari para penonton paling setia dan terbaik kami. Mereka menyambut permainan kami dengan sangat baik dan menilainya secara objektif,” katanya.
Dia juga menyampaikan rasa terima kasih atas pengorbanan suporter yang tetap datang ke stadion meski dalam situasi yang tidak ideal. Baginya, dukungan tersebut membuktikan bahwa tim dan suporter tetap solid menghadapi tekanan bersama-sama.
“Meskipun jumlah penonton berkurang karena sanksi, mereka tetap berjuang untuk datang ke stadion. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih,” tandasnya.
Mendapat suntikan moral dari para pendukung, Persis wajib membayar dukungan tersebut dengan hasil maksimal. Laskar Sambernyawa dijadwalkan menjamu Dewa United pada Sabtu (16/5/2026), sebelum menutup musim dengan laga tandang menghadapi Persita Tangerang. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy