Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Jan Olde Blak-blakan! Dewa United Kalah dari Persis Solo karena Tak Bermain dengan Hati

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Minggu, 17 Mei 2026 | 00:23 WIB
Pertandingan Persis Solo melawan Dewa United di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/5/2026). (M. IHSAN/RADAR SOLO)
Pertandingan Persis Solo melawan Dewa United di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/5/2026). (M. IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Atmosfer panas Stadion Manahan kembali menjadi saksi perjuangan hidup mati Persis Solo di penghujung musim.

Bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri, Laskar Sambernyawa sukses menundukkan Dewa United FC dengan skor tipis 1-0 pada pekan ke-33 Super League 2025/2026, Sabtu (16/5/2026) malam.

Kemenangan tersebut terasa begitu emosional karena menjaga asa Persis untuk tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Sentilan Pedas Alexis Messidoro: Persis Solo Terpuruk Karena Manajemen yang Buruk

Satu-satunya gol dalam pertandingan lahir lewat sundulan bek asal Kroasia, Luka Dumancic, pada menit ke-75 usai memanfaatkan sepak pojok Andrei Alba.

Namun sorotan utama bukan hanya datang dari kemenangan Persis, melainkan juga pengakuan jujur pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink. Pelatih asal Belanda itu secara terbuka mengakui timnya kalah karena tidak bermain sepenuh hati.

Baca Juga: Eks Persika Karanganyar Menggila di EPA Championship U-19, Kendal Tornado Borong 2 Gelar!

Menurut Riekerink, Persis tampil jauh lebih lapar dan memiliki determinasi besar untuk memenangkan pertandingan dibanding skuadnya. Ia bahkan menyebut anak asuhnya gagal menunjukkan mentalitas yang dibutuhkan dalam laga penting seperti ini.

“Mereka menunjukkan keinginan yang lebih besar untuk menang. Kami tidak bermain dengan hati. Ketika itu terjadi, Anda akan mendapatkan hasil seperti ini,” tegas Riekerink seusai pertandingan.

Baca Juga: Comeback Spektakuler KLN Elite FC Buyarkan Kemenangan Maestro Solo FC

Sejak awal laga, Persis memang tampil agresif. Tim asuhan Milomir Seslija sadar bahwa hanya kemenangan yang bisa menjaga peluang mereka lolos dari ancaman degradasi.

Peluang pertama langsung hadir pada menit ke-9 lewat kombinasi Dimitri Lima dan Bruno Gomes. Namun upaya tersebut masih mampu digagalkan penjaga gawang Dewa United, Stevens Ricardo.

Dewa United sempat memberikan ancaman melalui Taisei Marukawa pada menit ke-17. Akan tetapi peluang itu belum mampu mengubah papan skor. Hingga turun minum, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Dewa United mulai lebih dominan dalam penguasaan bola. Meski demikian, permainan mereka justru terlihat kurang menggigit. Sebaliknya, Persis terus berbahaya lewat serangan balik cepat.

Riekerink pun mengakui kualitas individu pemain Persis sangat merepotkan, terutama saat transisi menyerang. Ia secara khusus menyoroti pergerakan Bruno Gomes dan Dimitri Lima yang berkali-kali menciptakan situasi berbahaya.

“Pada babak pertama mereka sangat fokus pada transisi. Nomor sembilan dan sepuluh cukup berbahaya setiap kali mendapatkan situasi satu lawan satu,” ujarnya.

Baca Juga: Luka Dumancic Taklukan Misi Mustahil, Persis Solo Kalahkan Dewa United dan Buka Asa untuk Bertahan di Liga 1

Gol kemenangan akhirnya datang pada menit ke-75. Skema sepak pojok yang telah berulang kali diasah dalam latihan berhasil dieksekusi sempurna. Luka Dumancic menyambut bola dengan sundulan keras yang gagal diantisipasi kiper lawan.

Gol tersebut sontak membakar suasana Stadion Manahan. Ribuan suporter Persis bersorak merayakan gol yang bisa menjadi penentu nasib tim kesayangan mereka.

Pelatih Persis Milomir Seslija memuji totalitas para pemain dan dukungan luar biasa suporter yang membuat atmosfer Manahan begitu hidup.

“Ketika fans dan tim bersatu, saya tidak berpikir banyak tim yang bisa mengalahkan kami di sini,” ujar pelatih yang akrab disapa Milo tersebut.

Baca Juga: Hasil Uji Coba Liga 4 Nasional: Persiharjo Hajar Persebi Boyolali di Stadion Klumprit

Sementara itu, bek Persis Solo Luka Dumancic mengaku sangat bahagia bisa menjadi penentu kemenangan Persis di laga krusial tersebut.

Bek jangkung itu menegaskan seluruh pemain berjuang habis-habisan demi menjaga harapan bertahan di Super League.

“Tiga poin ini sangat penting bagi kami untuk bertahan di liga dan ya, kami masih punya harapan. Kami berjuang hari ini dari menit pertama hingga menit terakhir,” ujar Dumancic.

Kemenangan atas Dewa United menjadi langkah besar Persis Solo dalam upaya keluar dari zona degradasi. Namun nasib Laskar Sambernyawa kini belum sepenuhnya aman.

Mereka masih harus berharap PSIM Yogyakarta mampu mengalahkan Madura United FC pada laga Minggu (17/5/2026) demi membuka jalan bertahan di kompetisi musim depan. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
#Dewa United #Super League #persis solo #liga 1 #Jan Olde Riekerink