RADARSOLO.COM - Banyak PR menanti manajemen Persis Solo usai tim kebanggaan kota Bengawan tersebut terdegradasi ke Liga 2 Pegadaian Championship. Salah satu pembenahan yang dijanjikan adalah perombakan di tubuh manajemen Persis Solo.
Sebelumnya, Komisaris PT Persis Solo Saestu (PSS) Adityo Rimbo sudah buka suara terkait progres perombakan manajemen yang dianggap para suporter Persis Solo terlalu senyap.
Menurut Rimbo, manajemen sebenarnya sudah mulai bekerja melakukan pembenahan sejak kompetisi berakhir.
"Terima kasih untuk atensinya, saat ini tim manajemen sedang bergerak untuk membentuk kerangka tim dengan fokus utama pembentukan Divisi Scouting dan Analis untuk dasar pergerakan manajemen dalam aspek taktikal," tulis Adityo.
Menurutnya, selain membangun struktur teknis baru, manajemen juga tengah melakukan evaluasi dan restrukturisasi internal sebagai tindak lanjut dari hasil musim lalu.
"Selain itu paralel kami juga sedang melakukan restrukturisasi untuk internal manajemen berdasarkan evaluasi performa," lanjutnya.
Senada dengan sang komisaris, Direktur PT Persis Solo Saestu Ginda Ferachtriawan mengatakan, manajemen sudah melakukan perombakan. Dia juga mengakui bahwa struktur organisasi yang digunakan pada musim 2025/2026 belum mampu menghasilkan performa yang optimal.
Oleh sebab itu, evaluasi besar-besaran kini tengah dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun fondasi yang lebih kuat untuk membawa Laskar Sambernyawa kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Yang pertama, kita ingin lebih efektif dan efisien. Yang jelas dengan struktur yang kemarin kita lihat tidak maksimal hasilnya. Struktur yang baru kita mau memastikan untuk maksimal, evaluasi KPI yang jelas terhadap semua divisi," ujar Ginda kepada media, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, pembenahan tidak hanya dilakukan pada sektor teknis tim, tetapi juga mencakup seluruh elemen organisasi. Evaluasi terhadap kinerja masing-masing divisi menjadi bagian penting agar klub memiliki sistem kerja yang lebih terukur dan akuntabel.
Di saat yang sama, Persis juga mulai menyusun kekuatan tim untuk musim depan. Meski belum mengumumkan pelatih maupun pemain yang akan dipertahankan, proses penyaringan kandidat sudah berjalan melalui kerja tim analisis dan scouting yang diperkuat.
Ginda menjelaskan, manajemen saat ini bekerja secara paralel dalam menyusun komposisi tim dan menunggu kepastian regulasi kompetisi dari operator liga. Berbagai skenario telah disiapkan agar klub dapat bergerak cepat setelah regulasi resmi diumumkan.
"Pelatih dan pemain sudah mulai disortir, sudah mulai mengerucut. Tapi jangan lupa regulasi dan ketentuan liga yang akan datang seperti apa. Itu semua akan mempengaruhi langkah-langkah konkretnya," katanya.
Baca Juga: Maestro Solo FC Janjikan Permainan Lebih Atraktif di Final Four PFL 2 di Sukoharjo
Dia menegaskan bahwa meski belum banyak informasi yang disampaikan ke publik, manajemen tetap aktif bekerja di balik layar.
Persis juga berkomitmen membuka komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk suporter, setelah arah pembentukan tim dan organisasi semakin jelas. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy