RADARSOLO.COM - Persis Solo nyaris dipastikan terdegradasi, akhir pekan lalu. Hasil imbang (0-0) Laskar Sambernyawa menghadapi Persebaya (9/5/2026) seperti memupus harapan tim untuk bertahan di kasta tertinggi. Beruntung Madura United yang jadi kompetitor terberatnya di zona merah, ternyata gagal menang saat melawan Bhayangkara FC (1-3) dua hari berselang.
Situasi ini membuat Persis Solo mendapatkan asa untuk bertahan, dan bisa fokus menatap dua laga sisa melawan Dewa United (16/5/2026) dan Persita Tangerang (23/5/2026) dengan harapan bisa selalu menang, dan Madura United kalah dari PSIM Jogja (17/5/2026) dan PSM Makassar (23/5/2026).
Bek senior Persis Solo Eky Taufik mengungkapkan, hasil seri melawan Persebaya kemarin memang membuat kondisi mental tim sempat terguncang. Dia bahkan mengatakan situasi begitu sunyi di locker room usai ditahan imbang Persebaya.
Baca Juga: 64 Klub dari Seluruh Indonesia Bersaing di Liga 4 Nasional, Beberapa Klub Siap Serbu Solo Raya
Kekecewaan tersirat sangat jelas di antara pemain saat itu, sebab Persis sendiri di laga tersebut berhasil menciptakan kemenangan, sayangnya tim minim peluang yang bisa dimaksimalkan jadi gol.
"Mental pemain kemarin setelah imbang lawan Persebaya memang sedikit down. Di ruang ganti terasa sunyi sekali karena memang tidak mendapatkan hasil yang maksimal," ungkap Eky kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (13/5/2026).
Beruntung hasil laga antara Bhayangkara FC vs Madura United yang berhasil dimenangkan The Guardians, membuat asa Persis bertahan di Super League masih terbuka dan pemain kembali bersemangat lagi untuk menatap sisa kompetisi.
Eky juga mengakui dua hingga terakhir dalam sesi latihan, semangat para pemain kembali bergelora.
Eky menjelaskan bahwa intensitas latihan yang tinggi menyambut laga melawan Dewa United, membantu para pemain memulihkan fokus dan kepercayaan diri.
Selain itu, kesadaran akan posisi Persis di papan klasemen membuat seluruh anggota tim memahami bahwa mereka tidak memiliki ruang untuk menyerah.
“Seluruh pemain sudah menyadari situasi yang kami hadapi saat ini. Sehingga mental dan kepercayaan diri tim perlahan kembali meningkat. Saat ini kondisi psikologis para pemain sudah jauh lebih baik dan mereka siap menghadapi dua pertandingan terakhir dengan semangat yang tinggi,” pungkasnya.
Persis Solo sendiri saat ini menuju pekan ke-33 berada di urutan 16 klasemen sementara terpaut empat poin dari Madura United. Laskar Sambernyawa dari 32 laga sudah meraih 28 poin, hasil enam kemenangan dan 10 seri. Sisanya 16 laga berakhir dengan kekalahan.
Sementara Madura United sudah menabung 32 poin, hasil 8 kemenangan, 8 seri dan 16 kali kalah.
Jika ingin bertahan, Persis Solo wajib meraih kemenangan di dua laga terakhir dengan syarat, Madura United tidak meraih hasil kemenangan di dua laga ke depan. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy