Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Dewa United Tegaskan Tegaskan Tak Ada Misi Penyelamatan di Manahan, Nasib Persis Solo dan Madura United di Ujung Tanduk

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Jumat, 15 Mei 2026 | 14:10 WIB
Bek Persis Solo Eky Taufik saat mengawal striker Dewa United Egy Maulana Vikri di Stadion Manahan (17/5/2025).
Bek Persis Solo Eky Taufik saat mengawal striker Dewa United Egy Maulana Vikri di Stadion Manahan (17/5/2025).

RADARSOLO.COM – Pekan ke-33 Super League 2025/2026 akhir pekan ini, bisa jadi ajang penentuan siapa yang akan menemani Madura United dan PSBS Biak terdegradasi ke Pegadaian Championship 2026/2027 (Liga 2) musim depan.

Persis Solo dan Madura United kini bertarung nasib, dengan harapan mereka bisa bertahan di Liga 1 musim depan. Tapi takdir jelas sudah digariskan. Tinggal Dewi Fortuna nantinya akan menuju ke kubu yang mana.

Yang jelas dua laga sisa Liga 1 musim ini, jelas jadi ajang pembuktian akan mental juang dan keberuntungan yang akan jadi penentu nasib.

Pelatih Kepala Dewa United FC Jan Olde Riekerink menilai duel menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan, Sabtu malam (16/5/2026) bukan sekedar laga biasa.

Baca Juga: Belum Pernah Menang dari Dewa United di Liga 1, Persis Solo Hadapi Misi yang Nyaris Mustahil

Menurut pelatih asal Belanda tersebut, mereka tak datang ke Kota Bengawan untuk sebuah misi penyelamatan ke Persis Solo, dengan memberikan poin cuman-cuma buat Laskar Sambernyawa.

Dewa United siap allout untuk memenangkan laga. Hal ini dilakukan, mengingat Banten Warriors enggan posisi empat yang mereka duduki tersalip kompetitor

“Ini adalah pertandingan antara dua tim dengan ambisi yang berbeda,” ujarnya dalam konferensi pers pra pertandingan, Jumat (15/5/2026). 

Baca Juga: Tak Hanya Messidoro dan Ivar Jenner, Persis Solo Dibuat Cemas Catatan Lawan Dewa United Ini

Dia menjelaskan, Persis Solo tidak hanya harus memenangkan dua laga terakhir, tetapi juga berharap hasil pertandingan Madura United FC berjalan sesuai harapan.

Dengan kata lain, nasib Persis Solo tidak sepenuhnya berada di tangannya sendiri. Selain harus meraih poin penuh, tim asuhan Milomir Seslija juga harus menunggu hasil dari Madura United juga.

Jan Olde bahkan menyoroti situasi tersebut dengan menyayangkan jadwal pertandingan yang tidak digelar secara bersamaan. Menurutnya, kondisi itu membuat dinamika persaingan, khususnya di zona degradasi, menjadi kurang ideal.

"Persis Solo tentu ingin menghindari degradasi, sehingga mereka tahu bahwa mereka harus memenangkan dua pertandingan terakhir," ungkapnya. 

"Selain itu, mereka juga bergantung pada hasil yang diraih Madura United FC. Sejujurnya, sangat disayangkan kami tidak bermain pada waktu yang sama. Kami justru bermain satu hari setelahnya,” sambungnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pelatih berusia 63 tahun itu memahami betul tekanan yang sedang dihadapi Persis Solo pada penghujung kompetisi begitu besar.

Sekali lagi, Dewa United tidak datang ke Solo hanya untuk formalitas. Jan Olde menegaskan, target Dewa United berkembang seiring perjalanan musim. Setelah sempat menargetkan finis di enam besar, ambisi tim meningkat menjadi lima besar, dan kini mengincar posisi keempat.

Baca Juga: DPMM FC Lepas Ramadhan Sananta: Apakah Akan Balik ke Persis Solo atau Akan Tetap Berkarir di Luar Negeri? Bursa Transfer Mulai Memanas

Motivasi itulah yang membuat Dewa United dipastikan tampil serius di Stadion Manahan. Mereka tidak ingin kehilangan posisi yang telah diraih dengan kerja keras sepanjang musim.

"Jadi, pertandingan ini mempertemukan satu tim yang ingin menutup musim di posisi keempat klasemen dengan satu tim yang berjuang agar tidak terdegradasi. Artinya, masih banyak hal yang dipertaruhkan dalam laga ini," tandasnya. 

Kondisi tersebut membuat Persis Solo harus menghadapi lawan yang tetap lapar kemenangan, meski secara matematis sudah mengamankan posisi di papan atas.

Dengan dua kepentingan besar yang saling berhadapan, duel Persis Solo kontra Dewa United diprediksi berlangsung sengit. Bagi Persis, laga ini menjadi pertaruhan hidup mati. Sementara bagi Dewa United, kemenangan dibutuhkan untuk mengunci akhir musim di posisi terbaik. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
#Dewa United #Super League #persis solo #liga 1 #madura united