Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Ini Alasan Roman Paparyha Harus Absen Bela Persis Solo Melawan Persita Tangerang, Ternyata Kondisinya Cukup Mengkhawatirkan

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Jumat, 22 Mei 2026 | 15:57 WIB

 

KALAH LAGI: Striker Persis Solo Roman Paparyha dijegal dua pemain Persib Bandung di Stadion Manahan, Sabtu (31/1).
KALAH LAGI: Striker Persis Solo Roman Paparyha dijegal dua pemain Persib Bandung di Stadion Manahan, Sabtu (31/1).

RADARSOLO.COM - Persis Solo bakal menjalani laga penentuan menghadapi Persita Tangerang dalam lanjutan Super League 2025/2026 di pekan ke-34 dengan laga berlangsung di Banten International Stadium (BIS). 

Persis Solo mengumumkan skuad yang diboyong ke Serang, guna berjuang melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium, Sabtu (23/5/2026).

Mengejutkannya beberapa nama absen. untuk lokal yang tak ikut dibawa adalah Irfan Jauhari, Arkhan Kaka, hingga Faqih Maulana. Sementara dua pemain asing yang harus ditinggal di Kota Bengawan adalah Roman Paparyha dan Abu Kamara juga tak masuk dalam lis pemain yang disiapkan untuk laga ini.

Baca Juga: Skuad Timnas Inggris Piala Dunia 2026 Berubah Drastis, Harry Maguire Jadi Korban Coretan Thomas Tuchel

Dokter tim Persis Solo dr. Iwan Wahyu Utomo memastikan, sebelumnya memang ada tiga pemain yang dalam pantauan khusus, karena mengalami masalah kondisi fisik usai pertandingan melawan Dewa United.  

“Untuk kondisi pemain, kemarin kan sebelum pertandingan terakhir melawan Dewa itu ada tiga, yakni Bagas (sapaan akrab Septian Bagaskara), Irfan Jauhari, sama Roman Paparyha dalam pantauan,” ujar Iwan kepada media, Rabu (20/5/2026) lalu. 

Baca Juga: Jadwal Lengkap Pekan Terakhir Liga 1: Drama Juara dan Degradasi Super League Ditentukan Pekan Ini, Persib Bandung, Borneo FC, Persis Solo, dan Madura United Usung Misi Besar

Namun, kondisi Septian Bagaskara dan Irfan Jauhari disebut sudah jauh membaik. Keduanya sebelumnya mengalami cedera ankle ringan dan kini telah kembali mengikuti sesi latihan penuh bersama tim.

“Untuk Septian Bagas dan Jauhari itu kan dia cedera ankle, tapi memang minor, jadi cedera ringan. Untuk saat ini dia sudah berlatih kembali, tadi juga sudah ikut latihan full bersama tim,” jelasnya.

Kabar berbeda datang dari Roman Paparyha. Pemain asal Ukraina itu masih belum bisa kembali berlatih lantaran mengalami cedera ligamen yang cukup rumit di area pergelangan kaki.

Iwan mengungkapkan cedera Roman berada pada bagian ligamen di antara tulang mata kaki dan tulang di bawahnya. Kondisi tersebut membuat sang pemain masih merasakan nyeri saat menjalani aktivitas.

“Untuk Roman, dia belum bisa diturunkan karena dia cederanya itu rumit. Jadi ada ligamen di antara tulang mata kaki dan tulang yang di bawahnya. Jadi dia belum bisa latihan karena masih nyeri,” katanya.

Baca Juga: Persib Bandung Kena Denda Fantastis, Komdis PSSI Murka!

Menurut Iwan, cedera tersebut sebenarnya sudah dialami Roman sejak pertandingan melawan Persebaya Surabaya, beberapa waktu lalu. Saat itu Roman terpaksa ditarik keluar karena mengalami masalah pada bagian kakinya.

Bahkan, tim medis menilai musim Roman sejatinya sudah berakhir sejak cedera tersebut terjadi. Meski kondisinya mulai membaik, waktunya dinilai tidak cukup untuk mengejar kesiapan bertanding.

“Nah, mungkin memang sejak pertama kali dia pertandingan melawan Persebaya dia keluar, itu memang bagi saya musimnya sudah berakhir,” lanjut Iwan.

Baca Juga: Gustavo Tocantins Menggila! 24 Golnya Antar PSS Sleman Jadi Runner Up Liga 2 dan Promosi ke Liga 1: Suporter BCS dan Slemania berharap Dia Dipertahankan

Sementara itu, terkait kesiapan fisik pemain lain, Iwan memastikan seluruh skuad berada dalam level kebugaran yang baik. Termasuk Bagaskara dan Jauhari yang mendapat tambahan program pemulihan di gym.

“Kalau match fitness yang lain bagus. Ya mungkin kalau si Jauhari sama Bagas dia nambah sendiri ya di fitness, di gym, dan sebagainya. Jadi kemungkinan aman semua,” pungkasnya.

Skuad Terbaik Sudah Dirilis

Persis Solo membawa misi hidup mati saat menghadapi Persita Tangerang pada laga terakhir Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Sabtu (23/5/2026).

Pertandingan tersebut menjadi penentuan nasib Laskar Sambernyawa, apakah mampu bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia atau justru harus terdegradasi musim depan.

Tekanan besar jelas berada di kubu Persis Solo. Selain wajib meraih kemenangan, tim asuhan Milomir Seslija juga harus berharap Madura United FC gagal menang saat menghadapi PSM Makassar.

Baca Juga: Skuad Timnas Inggris Piala Dunia 2026 Berubah Drastis, Harry Maguire Jadi Korban Coretan Thomas Tuchel

Namun jelang laga krusial tersebut, Persis harus menghadapi masalah cukup berat setelah sejumlah pemain dipastikan absen.

Beberapa nama yang tidak masuk skuad di antaranya Roman Paparyha, Abu Kamara, Irfan Jauhari, Fakih Maulana, hingga Arkhan Kaka.

Meski demikian, Persis masih membawa sejumlah pemain inti yang diharapkan mampu menjadi penentu di laga terakhir musim ini.

Di sektor penjaga gawang, Persis menyiapkan Vukasin Vranes dan Muhammad Riyandi.

Baca Juga: Artisan Guitar Indonesia Bersaing dari Gempuran Brand Asing: Gitar Berkualitas Tak Harus Mahal, Diminati Influencer dan Musisi

Sementara lini belakang yabg disiapkan adalah Eky Taufik, Dodi Alekvan, Luka Dumancic, Rian Miziar, Kadek Raditya, Dusan Mijic, Alfriyanto Nico, serta Agung Mannan.

Nama Luka Dumancic diprediksi kembali menjadi andalan setelah sebelumnya tampil sebagai pahlawan kemenangan Persis atas Dewa United Banten FC lewat gol tunggalnya di Stadion Manahan.

Pada lini tengah, Milo masih mengandalkan Sutanto Tan, Dejan Tumbas, Andrei Alba, Zanadin Fariz, Miroslav Maricic, dan Dimitri Lima. Termasuk satu pemain muda dari Persis YouTube yang berpotensi jalani debut di laga ini, yakni Rexo Dolby.

Baca Juga: Mengejutkan! Klub Ini Dikabarkan Mundur dari Liga 4 Nasional 2026 15 Hari Jelang Kickoff: Menunggu Mukjizat untuk Bisa Berangkat ke Jawa Tengah

Kehadiran Dimitri Lima dan Andrei Alba juga diharapkan mampu menjaga kreativitas serangan Persis, terutama dalam membongkar pertahanan Persita.

Sedangkan di lini depan, Persis membawa Ikhwan Tanamal, Yabes Roni, Septian Bagaskara, Althaf Indie, Bruno Gomes, hingga Jefferson Carioca.

Bruno Gomes dipastikan kembali menjadi tumpuan utama di lini serang Laskar Sambernyawa. Striker asal Brasil tersebut diharapkan mampu menjadi pembeda dalam laga paling menentukan musim ini.

 Atmosfer pertandingan dipastikan berlangsung penuh tekanan. Selain mempertaruhkan status bertahan di Super League, duel Persita kontra Persis juga memiliki tensi tinggi karena rivalitas kedua kubu suporter dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Hasil Uji Coba Liga 4 Nasional: Persiharjo Hajar Persebi Boyolali di Stadion Klumprit

Apalagi pertandingan ini dipastikan digelar tanpa penonton berdasarkan rekomendasi pihak keamanan demi mengantisipasi potensi gesekan antarsuporter.

Kini, seluruh harapan publik Solo tertumpu pada 90 menit terakhir musim ini. Persis Solo wajib berjuang habis-habisan demi menjaga nama besar Laskar Sambernyawa tetap berada di Super League musim depan. (nik) 

 

Editor : Niko auglandy
#Super League #persis solo #liga 1 #Persita Tangerang