RADARSOLO.COM - Perjuangan Persis Solo untuk bertahan di Super League 2025/2026 kini memasuki fase penentuan. Di tengah upaya Laskar Sambernyawa menyelamatkan diri dari ancaman degradasi, muncul satu hal yang cukup menyita perhatian, yakni absennya sang kapten, Andrei Alba, dari daftar starter dalam dua pertandingan terakhir.
Saat menghadapi Persebaya Surabaya, gelandang bernomor punggung 5 itu tidak dimainkan sejak menit awal. Ia baru diturunkan pada menit ke-78 untuk membantu Persis Solo mengejar hasil maksimal.
Situasi serupa kembali terjadi ketika Persis menjamu Dewa United FC di Stadion Manahan, Sabtu (16/5/2026). Andrei Alba baru masuk pada menit ke-69, tetapi kehadirannya langsung memberi dampak signifikan.
Hanya enam menit berada di lapangan, mantan pemain SC Delhi itu mengirim umpan sepak pojok yang sukses disundul Luka Dumancic menjadi gol kemenangan Persis pada menit ke-75.
Assist tersebut menjadi kontribusi krusial yang menjaga asa Persis tetap hidup hingga pekan terakhir kompetisi. Kemenangan 1-0 atas Dewa United membuat peluang bertahan Laskar Sambernyawa tetap terbuka.
Baca Juga: Drama Degradasi Super League Memanas, Persis Solo dan Madura United Saling Bertarung Nasib
Padahal sejak pertama kali bergabung dengan Persis, Andrei Alba hampir selalu menjadi pilihan utama di lini tengah. Konsistensinya juga tercermin dari catatan performa yang stabil sepanjang musim.
Berdasarkan data SofaScore, Andrei Alba membukukan rating rata-rata 7,08 selama memperkuat Persis Solo musim ini, menjadikannya salah satu pemain paling konsisten di skuad asuhan Milomir Seslija.
Menanggapi statusnya yang tidak lagi menjadi starter, Andrei menegaskan keputusan tersebut sepenuhnya merupakan wewenang pelatih dan dirinya tetap menghormatinya sebagai seorang profesional.
“Saya tidak bermain sebagai starter karena keputusan pelatih. Saya menghormati rekan-rekan setim dan selalu mendukung siapa pun yang dipercaya tampil,” ujar pemain asal Brasil tersebut kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (20/5/2026).
Meski demikian, Andrei mengakui bahwa situasi itu sedikit memengaruhi kondisi mentalnya.
Dia menilai ada beberapa hal dalam proses pengambilan keputusan yang tidak sepenuhnya sejalan dengan pandangannya.
“Namun, saya akui situasi ini sedikit memengaruhi kondisi mental saya, terutama karena cara keputusan itu diambil dan beberapa hal yang saya lihat dalam keseharian yang tidak sepenuhnya saya setujui,” ungkapnya.
Baca Juga: Persib Bandung atau Borneo FC? Penentuan Juara Liga 1 Digelar Pekan Ini!
Kendati harus memulai dari bangku cadangan, Andrei menunjukkan profesionalisme tinggi. Dia tetap siap memberikan kontribusi kapan pun dibutuhkan oleh tim.
Peran itu terbukti sangat penting saat menghadapi Dewa United. Umpan sepak pojoknya menjadi penentu kemenangan yang menjaga harapan Persis untuk tetap bertahan di kasta tertinggi.
“Saya senang bisa membantu tim. Meskipun tidak menjadi starter dalam dua pertandingan terakhir, saya selalu siap memberikan kontribusi kapan pun dibutuhkan,” katanya.
Baca Juga: Suporter Persis Solo Kirim Pesan: Bertarunglah Sampai Titik Darah Penghabisan
Andrei juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung Persis yang terus memberikan dukungan penuh di Stadion Manahan. Menurutnya, atmosfer yang diciptakan suporter menjadi sumber energi emosional bagi seluruh pemain.
“Mengenai suporter, apa yang mereka lakukan di setiap pertandingan di Stadion Manahan selalu sangat emosional dan luar biasa,” pungkas Andrei Alba.
Kini fokus seluruh pemain tertuju pada laga terakhir melawan Persita Tangerang, tak terkecuali untuk Andrei Alba yang menunjukkan sikap profesionalismenya membantu tim baik dari bangku cadangan atau dipercaya bermain dari awal pertandingan. Lantas mampukah gelandang asal Brasil ini kembali menciptakan magisnya menghadapi Persita?. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy