RADARSOLO.COM – Keberhasilan Persib Bandung mengunci takhta tertinggi BRI Super League musim 2025/2026 menegaskan dominasi mutlak klub berjuluk Maung Bandung tersebut di panggung sepak bola nasional.
Catatan sejarah mencatat, performa impresif ini tidak hanya membawa trofi ke Tanah Pasundan, tapi juga mengukuhkan posisi mereka sebagai tim paling sukses sepanjang sejarah kompetisi kasta teratas di tanah air.
Merujuk pada dokumen sejarah PSSI, kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia telah mengalami transformasi nama dan format berkali-kali.
Mulai dari era amatir Perserikatan pasca-kemerdekaan, peleburan menjadi Liga Indonesia (Divisi Utama) pada musim 1994/1995, peralihan ke era profesional melalui Indonesia Super League (ISL) pada 2008.
Kemudian, transformasi menjadi Liga 1 sejak 2017, hingga format termutakhir bertajuk Super League saat ini.
Sepanjang perjalanan panjang tersebut, sebanyak 15 klub berbeda telah berhasil merasakan manisnya gelar juara di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Rekor Bersejarah: Persib Bandung Samai Catatan Emas 55 Tahun Silam
Keberhasilan mempertahankan gelar juara pada musim 2025/2026 ini membuat Persib Bandung mencatatkan gelar hattrick atau juara tiga musim berturut-turut (2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026).
Prestasi langka ini menyejajarkan mereka dengan klub legendaris asal Sumatera Utara, PSMS Medan.
Sebelum Maung Bandung melakukannya di era modern, PSMS Medan adalah satu-satunya tim yang mampu mencetak trigelar beruntun pada era Perserikatan, yakni pada musim 1966/1967, 1969, dan 1971.
Artinya, Persib berhasil memecahkan rekor yang telah bertahan selama 55 tahun di belantika sepak bola nasional.
Secara akumulatif sejak Indonesia merdeka pada tahun 1945, Persib Bandung mengoleksi total 9 gelar juara di level teratas.
Rinciannya meliputi 4 kali juara era Perserikatan, 1 kali juara Divisi Utama Liga Indonesia, 1 kali trofi ISL, 2 kali takhta Liga 1, dan 1 gelar versi Super League.
Baca Juga: Hasil Persita vs Persis Babak Pertama BRI Super League Sore Ini: Gol Roket Jefferson Pecah Kebuntuan
Daftar Lengkap Juara Liga Sepak Bola Indonesia dari Tahun ke Tahun
Berikut adalah daftar sahih seluruh klub yang berhasil merengkuh trofi juara kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia sejak bergulirnya kompetisi resmi pasca-kemerdekaan:
Era Perserikatan
1951: Persebaya Surabaya
1952: Persebaya Surabaya
1954: Persija Jakarta
1957: PSM Makassar
1959: PSM Makassar
1961: Persib Bandung
1964: Persija Jakarta
1964-1965: PSM Makassar
1965-1966: PSM Makassar
1966-1967: PSMS Medan
1969: PSMS Medan
1971: PSMS Medan
1973: Persija Jakarta
1975: Persija Jakarta & PSMS Medan (Juara Bersama)
1978: Persebaya Surabaya
1978-1979: Persija Jakarta
1980: Persiraja Banda Aceh
1983: PSMS Medan
1985: PSMS Medan
1986: Persib Bandung
1986-1987: PSIS Semarang
1987-1988: Persebaya Surabaya
1989-1990: Persib Bandung
1991-1992: PSM Makassar
1993-1994: Persib Bandung
Era Divisi Utama Liga Indonesia
1994-1995: Persib Bandung
1995-1996: Bandung Raya
1996-1997: Persebaya Surabaya
1998-1999: PSIS Semarang
1999-2000: PSM Makassar
2001: Persija Jakarta
2002: Petrokimia Putra
2003: Persik Kediri
2004: Persebaya Surabaya
2005: Persipura Jayapura
2006: Persik Kediri
2007-2008: Sriwijaya FC
Era Indonesia Super League (ISL) & Dualisme
2008-2009: Persipura Jayapura
2009-2010: Arema FC
2010-2011: Persipura Jayapura
2011-2012: Sriwijaya FC (Juara ISL / Resmi)
2011-2012: Semen Padang FC (Juara IPL / Era Dualisme)
2013: Persipura Jayapura
2014: Persib Bandung
Era Liga 1
2017: Bhayangkara FC
2018: Persija Jakarta
2019: Bali United
2021-2022: Bali United
2022-2023: PSM Makassar
2023-2024: Persib Bandung
2024-2025: Persib Bandung
Era Super League
2025-2026: Persib Bandung
Evolusi Nama hingga Konsistensi Empat Klub Penjaga Tradisi
ejak era profesional dimatangkan melalui ISL pada 2008, tercatat ada 43 klub yang pernah mencicipi ketatnya persaingan kasta teratas.
Namun, hanya ada empat klub tangguh yang memegang rekor kedisplinan karena tidak pernah sekalipun terdegradasi dan selalu bermain di setiap musim hingga saat ini.
Yaitu Arema FC, Madura United, Persib Bandung dan Persija Jakarta.
Sejak operator liga (I-League) menerapkan sistem promosi dan degradasi penuh dengan format kompetisi penuh, jalannya kompetisi menjadi jauh lebih teratur dibandingkan sistem turnamen masa lampau.
Melalui konsistensi performa dan manajemen yang sehat, klub-klub tradisional kini bersaing ketat dengan kekuatan baru untuk terus menuliskan nama mereka dalam buku sejarah juara sepak bola tanah air.
Editor : Syahaamah Fikria