RADARSOLO.COM – Perebutan gelar juara Super League 2025/2026 kini tinggal menyisakan dua tim teratas klasemen, yakni Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda.
Memasuki pekan ke-34 atau laga terakhir musim ini, persaingan kedua klub masih sangat terbuka dan dipastikan berlangsung panas hingga menit akhir pertandingan.
Saat ini Persib Bandung berada di puncak klasemen sementara dengan koleksi 78 poin dari 33 pertandingan. Maung Bandung mencatatkan 24 kemenangan, 6 hasil imbang, dan hanya 3 kekalahan sepanjang musim ini. Mereka juga tampil impresif dengan torehan 59 gol dan baru kebobolan 22 kali.
Sementara itu, Borneo FC Samarinda terus membayangi di posisi kedua dengan 76 poin. Klub asal Kalimantan tersebut mengoleksi 24 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 5 kekalahan dari 33 laga. Produktivitas gol mereka bahkan lebih tajam dengan torehan 67 gol dan 30 kali kebobolan.
Kini, takhta juara Super League musim ini benar-benar hanya akan ditentukan oleh dua tim tersebut.
Pada laga penentuan, Persib Bandung akan menjalani pertandingan terakhir musim ini dengan menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu sore, 23 Mei 2026. Pertandingan dijadwalkan kickoff pukul 16.00 WIB.
Di waktu yang sama, Borneo FC Samarinda akan melakoni laga tandang menghadapi Malut United FC.
Persib jelas berada di atas angin karena unggul dua poin atas Borneo FC.
Kemenangan akan langsung memastikan Maung Bandung keluar sebagai juara Super League 2025/2026 tanpa perlu melihat hasil pertandingan lain.
Namun tekanan tetap besar. Jika Persib gagal menang, terutama apabila hanya bermain imbang atau bahkan kalah, maka peluang Borneo FC untuk mengkudeta singgasana juara masih terbuka lebar.
Situasi itu membuat laga terakhir musim ini diprediksi berlangsung penuh drama. Persib memang tinggal selangkah lagi mengangkat trofi, tetapi Borneo FC masih menunggu celah untuk membuyarkan pesta juara yang sudah ada di depan mata Maung Bandung.
Atmosfer panas dipastikan menyelimuti dua stadion berbeda pada Sabtu sore nanti. Satu laga terakhir akan menentukan siapa yang akhirnya berdiri sebagai penguasa Super League 2025/2026.
BERTARUNG UNTUK TUTUP MUSIM DENGAN MANIS
Kompetisi Super League 2025/2026 memang belum sepenuhnya berakhir. Namun hingga Jumat malam, 22 Mei 2026, sebanyak 12 klub penghuni papan tengah dipastikan aman bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.
Klub-klub yang berada di posisi ketiga hingga peringkat ke-14 dipastikan sudah aman dari ancaman degradasi. Di sisi lain, mereka juga sudah tidak memiliki peluang untuk merebut gelar juara musim ini.
Meski begitu, persaingan papan tengah tetap berlangsung panas karena sebagian besar klub masih harus menjalani laga terakhir musim ini pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Saat ini baru empat klub yang telah menuntaskan seluruh pertandingan musim ini, yakni PSIM Yogyakarta, Dewa United Banten FC, Bali United FC, dan Arema FC.
PSIM Yogyakarta harus puas menutup musim dengan kekalahan 1-3 dari Arema FC di Stadion Kanjuruhan. Sementara Dewa United justru tumbang di kandang sendiri setelah dikalahkan Bali United dengan skor tipis 0-1.
Di klasemen sementara, Persija Jakarta masih nyaman di posisi ketiga dengan koleksi 68 poin hasil dari 21 kemenangan, 5 imbang, dan 7 kekalahan.
Posisi keempat ditempati Persebaya Surabaya yang mengoleksi 55 poin. Tepat di bawahnya ada Malut United FC dan Dewa United yang sama-sama mengumpulkan 53 poin.
Kemenangan atas Dewa United membuat Bali United naik ke posisi ketujuh dengan 51 poin. Sementara Bhayangkara Presisi Lampung FC masih berada di peringkat kedelapan dengan 50 poin.
Arema FC yang sukses mengalahkan PSIM kini menempati posisi kesembilan dengan 48 poin. Sedangkan Persita Tangerang dan PSIM sama-sama mengoleksi 45 poin di papan tengah klasemen.
Di bawahnya, Persik Kediri berada di posisi ke-12 dengan 39 poin, disusul Persijap Jepara dengan 35 poin, serta PSM Makassar di posisi ke-14 dengan 34 poin.
Meski status aman sudah dikantongi, laga terakhir tetap penting demi memperbaiki posisi akhir klasemen dan menjaga gengsi klub masing-masing.
Perhatian utama pecinta sepak bola nasional kini memang tertuju pada perebutan gelar juara antara Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda, serta drama degradasi antara Persis Solo dan Madura United. Namun persaingan papan tengah juga tetap menarik karena selisih poin beberapa klub masih sangat tipis.
MADURA UNITED DAN PERSIS SOLO SAMA-SAMA MENGHINDAR
Kompetisi Super League 2025/2026 segera mencapai garis akhir. Namun nasib pahit sudah dipastikan dialami PSBS Biak dan Semen Padang FC yang resmi terdegradasi ke Championship atau Liga 2 musim depan.
Kedua tim tetap akan menjalani laga terakhir musim ini pada Sabtu sore, 23 Mei 2026, meski hasil pertandingan sudah tidak lagi memengaruhi status mereka di klasemen akhir.
PSBS Biak dijadwalkan menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC. Sementara Semen Padang FC akan bertandang ke markas Persija Jakarta pada hari dan jam yang sama.
PSBS Biak saat ini masih menjadi juru kunci klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan koleksi 18 poin dari 33 pertandingan. Klub asal Papua tersebut hanya mampu meraih 4 kemenangan, 6 hasil imbang, dan menelan 23 kekalahan sepanjang musim.
Sementara Semen Padang FC berada satu tingkat di atasnya, tepatnya posisi ke-17, dengan tabungan 20 poin. Artinya, PSBS tertinggal dua angka dari Kabau Sirah.
Musim ini, Super League menetapkan tiga slot degradasi menuju Championship atau Liga 2. Dua tiket sudah pasti menjadi milik PSBS Biak dan Semen Padang FC.
Kini tinggal satu slot degradasi tersisa yang masih diperebutkan dua tim, yakni Madura United FC dan Persis Solo.
Madura United saat ini berada di posisi ke-15 dengan koleksi 32 poin, unggul tipis satu angka dari Persis Solo yang ada di peringkat ke-16 dengan 31 poin.
Pada pekan terakhir nanti, Persis Solo akan menjalani laga berat menghadapi Persita Tangerang di Banten International Stadium, Serang.
Di saat bersamaan, Madura United akan bertindak sebagai tuan rumah dengan menjamu PSM Makassar.
Secara matematis, Madura United memang lebih diunggulkan untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Selain bermain di kandang sendiri, Laskar Sape Kerrab juga memiliki keunggulan satu poin atas Persis Solo.
Namun sepak bola selalu penuh kejutan. Persis Solo masih memiliki peluang selamat apabila mampu meraih kemenangan dan berharap Madura United gagal meraih hasil maksimal.
Drama perebutan tiket bertahan di Super League dipastikan menjadi salah satu sorotan utama pada pekan terakhir musim ini. (Nik)