Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

90 Menit Penentu Nasib! Persis Solo dan Madura United Berebut Tiket Bertahan: Siapa yang Lolos dari Jurang Degradasi? Milo Beberkan Bahayanya Persita Tangerang

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:07 WIB
Para pemain Persis Solo jalani sesi latihan di Lapangan Kotabarat, rabu (21/5/2026). (M. IHSAN/RADAR SOLO)
Para pemain Persis Solo jalani sesi latihan di Lapangan Kotabarat, rabu (21/5/2026). (M. IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Drama degradasi Super League 2025/2026 mencapai puncaknya pada Sabtu sore (23/5/2026). Dua tim yang masih dibayangi ancaman turun kasta, Persis Solo dan Madura United FC, akan menjalani laga hidup-mati yang menentukan nasib mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Persis Solo dijadwalkan bertandang ke markas Persita Tangerang di Banten International Stadium. Pada waktu yang sama, Madura United menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan.

Situasi klasemen membuat kedua tim tak punya banyak ruang untuk melakukan kesalahan. Madura United saat ini berada di peringkat ke-15 dengan 32 poin, unggul satu angka atas Persis Solo yang menempati posisi ke-16 dengan 31 poin.

Baca Juga: Asa Juara Belum Padam! Borneo FC Siap Habis-Habisan di Segiri: Berharap Persib Bandung Tersandung

Bagi Laskar Sambernyawa, kemenangan menjadi harga mati. Namun tiga poin saja belum cukup. Persis juga harus berharap Madura United gagal meraih kemenangan atas PSM Makassar agar bisa keluar dari zona degradasi.

Tantangan Persis Solo tidak hanya datang dari tekanan klasemen. Tim asuhan Milomir Seslija juga dibayangi rekor kurang baik saat menghadapi Persita musim ini.

Milo mengakui Pendekar Cisadane merupakan tim yang sulit ditaklukkan. Menurutnya, Persita memiliki organisasi permainan yang rapi dan sangat efektif memanfaatkan kesalahan lawan.

“Persita bukan tim yang mudah dikalahkan. Kami harus tetap tenang dan sabar karena mereka menunggu kesalahan dari lawan,” ungkapnya. 

Baca Juga: Persib, Borneo FC, Persis Solo dan Madura United Bertarung untuk Menentukan Nasibnya, Siapa yang Juara dan Terdegradasi dari Liga 1? 

Pelatih asal Bosnia itu mengungkapkan timnya telah mempelajari kembali kekalahan pada pertemuan sebelumnya sebagai bahan evaluasi menjelang pertandingan penentuan.

Meski beberapa kali mengubah formasi, Milo menilai karakter permainan Persita tidak banyak berubah sepanjang musim.

“Mereka tidak banyak berubah. Kadang mereka mengganti sistem, tetapi prinsip permainannya tetap sama,” tuturnya. 

Dia juga menyoroti agresivitas Persita saat menyerang yang berpotensi menyulitkan lini belakang Persis.

“Saat kami bertahan, mereka menyerang dengan sangat agresif," terangnya. 

Baca Juga: Menolak Liga 2! Ultras 1923 Gelar Nobar Akbar Persis Solo vs Persita Tangerang di Lokasi Ini: Banjir Doorprize dan Ada Penampilan Spesial

Karena itu, Milo meminta anak asuhnya menunjukkan mental bertanding yang kuat dan siap berkorban demi tim.

“Ini bukan soal kualitas, tetapi tentang bagaimana kami bisa berkorban untuk tim,” ujarnya. 

 

Baca Juga: Segera Dimulai, Ini Link Live Streaming Madura United vs PSM Makassar: Lulinha Minta Suporter Penuhi Stadion Gelora Bangkalan Demi Selamatkan Tim

Di Bangkalan, Madura United juga menghadapi tekanan yang tak kalah besar. Meski berada satu tingkat di atas Persis, posisi mereka belum sepenuhnya aman.

Caretaker pelatih Rakhmad Basuki menegaskan timnya hanya memiliki satu target, yakni meraih kemenangan dan memastikan nasib tetap berada di tangan sendiri.

“Pilihan degradasi tidak ada di kamus kami. Kami akan tetap fight besok untuk mempertahankan tim ini tetap stay di Liga 1,” benernya. 

Baca Juga: Update Klasemen Liga 1: Drama Siapa Yang Juara, Bertahan, dan Terdegradasi Semua Dipastikan Akan Memanas Sore Ini

Rakhmad mengaku tidak memberikan perlakuan khusus menjelang pertandingan terakhir musim ini. Namun ia meminta seluruh pemain meningkatkan fokus, motivasi, dan semangat juang demi mengamankan tiga poin.

“Pemain harus lebih fokus lagi, motivasinya harus lebih kuat lagi, keinginan untuk menangnya juga harus ditambah lagi,” ucapnya. 

Dukungan suporter di Stadion Gelora Bangkalan juga diharapkan menjadi suntikan energi tambahan bagi Laskar Sape Kerrab dalam laga yang menentukan masa depan klub tersebut.

Dengan Semen Padang FC dan PSBS Biak sudah lebih dulu dipastikan terdegradasi, satu tiket turun kasta tersisa kini hanya mengancam Persis Solo atau Madura United.

Karena itu, 90 menit pertandingan pada Sabtu sore nanti akan menjadi penentu. Satu tim akan bernapas lega karena berhasil bertahan di Super League musim depan, sementara tim lainnya harus menerima kenyataan pahit turun ke Championship. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
#Super League #persis solo #liga #madura united #Persita Tangerang