Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Prediksi Persita Tangerang vs Persis Solo, Laga Hidup Mati di Liga 1: Berjuang hingga Titik Akhir 

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Jumat, 22 Mei 2026 | 20:52 WIB
KEOK LAGI: Gelandang Persis Solo Althaf Indie dikawal dua pemain Persita Tangerang di Stadion Manahan, Minggu sore  (4/1/2026).
KEOK LAGI: Gelandang Persis Solo Althaf Indie dikawal dua pemain Persita Tangerang di Stadion Manahan, Minggu sore (4/1/2026).

RADARSOLO.COM – Persis Solo akan menjalani laga hidup-mati yang sangat krusial menghadapi Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke-34 Super League musim 2025/2026. Duel penentuan ini akan digulirkan di Banten International Stadium (BIS) pada Sabtu (23/5/2029) malam.

Pertandingan pamungkas ini menjadi ajang pertaruhan nasib terakhir bagi Laskar Sambernyawa. Hasil akhir laga akan menentukan apakah mereka tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia atau harus menerima kenyataan pahit terlempar ke jurang degradasi pada akhir musim.

Namun, misi mencuri poin penuh di markas lawan dipastikan tidak akan berjalan mudah bagi tim kebanggaan Kota Bengawan. Selain harus tampil di bawah tekanan suporter lawan, Persis Solo juga dibayangi oleh rekor pertemuan (head-to-head) yang dinilai sangat merah saat bersua Pendekar Cisadane.

Baca Juga: Pasoepati dan Pemkot Solo Gelar Nobar di Lokasi Ini, Manajemen Persis Siapkan Beberapa Jersey untuk Doorprize: Terbuka untuk Umum, dan Gratis

Dalam 10 bentrokan terakhir menghadapi Persita, tim asuhan Milomir Seslija tercatat hanya mampu mengamankan satu kali kemenangan. Selebihnya, Persis hanya memetik dua hasil imbang dan dipaksa menelan tujuh kali kekalahan.

Catatan minor tersebut semakin diperparah oleh hasil laga putaran pertama musim ini di Stadion Manahan. Bermain di hadapan publik sendiri, Laskar Sambernyawa justru dipermalukan oleh Persita dengan skor telak 1-3.

Sektor yang paling menjadi sorotan tajam sepanjang musim ini adalah rapuhnya lini pertahanan Persis Solo. Hingga pekan ke-33, gawang Persis tercatak sudah kebobolan sebanyak 58 gol. Angka defisit ini jauh lebih buruk ketimbang lini belakang Persita Tangerang yang tampil lebih solid dengan hanya kemasukan 34 gol.

Baca Juga: Dengan Pedenya, Persita Tangerang Ingin Jerumuskan Persis Solo ke Liga 2, dan Membuat Sejarah Tinta Emasnya di Liga 1: Dua Pemain Asing Laskar Sambernyawa Dipastikan Absen

Kendati lini belakang rapuh, secara kolektivitas taktik Persis Solo sebenarnya masih memiliki keunggulan dalam aspek penguasaan bola untuk membongkar pertahanan lawan.

Berdasarkan draf statistik sepanjang musim ini, Laskar Sambernyawa mencatatkan rata-rata penguasaan bola sebesar 48 persen per pertandingan dengan tingkat akurasi aliran umpan yang cukup matang mencapai 82,6 persen.

Catatan penguasaan bola tersebut terhitung lebih dominan jika dikomparasikan dengan gaya bermain Persita Tangerang. Sepanjang musim ini, tim Pendekar Cisadane cenderung mencatatkan penguasaan bola di bawah 45 persen karena mereka lebih memilih menerapkan skema permainan direct ball yang mengandalkan transisi cepat serta efektivitas serangan balik kilat.

Beban penggawa Persis Solo dipastikan berlipat ganda karena fokus mereka harus terbagi. Nasib Laskar Sambernyawa tidak hanya ditentukan oleh kaki mereka sendiri, melainkan juga sangat bergantung pada hasil pertandingan antara Madura United kontra PSM Makassar yang digelar dalam waktu bersamaan.

Saat ini, Persis masih tertahan di zona merah dan terpaut defisit satu poin dari Madura United yang berada di batas aman.

Skenarionya, kemenangan atas Persita pun belum tentu cukup menyelamatkan Persis jika Madura United mampu memetik tiga poin atas PSM Makassar. 

Laskar Sape Kerrab harus terjungkal atau minimal ditahan imbang oleh PSM agar jalur aman bagi Persis bisa terbuka.

Menyikapi situasi pelik dan tekanan ganda tersebut, pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija, menegaskan bahwa asa timnya untuk bertahan di kompetisi kasta tertinggi belum sepenuhnya tertutup. Pelatih berusia 61 tahun itu meminta anak asuhnya untuk mengesampingkan hitung-hitungan matematika di luar lapangan.

 “Sangat penting bagi kami saat ini untuk terus melangkah ke depan. Kami masih berada di dalam persaingan dan wajib bermain dengan determinasi tinggi serta kebanggaan logo di dada. Jangan pernah ada kata menyerah, tetap saling bantu di lapangan sebagai satu kesatuan tim,” tegas Milo dalam konferensi pers pralaga, Jumat (22/5).

Baca Juga: Jelang Duel Penentu Nasib, Wasit Madura United vs PSM Berubah Mendadak, Ada Apa?: Wasit Persis Solo vs Persita Akan Dipimpin Pengadil dari Jepang

Arsitek tim asal Bosnia tersebut menilai perjuangan skuadnya sepanjang musim ini tetap layak diapresiasi, terlebih dalam dua pertandingan terakhir Sutanto Tan dan kolega mampu menunjukkan progres permainan yang positif.

“Bagi saya pribadi, para pemain saya akan keluar sebagai pemenang sejati setelah peluit panjang akhir pertandingan nanti jika mereka mau berjuang habis-habisan. Kami tidak ingin memikirkan hasil pertandingan tim lain. Fokus kami murni 100 persen pada pertandingan sendiri demi target bertahan di Super League,” pungkas Milo. (hj/bun)

PERKIRAAN PEMAIN
PERSITA
(5-4-1) 29-Igor Rodrigues (pg);  66-M. Jardel, 5-T. Kozubaev, 33-S. Y. Bae, 11-M. Toha; 9-A. N. Hardianto, 8-P. Ganet, 20-R. Bueno, 93-A. Andrejic; 7-R. Rodriguez
PELATIH: Carlos Pena

PERSIS SOLO
(4-3-3) 54-V. Vranes (pg); 44-D. Mijic, 32-K. R. Maheswara, 6-L. Dumancic, 56-A. Nico; 88-M. Maricic, 78-Z. Fariz, 5-A. Alba; 19-D. Tumbas, 9-B. Gomes, 36-A. Alrizky
PELATIH: Milomir Seslija

VENUE: Banten International Stadium,  Serang (23/5/2026)
KICKOFF : 16.00 WIB (live Indosiar/vidio.com)

Editor : Niko auglandy
#Liga 1` #Super League #persis solo