RADARSOLO.COM – Persis Solo akan menghadapi salah satu laga paling menentukan musim ini saat menjamu Dewa United pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu malam (16/5/2026).
Pertandingan tersebut menjadi duel hidup-mati bagi Laskar Sambernyawa. Persis Solo wajib meraih kemenangan jika ingin menjaga peluang bertahan di Liga 1 musim depan.
Hasil imbang, apalagi kekalahan, akan membuat pintu degradasi semakin terbuka lebar bagi tim kebanggaan Kota Bengawan tersebut.
Baca Juga: Prediksi Starting XI Persis Solo vs Dewa United: Misi Taklukan Kemustahilan!
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija atau yang akrab disapa Coach Milo, mengakui timnya telah memanfaatkan waktu persiapan dengan maksimal jelang pertandingan penting tersebut.
Menurutnya, Persis Solo memiliki waktu cukup untuk melakukan evaluasi sekaligus memulihkan kondisi pemain setelah laga sebelumnya.
"Saya pikir kita punya waktu yang cukup untuk istirahat dengan baik dan saya pikir kita sudah bersiap sangat baik. Besok bermain melawan Dewa, tim yang sangat bagus. Dari aspek psikologis, kita harus sabar, konsentrasi, dan pintar. Karena Dewa bagi saya, bersama Persib dan Borneo, adalah tim terbaik di Indonesia saat ini. Itu menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk bermain melawan mereka,"ucap coach Milo saat jumpa pers di Stadion Manahan, Jumat malam (15/5/2026).
Baca Juga: Prediksi Starting XI Persis Solo vs Dewa United: Misi Taklukan Kemustahilan!
Meski demikian, Persis Solo dibayangi statistik yang kurang bersahabat saat menghadapi Dewa United. Sepanjang pertemuan di Liga 1, Laskar Sambernyawa belum pernah sekalipun meraih kemenangan.
Dari delapan pertemuan di kasta tertinggi, Dewa United berhasil meraih empat kemenangan, sementara empat laga lainnya berakhir imbang.
Kemenangan terakhir Persis atas Dewa United justru terjadi saat kedua tim masih berlaga di Liga 2 musim 2021. Kala itu, Persis Solo sukses menaklukkan Dewa United di semifinal Liga 2 dan memastikan tiket promosi ke Liga 1 sekaligus lolos ke partai final.
Namun Coach Milo menilai setiap pertandingan selalu memiliki cerita berbeda. Ia mencontohkan bagaimana Persis sebelumnya juga mampu memberikan perlawanan kepada tim-tim yang datang dengan tren positif.
"Ya, skenarionya sama seperti saat melawan Bhayangkara yang datang dengan catatan 6 laga tak terkalahkan, begitu juga Persebaya, dan sekarang Dewa. Seperti yang saya katakan, mereka tim bagus secara keseluruhan. Bagi saya mereka seharusnya ada di posisi satu atau dua. Tapi setiap tim punya kelemahan dan kelebihan," ucap Milo.
Baca Juga: Sakit Gagal ke Final Masih Membekas, Kendal Tornado FC Youth Siap Lampiaskan ke Adhyaksa FC
Pelatih asal Bosnia tersebut mengaku sudah mempelajari kekuatan Dewa United secara detail. Namun di sisi lain, Persis Solo juga masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
“Kita sudah melihat laga terakhir (saat ditahan seri Persebaya 0-0), kita memberikan segalanya tapi hasil tidak sesuai ekspektasi,” tuturnya.
Pertandingan melawan Dewa United juga akan menjadi laga kandang terakhir Persis Solo musim ini. Karena itu, Coach Milo ingin timnya memberikan penampilan terbaik sekaligus menghadiahkan tiga poin untuk para suporter yang terus setia mendukung.
Dia bahkan mengaku sangat tersentuh dengan loyalitas suporter Persis Solo yang tetap memberikan dukungan meski tim sedang berada dalam situasi sulit.
“Tapi tidak peduli di mana pun kita berada atau ke mana pun kita pergi, Kota Solo dan Persis Solo akan tetap menjadi rumah kita. Saya sangat bangga dengan fans kami. Mereka mengakui kerja keras kami dan tetap mendukung kami. Saya sangat tersentuh, karena di Indonesia biasanya kalau kalah satu kali saja fans berbalik melawanmu. Fans Solo menunjukkan cara berperilaku dan cara mendukung serta loyal pada tim," pungkasnya. (nik)
Editor : Niko auglandy