Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Update Klasemen Liga 1: Tinggal Satu yang Bisa Selamat! Persis Solo dan Madura United Berebut Nyawa ‎

Niko auglandy • Rabu, 20 Mei 2026 | 15:31 WIB

Pertandingan Persis Solo melawan Dewa United di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/5/2026). (M. IHSAN/RADAR SOLO)

Pertandingan Persis Solo melawan Dewa United di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/5/2026). (M. IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Persaingan perebutan gelar Super League 2025/2026 akan mencapai puncaknya pada pekan terakhir musim yang digelar Sabtu, 23 Mei 2026 mendatang.

Dua tim tersisa, yakni Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda, masih sama-sama memiliki peluang untuk mengangkat trofi juara.

Persib Bandung saat ini masih memimpin klasemen sementara dengan koleksi 78 poin dari 33 pertandingan.

Maung Bandung mencatatkan 24 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 3 kekalahan sepanjang musim ini. Mereka juga tampil cukup solid dengan torehan 59 gol dan baru kebobolan 22 kali.

Baca Juga: Persita Tangerang vs Persis Solo Tanpa Penonton, Suporter Murka: “Misi Selamatkan Solo?”

Sementara itu, Borneo FC terus membayangi di posisi kedua dengan raihan 76 poin. Klub asal Samarinda tersebut juga mengoleksi 24 kemenangan, namun memiliki catatan seri dan kalah yang lebih banyak dibanding Persib. Pesut Etam sejauh ini mencetak 67 gol dan kebobolan 30 kali.

‎Pada laga penentuan nanti, Persib Bandung akan menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Bermain di hadapan ribuan bobotoh jelas menjadi keuntungan besar bagi tim asuhan mereka untuk mengunci gelar juara.

Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Inggris Terbaru: Arsenal Juara Setelah Penantian 22 Tahun, Tottenham Terancam Degradasi

Di sisi lain, Borneo FC juga masih memiliki peluang menyalip Persib saat menjamu Malut United FC di Stadion Segiri.

Skenarionya cukup jelas. Jika Persib mampu meraih kemenangan, maka gelar juara dipastikan menjadi milik klub asal Kota Kembang tersebut tanpa harus melihat hasil pertandingan lain.

Namun apabila Persib hanya bermain imbang, maka peluang Borneo FC masih terbuka. Dalam kondisi itu, Persib berharap Borneo gagal meraih kemenangan di Segiri.

Sebaliknya, jika Persib terpeleset dan kalah, sementara Borneo FC berhasil menang, maka posisi puncak klasemen berpotensi berubah dramatis di pekan terakhir.

Situasi ini membuat laga terakhir Super League musim ini dipastikan berlangsung panas dan penuh tekanan. Tidak hanya perebutan gelar juara, atmosfer pertandingan juga diprediksi membara karena seluruh laga pekan terakhir dimainkan secara serentak.

PAPAN TENGAH MEMANAS

Persaingan papan tengah Super League 2025/2026 masih cukup menarik menjelang pekan terakhir musim ini. Meski sebagian klub sudah aman dari ancaman degradasi, sejumlah tim masih memburu posisi terbaik demi menutup kompetisi dengan prestasi maksimal.

Persija Jakarta sementara menempati posisi ketiga klasemen dengan koleksi 68 poin dari 33 pertandingan. Macan Kemayoran tampil cukup konsisten sepanjang musim lewat catatan 21 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 7 kekalahan.

Baca Juga: Arsenal Akhiri Kutukan 22 Tahun, Liga Inggris Kembali ke London Utara ‎

‎Di bawah Persija, Persebaya Surabaya berada di posisi keempat dengan raihan 55 poin. Bajul Ijo mengoleksi 15 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 8 kekalahan.

Persaingan ketat juga terjadi di posisi lima besar. Malut United FC dan Dewa United Banten FC sama-sama mengoleksi 53 poin.

‎Malut United sedikit unggul posisi berkat catatan performa yang lebih baik. Klub asal Maluku Utara itu meraih 15 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 10 kekalahan. Sementara Dewa United membukukan 16 kemenangan, 5 seri, dan 12 kekalahan.

Baca Juga: Cek Stok BBM Pertalite dan Pertamax Terbaru Per 18 Mei 2026, Tahan Sampai Berapa Hari?

Bhayangkara Presisi Lampung FC menempel di posisi ketujuh dengan 50 poin. Sedangkan Bali United FC berada di urutan kedelapan dengan 48 poin.

Di papan tengah bawah, Arema FC, Persita Tangerang, dan PSIM Yogyakarta sama-sama mengoleksi 45 poin. Ketiga tim tersebut masih berpeluang saling menyalip pada pekan terakhir nanti.

Sementara itu, Persik Kediri menempati posisi ke-12 dengan 39 poin. Adapun Persijap Jepara berada di posisi ke-13 dengan 35 poin.

Posisi ke-14 ditempati PSM Makassar dengan raihan 34 poin. Meski belum sepenuhnya aman secara matematis dalam beberapa pekan sebelumnya, Juku Eja kini berhasil menjauh dari ancaman degradasi menjelang akhir musim.

Dengan satu pertandingan tersisa, persaingan papan tengah Super League tetap diprediksi berlangsung ketat karena setiap klub masih memburu posisi akhir terbaik di klasemen musim ini.

MADURA UNITED DAN PERSIS SOLO MENANTI NASIB

Persaingan papan bawah Super League 2025/2026 dipastikan menjadi sorotan utama pada pekan terakhir musim ini. Satu tiket degradasi tersisa masih diperebutkan oleh Persis Solo dan Madura United FC.

Saat ini, Madura United berada di posisi ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 32 poin dari 33 pertandingan. Laskar Sape Kerrab mencatatkan 8 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 17 kekalahan sepanjang musim.

Sementara itu, Persis Solo tepat berada di bawahnya dengan raihan 31 poin. Laskar Sambernyawa sejauh ini mengoleksi 7 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 16 kekalahan.

Baca Juga: Masa Depan Belum Jelas, Milo Pilih Fokus Selamatkan Persis Solo di Liga 1

Di bawah kedua tim tersebut, Semen Padang FC dan PSBS Biak dipastikan sudah terdegradasi ke Championship atau Liga 2 musim depan.

Semen Padang hanya mampu mengumpulkan 20 poin dari 33 pertandingan, sedangkan PSBS Biak menjadi juru kunci dengan 18 poin.

Kini, seluruh perhatian tertuju pada duel penentuan di pekan terakhir Super League yang digelar pada 22–23 Mei 2026.

Persis Solo akan menjalani laga berat saat bertandang menghadapi Persita Tangerang. Pertandingan tersebut dipastikan menjadi laga hidup mati bagi tim asal Kota Bengawan.

Di sisi lain, Madura United juga tidak akan menjalani laga mudah karena harus menghadapi PSM Makassar di kandang sendiri.

Secara hitung-hitungan klasemen, Madura United masih sedikit lebih aman karena unggul satu poin atas Persis Solo. Namun situasi masih bisa berubah drastis pada pekan terakhir.

Baca Juga: Laga Hidup Mati Persis Solo di Markas Persita Tangerang Resmi Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya?

Persis Solo wajib meraih kemenangan jika ingin membuka peluang bertahan di Super League musim depan. Namun kemenangan itu juga harus dibarengi kegagalan Madura United meraih tiga poin saat melawan PSM Makassar.

‎Apabila Madura United mampu menang, maka Persis dipastikan terdegradasi apa pun hasil yang mereka raih. Sebaliknya, jika Madura United kalah dan Persis menang, maka Laskar Sambernyawa akan sukses melakukan comeback dramatis untuk bertahan di kasta tertinggi.

‎Drama perebutan tiket bertahan ini dipastikan menjadi salah satu penutup musim paling menegangkan dalam beberapa tahun terakhir di kompetisi sepak bola Indonesia. (nik) 

Editor : Niko auglandy
#persib bandung #persis solo #liga #madura united #borneo fc