RADARSOLO.COM - Komite Disiplin (Komdis) PSSI kembali menjatuhkan sejumlah hukuman dan denda kepada klub maupun pemain dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Sejumlah pelanggaran yang terjadi sepanjang akhir April 2026 membuat beberapa klub harus membayar denda puluhan juta rupiah.
Persis Solo menjadi salah satu klub yang terkena sanksi. Laskar Sambernyawa dijatuhi denda Rp 25 juta usai laga kontra Persija Jakarta pada 27 April 2026. Hukuman itu diberikan karena adanya suporter Persis Solo yang hadir sebagai suporter tim tamu dalam pertandingan tersebut.
Tak hanya Persis, Persita Tangerang dan Persib Bandung juga menerima hukuman serupa akibat kehadiran suporter tim tamu saat laga tandang.
Kasus lain yang cukup menyita perhatian terjadi pada pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Persib Bandung. Panitia pelaksana pertandingan Bhayangkara turut dihukum denda Rp 25 juta karena dianggap gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persib.
Baca Juga: Cetak Gol Penentu Kemenangan Persis Solo, Luka Dumancic: Itu Bukan Keberuntungan!
Sementara Persib Bandung menerima beberapa hukuman sekaligus. Selain denda Rp 25 juta karena kehadiran suporter tandang, Maung Bandung juga terkena sanksi tambahan akibat ulah suporternya setelah pertandingan berakhir.
Dua suporter Persib diketahui masuk ke area lapangan dari Tribun Utara dan Selatan. Pelanggaran itu membuat Persib kembali didenda Rp 60 juta.
Belum selesai sampai di situ, aksi penyalaan flare dan petasan di Tribun Selatan, Timur, dan Utara juga membuat Persib kembali menerima hukuman denda Rp 60 juta. Bahkan pelemparan botol air mineral ke lapangan turut menambah hukuman sebesar Rp 30 juta.
Dengan demikian total hukuman yang diterima Persib Bandung dari satu pertandingan mencapai Rp 175 juta.
Sementara itu, Arema FC juga mendapat hukuman dari Komdis PSSI. Panitia pelaksana pertandingan Arema FC dikenai denda Rp 40 juta karena dianggap gagal menjaga keamanan dan kenyamanan tim tamu saat laga melawan Persebaya Surabaya pada 28 April 2026.
Baca Juga: Solo Jadi Tuan Rumah Event Internasional, FIBA Asia Tinjau GOR Sritex dan GOR Manahan
Dalam laporan tersebut disebutkan bus yang menjemput skuad Persebaya mengalami kerusakan sebelum pertandingan berlangsung.
Selain klub, pemain Borneo FC Samarinda Diego Michiels juga ikut mendapat hukuman berat. Diego dijatuhi skorsing dua pertandingan serta denda Rp 75 juta usai laga melawan Persik Kediri pada 29 April 2026.
Komdis menilai Diego melakukan selebrasi berlebihan dengan menunjuk dan mengepalkan tangan ke arah suporter Persik Kediri sehingga memancing reaksi penonton.
Deretan sanksi ini kembali menjadi pengingat keras bagi klub, pemain, panitia pelaksana, maupun suporter agar menjaga ketertiban dan keamanan kompetisi hingga akhir musim. (nik)