RADARSOLO.COM - Persebi Boyolali dipastikan akan menghadapi tantangan berat pada babak 64 Besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026. Tergabung di Grup I, Laskar Pandanarang harus bersaing dengan tiga tim yang memiliki kualitas dan ambisi besar untuk melaju ke fase berikutnya.
Dalam fase grup nanti, Persebi akan berhadapan dengan dua wakil Jawa Barat, yakni Persika Karawang dan Persindra Indramayu. Selain itu, mereka juga harus menghadapi Persipani Paniai, wakil Papua Tengah yang datang dengan status juara Liga 4 Papua Tengah.
Dari ketiga lawan tersebut, Persipani Paniai menjadi tim yang patut mendapat perhatian khusus. Klub asal Papua Tengah itu datang ke putaran nasional dengan modal yang cukup meyakinkan setelah sukses menjuarai kompetisi tingkat provinsi.
Baca Juga: Persis Solo Terdegradasi, Eks Kapten Timnas Tak Kuasa Menahan Kecewa dan Sedih
Tak hanya itu, Persipani juga menunjukkan performa menjanjikan dalam sejumlah laga uji coba sebelum bertolak ke Boyolali. Mereka lebih dulu menghadapi Clycoop Putra sebagai bagian dari persiapan tim. Setelah itu, Persipani menjajal kekuatan PSS Sleman Youth, tim yang sebelumnya berkompetisi di ajang Elite Pro Academy (EPA).
Hasilnya cukup mengejutkan. Persipani mampu meraih kemenangan telak 3-0 atas PSS Sleman Youth. Kemenangan tersebut menjadi sinyal bahwa tim asal Papua Tengah itu tidak datang ke Liga 4 Nasional hanya sebagai pelengkap peserta.
Baca Juga: Persis Solo Terdegradasi, Pasoepati Sindir Owner: Bom Waktu Tidak Pernah Berisik
Persebi Boyolali tentu wajib mengantisipasi kekuatan Persipani sejak awal. Tim berjuluk Laskar Pandanarang harus mewaspadai sejumlah pemain yang berpotensi menjadi pembeda di lapangan. Beberapa nama yang layak mendapat perhatian antara lain Karel Gobai, Harison Salawala, Aldo Flas, Julius, hingga Setnat S.
Dengan materi pemain yang dimiliki serta kepercayaan diri tinggi usai menjalani serangkaian laga persiapan, Persipani berpotensi menjadi salah satu lawan paling berbahaya bagi Persebi di Grup I. Karena itu, Laskar Pandanarang dituntut tampil disiplin dan memaksimalkan setiap pertandingan jika ingin membuka peluang lolos ke babak berikutnya. (nik)
Editor : Niko auglandy